EFEKTIVITAS KEBIJAKAN PELATIHAN MINDFULLNESS AND COMMUNITY LIVING CAMP DALAM MENGURANGI KECEMASAN SOSIAL PADA PESERTA DIDIK SMP KELAS 7 DI SMP EHIPASSIKO

Sandra Ayu Benitha, Ariefa Efianingrum

Abstract


This study aims to analyze the effectiveness of the Mindfulness and Community Living Camp (MCLC) training policy in reducing social anxiety among seventh-grade junior high school students. Social anxiety is a common psychosocial issue during early adolescence that may hinder academic development and social interaction. This research employed a quantitative approach with a pre-experimental one-group pretest–posttest design. The sample consisted of 70 students. Data were collected using the Social Interaction Anxiety Scale (SIAS) and analyzed through normality tests, paired sample t-test, normalized gain (N-Gain), and Cohen’s d effect size.
The results revealed a significant difference between pretest and posttest scores (p < 0.05), with the mean increasing from 60.54 to 77.84. The N-Gain score was in the moderate category, while the effect size indicated a large effect. These findings suggest that the MCLC training policy is statistically effective and has a meaningful practical impact on improving students’ social-emotional conditions.
This study recommends maintaining and further developing the MCLC program as a preventive policy to support students’ mental health during educational transition periods.

 

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas kebijakan Pelatihan Mindfulness and Community Living Camp (MCLC) dalam mengurangi kecemasan sosial peserta didik kelas VII SMP. Kecemasan sosial merupakan permasalahan psikososial yang umum terjadi pada masa transisi remaja dan berpotensi menghambat perkembangan akademik serta interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 70 peserta didik. Instrumen yang digunakan adalah Social Interaction Anxiety Scale (SIAS). Analisis data meliputi uji normalitas, paired sample t-test, normalized gain (N-Gain), dan effect size Cohen’s d.
Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0,05). Rata-rata skor meningkat dari 60,54 menjadi 77,84. Nilai N-Gain berada pada kategori sedang, sementara nilai effect size menunjukkan kategori besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pelatihan MCLC efektif secara statistik dan memiliki dampak praktis yang signifikan dalam meningkatkan kondisi sosial-emosional peserta didik.
Penelitian ini merekomendasikan agar program MCLC dipertahankan dan dikembangkan sebagai kebijakan preventif dalam mendukung kesehatan mental peserta didik pada masa transisi pendidikan.




Keywords


Mindfulness, Kecemasan Sosial; Kebijakan Pendidikan; Siswa SMP; Evaluasi Program

Full Text:

PDF

References


Al-Yateem, N. (2024). Prevalence of anxiety among adolescents: A cross-national study. Journal of Adolescent Health, 75(2), 123–130.

Arikunto, S., & Jabar, C. S. A. (2009). Evaluasi program pendidikan: Pedoman teoretis praktis bagi mahasiswa dan praktisi pendidikan. Bumi Aksara.

Azmi, F. (2015). Perkembangan remaja dalam perspektif psikologi pendidikan. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(1), 45–56.

Dunn, W. N. (2018). Public policy analysis: An introduction (6th ed.). Routledge.

Disorders, A. P. A. (2022). Diagnostic and statistical manual of mental disorders (5th ed., text rev.). American Psychiatric Association.

Hajaroh, M. (2019). Evaluasi kebijakan pendidikan: Teori dan praktik. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 8(2), 101–115.

Kabat-Zinn, J. (1990). Full catastrophe living: Using the wisdom of your body and mind to face stress, pain, and illness. Delta.

Laldinpuii, R. (n.d.). Social anxiety among adolescents: A systematic review. International Journal of Social Science Research, 12(1), 55–63.

Luan, X. (2022). Social anxiety in early adolescence: Risk factors and interventions. Journal of Child Psychology, 45(3), 210–220.

Pallant, J. (2020). SPSS survival manual: A step by step guide to data analysis using IBM SPSS (7th ed.). McGraw-Hill Education.

Rahmawati, D. (2020). Mindfulness dalam pendidikan: Upaya meningkatkan kesejahteraan psikologis peserta didik. Jurnal Pendidikan dan Psikologi, 5(2), 89–102.

Suryaningrum, C. (2021). Kecemasan sosial pada remaja: Tinjauan teoritis dan empiris. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 13(1), 25–37.

Tyler, R. W. (1949). Basic principles of curriculum and instruction. University of Chicago Press.




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.99347

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech