Implementasi Permainan Color Rhythm Card Terhadap Aktivitas Ritmis Siswa di Sekolah Dasar
Abstract
Seni musik merupakan salah satu kompetensi dari empat keahlian seni, tujuan mata pelajaran musik ialah agar siswa mampu mengasah dan mengembangkan musikalitas. Dalam bermusik salah satu aspek terpenting ialah ritmis, dengan adanya ritmis siswa diharapkan mampu mengolah tata bunyi musik dan menunjukkan tingkat kepekaan akan unsur-unsur bunyi musik. Namun, kurangnya keahlian guru dalam mengajari ritmis, penggunaan media pembelajaran yang membosankan serta motivasi siswa yang menurun dapat mempengaruhi hasil belajar siswa hingga kurangnya jiwa musikalitas siswa yang seharusnya dikembangkan. Berdasarkan latar belakang tersebut, diperlukan adanya inovasi media pembelajaran yang tepat dan menyenangkan. Inovasi tersebut salah satunya menggunakan media color rhythm card. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya perbedaan hasil aktivitas ritmis siswa sebelum dan sesudah menerapkan media color rhythm card. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu one group pre-test post-test, peneliti melakukan penelitian pada siswa kelas IV yang berjumlah 30 siswa di SDN Cibabat 2 Cimahi tahun ajaran 2023/2024. Teknis analisis data awal menggunakan uji normalitas, uji Gain dan uji hipotesis. Peneliti menggunakan Paired Sample T-test dengan hasil penelitian ini menunjukkan nilai signifikansi 0.000 atau kurang dari 0.05 dengan peningkatan nilai rata-rata menunjukkan 0.41 yang menunjukan gain sedang. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil aktivitas ritmis siswa sebelum dan sesudah penggunaan media color rhythm card.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Dewi, A. P., Hartono, H., & Ary, D. Da. (2023). Pendekatan Euritmik Dalcroze sebagai Proses Pengembangan Kemampuan Gerak Dasar Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7515–7524. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5714
Dimyanti, & Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran (3rd ed.). Rineka Cipta dan Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Djohan. (2020). Psikologi Musik. Kanisius.
Hamalik, O. (2005). Proses Belajar Mengajar. Bumi Aksara.
Hardiarini, C., & Jobs, A. M. (2020). Seni Musik (S. Asiati, Ed.; 1st ed.). Pusat Kurikulum dan Perbukuan; Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan; Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi; Jalan Gunung Sahari Raya No. 4 Jakarta Pusat.
Hasan, M., Milawati, Darodjat, Khairani, H., & Tahrim, T. (2021). Media Pembelajaran. In Tahta Media Group.
Jarmita, N., Abidin, Z., & Nafizaturrahmi, N. (2019). Penerapan Pendekatan Realistic Mathematics Education untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Matematika Siswa SD. Primary: Jurnal Keilmuan Dan Kependidikan Dasar, 11(2). https://doi.org/10.32678/primary.v11i02.2298
Kemdikbud. (2022). Capaian Pembelajaran Mata Pelajaran Seni Musik Fase A-Fase F.
Nugroho, M. A., Istiandini, W., & Muniir, A. (2019). Peningkatan Kemampuan Membaca Ritmis Menggunakan Lagu Model Pada Siswa Kelas VII SMPN 3 Teluk Keramat.
Nurhayati, Kusdiana, A., & Respati, R. (2019). Media Papan Magnet untuk Pembelajaran Ritmis Siswa Sekolah Dasar. Pedadidaktika : Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 68–76.
Purwanto, N. (2010). Prinsip Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Remaja Rosda Karya.
Rahman, H. N. (2015). Peningkatan Kemampuan Membaca Ritme Dalam Pembelajaran Musik Melalui Penerapan Metode Takadimi-Orff pada Siswa Kelas IV SD Negeri Kintelan 1 Yogyakarta.
Riyana, C. (2012). Media Pembelajaran (2nd ed.).
Rusni, I., & Fretisari, A. M. (2016). Peningkatan Keterampilan Membaca Pola Ritme Notasi Balok dengan Metode Drill pada Siswa SMP.
Sadirman. (2011). Interaksi dan Motivasi Belajar-mengajar. PT. Rajagrafindo Persada.
Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak. Salemba Humanika.
Sudijono, A. (2011). Pengantar Evaluasi Pendidikan. Rajawali Pers.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tedjasaputra, M. S. (2005). Bermain, Mainan dan Permainan. Anaprasa Surabaya.
Uno, H. B., & Mohamad, N. (2011). Belajar dengan Pendekatan PAILKEM: Pembelajaran Aktif, Inovatif, Lingkungan, Kreatif, Efektif, Menarik. PT. Bumi Aksara.
Yusuf, B. B. (2018). Konsep dan Indikator Pembelajaran Efektif. Jurnal Kajian Pembelajaran Dan Keilmuan, 1(2), 13–20. https://doi.org/10.26418/jurnalkpk.v1i2.25082
DOI: https://doi.org/10.17509/swara.v5i2.73633
Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.png)
1.png)
