MUSIK DALAM IBADAH KONTEMPORER GEREJA KRISTEN IMMANUEL JEMAAT SARON CIREBON
Abstract
Penelitian ini meneliti tentang musik dalam ibadah kontemporer di Gereja Kristen Immanuel Jemaat Saron Cirebon. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengevaluasi apakah ekspresi pemimpin pujian dan produksi suara yang dihasilkan oleh sound system berpengaruh terhadap partisipasi jemaat, khususnya remaja dan pemuda. Selain itu, penelitian ini juga menganalisis aransemen lagu “Murnikanku” yang digunakan pada Ibadah Kontemporer ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis data yang diperoleh melalui wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa musik pada ibadah kontemporer memiliki peran penting dalam menciptakan suasana ibadah yang inklusif dan menarik bagi jemaat muda, serta meningkatkan kreativitas dan inovasi dalam peribadatan. Namun, penurunan jumlah jemaat muda juga dapat disebabkan oleh kurangnya pembinaan terhadap pemimpin pujian serta ketertinggalan teknologi sound system yang digunakan.
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Ballou, G. (2008). Handbook for Sound Engineers-Fourth Edition. USA: Local Print.
Cahyono, R. (2018). Evaluasi Akustik Ruang dan Tata Suara Pada Gedung Graha Patria Kota Blitar. Surabaya: Skripsi Sarjana, Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Djohan. (2009). Psikologi Musik. Yogyakarta: Best Publisher.
Frame, J. M. (1997). Contemporary Worship Music: A Biblical Defense. New Jersey: Presbyterian and Reformed Publishing Company.
Handoko, A. B. (2019). Ibadah Ekspresif Pada Gereja Protestan. Tangkoleh Putai Vol. 16 (2), 73-88.
Kamtini, & Tanjung, H. W. (2005). Bermain Melalui Gerak dan Lagu di Taman Kanak-Kanak. Jakarta: Depdiknas RI.
Lontoh, F. O. (2016). Pengaruh Kotbah, Musik Gereja Dan Fasilitas Gereja Terhadap Tingkat Kehadiran Jemaat. Jurnal Teologi & Pelayanan Kerusso 1, No. 1, 1-15.
Miller, D. A. (2001). Contemporary Worship in The Reformed Tradition. Pittsburgh: Vital Faith Resources.
Nugroho, N. A. (2021). Musik Dalam Gereja. Jurnal GKIm Saron Cirebon, 3.
Purba, E. D., & Kumala, I. P. (2022). Implementasi Musik Liturgi pada Tim Musik dan Song Leader dalam Ibadah Gereja Batak Karo Protestan Yogyakarta. Tonika: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Seni Vol. 5 (2), 84-97.
Rachman, R. (1999). Nyanyian Jemaat Dalam Liturgi. Tangerang: Bintang Fajar.
Rajagukguk, B. (2019). Pengukuran Gain Menggunakan Cakewalk Sonar Le pada Real-Time Analyzer Audio Mixer Ellent & Health Zed 420, Zed 280, Zed 438 di Talk Show / Music TVRI Jawa Tengah. Semarang: Universitas Semarang
Ritonga, N., & Marbun, S. (2022). Pelatihan Worship Leader, Singer dan Multimedia di GPDI Imanuel Kagungan Rahayu. Jurnal PkM Setiadharma Vol. 3 No. 1, 21-30.
Samuel, W. J. (2007). Kristen Karismatik. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Sanjaya, R. S. (2013). Metode Lima Langkah Aransemen Musik. Promusika: Pembelajaran Komposisi untuk Konsentrasi Pop-Jazz Vol. 1 (1), 33-49.
Sinaga, J., Sinambela, J. L., Pelawi, S., & Tinenti, M. L. (2022). Gereja Bintang Lima Dalam Pelayanan Ibadah Extravaganza. Kerusso: Jurnal Teologi dan Pelayanan Vol. 7 (2), 1-13.
Sloboda, J. A., & Juslin, P. N. (2001). Music and emotion: Theory and research. Oxford University Press.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: CV Alfabeta.
Swain, J. P. (2006). Historical Dictionary of Sacred Music. Maryland: Scarecrow Press. Inc.
Utomo, Y. K. (2015). Musik Kontemporer dalam Ibadah Kaum Muda: Memahami Ibadah Kaum Muda sebagai Kultur. Youth Ministry Vol. 3 (2), 5-16.
DOI: https://doi.org/10.17509/swara.v5i2.74380
Refbacks
- There are currently no refbacks.
1.png)
1.png)
