Traditional Games as a Media for Embed the Pancasila Profile of Early Childhood Students

Thia Isri Yuningsih, Euis Kurniati

Abstract


This article aims to determine the role of traditional games to embed an independent dimension of the Pancasila student profile in early childhood. The writing method in this article is a systematic review. The sources of main data in this research are scientific articles that are relevant to the topic of study. Based on the results of identification, evaluation and interpretation, it can be concluded that traditional games act as a learning media for early childhood. Traditional games are used as a media to stimulate children's character learning, including the independent dimension in the Pancasila student profile. There are some traditional games can develop an independent dimension in early childhood, such as: gobak sodor, engrang, engklek and petak umpet. The dimension of independence in traditional games reflected when the children can be positioning themselves in a game as part of a group, and they can to express the emotions naturally.

Keywords


Independent dimension; Traditional games

Full Text:

PDF

References


Adi, B. S., Sudaryanti, dan Muthmainnah. (2020). Implementasi permainan tradisional dalam pembelajaran anak usia dini sebagai pembentuk karakter bangsa. Jurnal Pendidikan Anak, 9(1), 33–39.

Anggita, G. M. (2018). Eksistensi permainan tradisional sebagai warisan budaya bangsa. JOSSAE (Journal of Sport Science and Education), 3(2), 55–59. https://doi.org/10.26740/jossae.v3n2.p55-59

Ashar, dan Ruswiyani, E. (2017). Pembentukan karakter berbasis kerarifan lokal pada anak usia TK. Qawwãm, 11(2), 121–132.

Fajriani, K., Pancasilawati, A., Hasmawaty, dan Liana, H. (2022). Pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional balogo. Antroposen: Journal of Social Studies and Humaniora, 1(2), 92–104. https://doi.org/10.33830/antroposen.v1i2.4024

Julaeha, S., Muslimin, E., Hadiana, E., dan Zaqiah, Q. Y. (2021). Manajemen inovasi kurikulum: Karakteristik dan prosedur pengembangan beberapa inovasi kurikulum. Muntazam, 2(01). https://doi.org/10.35706/muntazam.v2i01.5338

Kitchenham, B. (2004). Procedures for performing systematic reviews.

Maghfiroh, Y. (2020). Peran permainan tradisional dalam membentuk karakter anak usia 4-6 tahun. Jurnal Pendidikan Anak, 6(1), 1–9.

Mastarina, dan Yasnel. (2025). Permainan tradisional melayu: Kajian sejarah, budaya, dan strategi pelestarian. Multidisciplinary Indonesian Center Journal (MICJO), 2(1), 346- 349. https://doi.org/10.62567/micjo.v2i1.391

Pramana, C., Chamidah, D., Suyatno, S., and Renadi, F. (2021). Strategies to improved education quality in indonesia: A review. turkish online. Journal of Educational Technology, 12, 1977–1994.

Prima, E., dan Lestari, P. I. (2023). Pengaruh implementasi permainan tradisional terhadap disiplin anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3107-3116. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.3221

Qadafi, M., Husnaini, N., dan Sasriani, L. (2023). Penanaman nilai karakter anak melalui permainan tradisional sumbawa di TK PGRI Ongko. Pratama Widya: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 1–14.

Saputra, N. E., dan Ekawati, Y. N. (2017). Permainan tradisional sebagai upaya meningkatkan kemampuan dasar anak. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 47–53.

Setiani, R. E. (2019). Pemanfaatan Permainan Tradisional dalam Penanaman Nilai-Nilai Kebangsaan di TK Negeri Pembina 2 Purwokerto. Aṣ-Ṣibyān Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 39-52.

Sholikin, M., Fajrie, N., dan Ismaya, E. A. (2022). Nilai Karakter Anak Pada Permainan Tradisional Gobak Sodor dan Egrang. 8(3), 1111–1121. https://doi.org/10.31949/educatio.v8i3.3035

Srikandi, S., Suardana, I. M., dan Sulthoni. (2020). Membentuk karakteranak anak usia dini melalui permainan tradisional. Jurnal Pendidikan, 5(12), 1854–1859.

Sriyahani, Y., Kuryanto, M. S., dan Rondli, W. S. (2022). Pendidikan Karakter melalui Permainan Tradisional di Desa Sitimulyo. 5, 4416–4423.

Sulistyati, D. M., Wijania, I. W., dan Wahyaningsih, S. (2021). Projek penguatan profil pelajar pancasila (Edisi revisi). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

Widya, R., Rozana, S., dan Tasril, V. (2022). Pengembangan permainan tradisional berbasis multimedia terhadap peningkatan karakter anak di kota pari kecamatan pantai cermin Kabupaten Serdang Bedagai. Warta Dharmawangsa, 16(4), 1137–1146. https://doi.org/10.46576/wdw.v16i4.2520

Wijayanti, R. (2014). Permainan tradisional sebagai media pengembangan kemampuan sosial anak. Cakrawala Dini, 5(1), 51–56.

Witasari, O., dan Wiyani, N. A. (2020). Permainan tradisional untuk membentuk karakter anak usia dini: Studi pada TK Diponegoro 140 Rawalo Banyumas. JECED : Journal of Early Childhood Education and Development, 2(1), 52–63. https://doi.org/10.15642/jeced.v2i1.567

Yuningsih, T. I., Muslihin, H. Y., dan Mulyadi, S. (2021). Boy-boyan dan perkembangan anak usia Jurnal Riset Golden. https://doi.org/10.36709/jrga.v4i2.17844




DOI: https://doi.org/10.17509/crecs.v3i1.93640

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Thia Isri Yuningsih, Euis Kurniati

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Publisher: Universitas Pendidikan Indonesia