Menelusuri Jejak Transmigrasi di Lampung Melalui Koleksi Museum

Ema Agustina, Aprilia Triaristina, Yustina Sri Ekwandari, Myristica Imanita

Abstract


Transmigrasi Lampung merupakan sebuah peristiwa sejarah lokal yang ada di provinsi Lampung. Jejak-jejak Transmigrasi Lampung bisa ditelusuri melalui koleksi peninggalan yang berada di Museum Transmigrasi Lampung. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jejak sejarah transmigrasi Lampung melalui koleksi Museum. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian sejarah yang meliputi tahap heursitik, kritik, interpretasi, dan historiografi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwasannya jejak-jejak sejarah transmigrasi di Lampung dapat ditelusuri melalui berbagai macam peninggalan yang ada di Museum Transmigrasi Lampung. Museum Transmigrasi Lampung menyimpan beberapa koleksi seperti koleksi alat transportasi, alat rumah tangga, ekonomi, peralatan pencaharian hidup, koleksi kesenian dan religi, serta koleksi sejarah dan administrasi. Koleksi-koleksi ini menggambarkan kehidupan transmigran pada saat itu.


Keywords


Sejarah; Transmigrasi; Lampung

Full Text:

PDF

References


Abdussamad, Zuchri. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. Makasar: CV Syakir Media Press.

Aditia Muara Padiatra. (2020). Ilmu Sejarah Metode dan Praktik. Gresik: CV. Jendela Sastra Indonesia Press.

Advies Raad van Indie. (n.d.). Ar. Arsip Nasional Republik Indonesia.

Aiko, Kurasawa. (1993). Mobilisasi dan Kontrol. Jakarta: PT Grasindo.

Amaluddin, Rustian. (2003). Ekonomi Transportasi: Karakteristik, Teori, dan Kebijakan,. Jakarta: Galia.

Amir, Muhammad. (2020). Wonomulyo: Dari Kolonisasi Ke Transmigrasi 1937-1952. Pangadereng : Jurnal Hasil Penelitian Ilmu Sosial Dan Humaniora, 6(1), 13–30. https://doi.org/10.36869/pjhpish.v6i1.138

Asri, Husna Fadhila. (2022). Pola Kolonisasi Pemerintah Kolonial Hindia Belanda di Lampung dan Mapili (1905-1942). Jurnal Candi, 22(1), 119–135.

Benson, Don dan Geoffrey Whitehead. (1975). Transport and Distribution Made Simple. London: Richard Clay The Chauncer Press.

Black, William A. (2003). Transportation of Geographical Analysis. New York: The Guilford Press.

Budiman, Arief. Ed. (1985). Transmigrasi di Indonesia. Ringkasan Tulisan dan Hasil-hasil Penelitian. Jakarta: Gramedia.

Darmiati. (1997). Perpindahan Penduduk Dari Kolonisasi/Emigrasi Hingga Transmigrasi, dalam Kongres Nasional Sejarah (1996), Subtema Dinamika Sosial Ekonom. Jakarta: Depdikbud.

Galih, D. R. (2017). Penerapan Politik Etis di Surabaya Tahun 1911-1930. Jurnal Avatara, 5(3), 751-765.

Hasnida, Hasnida. (2017). Sejarah Perkembangan Pendidikan Islam Di Indonesia Pada Masa Pra Kolonialisme Dan Masa Kolonialisme (Belanda, Jepang, Sekutu). Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 16(2), 237–256. https://doi.org/10.15408/kordinat.v16i2.6442

Heyting, H. G. (19238). De Les van Wortelvest Gedong Tataan, dalam De Indische Gids, Jilid 2.

Ismaun. (2005). Sejarah Sebagai Ilmu. Bandung: Historia Utama Press.

Kuntowijoyo. (2003). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada.

Levang, P. (2003). Ayo Ke Tanah Sebrang: Transmigrasi di Indonesia. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Marzuqi, Iib. (2016). Menemukan keindonesiaan dalam novel-novel Pramoedya Ananta Toer: Bahan ajar teori sastra. Lamongan: CV. Pustaka Ilalang Group.

Mirzaqon, Abdi T., & Purwoko, Budi. (2017). Studi Kepustakaan Mengenai Landasan Teori dan Praktik Konseling Expressive Writing Library. Jurnal BK UNESA, 4(1), 1–8.

Nanda, Adelia Dwi, Prasetyo, Kuncoro Bayu, & Gunawan. (2017). Reproduksi Budaya Pada Komunitas Diaspora Jawa Di Daerah Transmigrasi (Studi Kasus di Desa Bagelen Kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran Provinsi Lampung) Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 6(1). Retrieved from https://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/solidarity%0AREPRODUKSI

Padmo, S. (2018). The Colonization Trial Policy in Gedong Tataan Lampung in 1905-1917. Jurnal Paramitha, 28(1), 1–12.

Pamungkas, Arasta Dian. (2023). Pemanfaatan Electronic Document and Record Management System (Edrms) Sebagai Dasar Penyusunan Tata Kelola Aset Museum. Jurnal Teknologi Pintar, 3(2), 1–15.

Plezer, K. J. (1945). Pioneer Settlement In The Asiatic Tropics Studies in Land Utilization ad Agricultural Colonization in Southern Asia. New York: American Geographical Societ of New York: American Geographical Societ of New York.

Poelinggomang, Edward L. (2002). Makassar Abad XIX: Studi Tentang Kebijakan Maritim. Jakarta: Gramedia.

Schalkwijk, W. J. (1918). De Kolonisatieproeven in de Lampongsche Districten, dalam Koloniale Studien, Jilid 2.

Sinaga, Risma Margaretha, Sudjarwo, & Adha, Muhammad Mona. (2022). Optimalisasi Klasifikasi Koleksi Museum Kekhatuan Semaka Sebagai Sumber Belajar. Visipena, 12(2), 206–222. https://doi.org/10.46244/visipena.v12i2.1653

Sjamsu, M. A. (1960). Dari Kolonisasi Ke Transmigrasi 1905-1955. (Jakarta Djamabatan., ed.). Jakarta.

Sudarno. (1997). Kolonisasi di Gedung Tataan (Lampung) Tahun 1905-1917, dalam Kongres Nasional Sejarah (1996),Subtema Dinamika Sosial Ekonomi. Jakarta: Depdikbud.

Sukarno, T. D. (2023). Transpolitan Kebijakan Pembangunan Transmigrasi di Masa Depan. Jurnal Kebijakan Publik, 14(1), 1–12.

Ujianto, D. A., & Isharyanto, F. (2016). Pengelolaan Museum Pemerintah dengan Model Badan Layanan Umum suatu Tujuan. Jurnal Tata Kelola Dan Akuntabilitas Keuangan Negara, 2(1), 89–109.

Utomo, Muhajir dan Rofiq Ahmad. (1997). 90 Tahun Kolonisasi, 45 Tahun Transmigrasi: Redistribusi Pendudu di Indonesia. Jakarta: Puspa Swara.

Warsito, Rukmadi, Sujarwadi, Kustadi, Indriyati Eko Purwaningsih, Chodidah Budi Raharjo, S. Imah Afwan, Sri Sumarni, Arief Budiman. (1984). Transmigrasi, dari Daerah Asal Sampai Benturan Budaya di Tempat Pemukiman. Jakarta: Rajawali.

Yusran*, Nurul Fauziah, & Riang Tati, Andi Dewi. (2024). Urgensi Kesadaran Sejarah Bagi Peserta Didik. JIM: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 9(2), 514–523. https://doi.org/10.24815/jimps.v9i2.30382




DOI: https://doi.org/10.17509/factum.v14i1.80831

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Factum: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.