ANALISIS KEBUTUHAN LEMBAR KERJA MAHASISWA BERBASIS GREEN CHEMISTRY MATERI KELARUTAN SEBAGAI FUNGSI TEMPERATUR
Abstract
Chemistry laboratory activities play an important role in bridging theory and practice; however, their effectiveness highly depends on the quality of instructional materials used. In Physical Chemistry II practicum, particularly on the topic of solubility as a function of temperature, hazardous chemicals are still commonly used, and supporting materials have not yet integrated green chemistry principles. This study aims to analyze the need for developing a green chemistry-based Student Worksheet (LKM) for this topic. A descriptive mixed-method approach was employed, involving 32 undergraduate chemistry education students at Universitas Sriwijaya, one course instructor, and two physical chemistry laboratory technicians. Data were collected through closed-ended questionnaires and semi-structured interviews, and analyzed using percentage analysis and qualitative thematic analysis. The results indicate that although instructional materials are available, 80% of students experience difficulties in understanding the topic, and 100% of respondents stated that existing materials do not incorporate green chemistry principles. Furthermore, 97% of students expressed the need for green chemistry-based learning materials, and all respondents agreed on the development of a green chemistry-based LKM. These findings highlight the urgent need for developing student worksheets that are more effective, environmentally oriented, and aligned with safety and sustainability principles in Physical Chemistry laboratory learning.
Praktikum kimia berperan penting dalam menjembatani teori dan aplikasi, namun keberhasilannya sangat bergantung pada kualitas bahan ajar yang digunakan. Pada praktikum Kimia Fisika II, khususnya materi kelarutan sebagai fungsi temperatur, masih ditemukan penggunaan bahan kimia berisiko serta keterbatasan bahan ajar yang belum mengintegrasikan prinsip green chemistry. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis green chemistry pada materi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan campuran (mixed descriptive), melibatkan 32 mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Sriwijaya, satu dosen pengampu, dan dua pranata laboratorium. Data dikumpulkan melalui angket tertutup dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik persentase dan analisis kualitatif tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun bahan ajar telah tersedia, 80% mahasiswa mengalami kesulitan memahami materi, dan 100% responden menyatakan bahwa bahan ajar yang digunakan belum menerapkan prinsip green chemistry. Sebanyak 97% mahasiswa menyatakan membutuhkan bahan ajar berbasis green chemistry, dan seluruh responden menyetujui pengembangan LKM berbasis green chemistry. Temuan ini menunjukkan adanya kebutuhan mendesak terhadap pengembangan LKM yang aplikatif, mudah dipahami, serta berorientasi pada keselamatan dan keberlanjutan lingkungan dalam praktikum Kimia Fisika.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Rahmawati, I., & Haryani, S. (2021). Efektivitas Praktikum Virtual dan Riil dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Kimia Mahasiswa. Jurnal Pendidikan Sains Indonesia, 9(2), 193-205.
Kurniawan, B., & Sari, D. P. (2022). Pengembangan Keterampilan Berpikir Ilmiah Mahasiswa melalui Pembelajaran Praktikum Kimia Berbasis Inkuiri. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kimia, 6(2), 180-189.
Fajriani, S., & Mulyani, S. (2023). Peran Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) dalam Meningkatkan Kemandirian Belajar pada Praktikum Kimia Dasar. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 7(1), 22-30.
Muammar, M., Ismi, J., Naufal, I., Husnah, H., & Dahril, D. (2020). Pengaruh Konsumsi Sayur Tinggi Oksalat terhadap Terjadinya Batu Saluran Kemih di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin Banda Aceh. Jurnal Kedokteran Nanggroe Medika, 3(2), 1-6.
Anastas, P.T & Warner J.C. , (1998). Green Chemistry : Theory and Practices. New York : Oxford University Press.
Saputri, A. D., et al. (2024). Environmental Awareness dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Integrasi Green Chemistry di Perguruan Tinggi. Proceeding of National Conference on Chemistry Education, 1(1), 45-56.
Widyaningsih, D., & Fitriani, W. (2023). Penerapan Green Chemistry pada Praktikum Hidrolisis Garam untuk Meningkatkan Literasi Lingkungan Mahasiswa. Jurnal IPA & Pembelajaran IPA, 7(1), 77-89.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i1.94223
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.



















