SENI PERTUNJUKAN BANGKONG RÉANG OLEH KELOMPOK SENI GIRI KEDATON DI KAMPUNG CISEUREUH, KABUPATEN BANDUNG BARAT

Iqlima Maula Al Azhari, Toni Setiawan Sutanto, Engkur Kurdita

Sari


Penelitian ini berjudul “Seni Pertunjukan Bangkong Réang oleh Kelompok Seni Giri Kedaton di Kampung Ciseureuh, Kabupaten Bandung Barat”. Permasalahan dan tujuan pada penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan dan menganalisis bagaimana Seni Pertunjukan Bangkong Reang dan bagaimana garap musik dari kesenian Bangkong Reang tersebut. Metode yang digunkan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif analisis dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data yang dilakukan peneliti melalui observasi, wawancara, dokumentasi dan studi pustaka. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa Seni Pertunjukan Bangkong Reang memiliki keunikan pada waditra yang digunakan yaitu keprak yang menjadi khas dari kesenian Bangkong Reang. Keprak merupakan sebuah alat musik yang suaranya mengimitasi dari suara bangkong atau katak. Seni Pertunjukan Bangkong Reang dilaksanakan sebagai bentuk penghormatan kepada Dewi Sri dan bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas rezeki yang berlimpah melalui panen.

Kata Kunci: Pertunjukan, Bangkong Reang, Garap Musik.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Murgiyanto, Sal. (1992). Koreografi. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Peursen, Van. (1998). Strategi Kebudayaan (Terjemahan). Yogyakarta

Soedarsono, R.M. (1998). Seni Pertunjukan Indonesia dalam Era Globalisasi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: CV Alfabeta.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan 4.0 Internasional.