HAMKA SEBAGAI KETUA UMUM MUI (MAJELIS ULAMA INDONESIA) DALAM MENGHADAPI MASALAH SOSIAL POLITIK PADA MASA ORDE BARU 1975-1981

Wildan Insan Fauzi

Abstract


Feeling the need for an alternative channel of communication with the Muslim community, in 1975 the government established a national Council of Ulama, the ‘Majelis Ulama Indonesia’ (MUI). MUI was establish to some purpose like mobilising Muslim support for the government’s development policies, although officially meant to facilitate two-way communication, in practice the council’s function is, as aptly formulated by the present Minister of Religion, “to translate government policy into a language that the ummah understands, Its functions are reminiscent of the traditional office of the shaykh al-islam, issuing fatwa to legitimise government policies; its ability to modify these policies is only very marginal.

Full Text:

PDF

References


Allolangi, Y.R. 2012. Kepemimpinan transformasional sebagai Kepemimpinan dakwah. Jurnal Ilmu Dakwah Vol. 6 No. 19 | Edisi 152 Januari-Juni 2012

Bhaskara, R.D dan Sandroto, C.W. 2011. Pengaruh Kepemimpinan Transformasional dan Kepemimpinan Transaksional terhadap Motivasi Kerja Karyawan PT Indosiar Visual Mandiri Departemen News. JURNAL INTEGRA VOL. 1, NO. 2, DESEMBER 2011: 191206.

Efendi, D dan Syafi’i Anwar. (2006). MUI Perlu Mereformasi Diri. [online]. Tersedia: http://islamlib.com/id/ index.php?page=article&id=861 [9 Juni 2006).

Gottschalk, L. (1986). Mengerti Sejarah. Jakarta: UI-Press 295.

Hidayat, K dan Haryono. (2004). Manuver Politik Ulama (Tafsir Kepemimpinan Islam dan Dialetika Ulama Negara). Yogyakarta: Jalasutra.

Kaihatu. S. T. (2007). Kepemimpinan Transformasional dan Pengaruhnya Terhadap Kepuasan atasKualitas Kehidupan Kerja, Komitmen Organisasi, dan Perilaku Ekstra Peran:Studi pada Guru-Guru SMU di Kota Surabaya. JURNAL MANAJEMEN DAN KEWIRAUSAHAN, VOL.98, NO. 1, MARET 2007: 49-61.

Kaptein, Nico J. G. (2004). The Voice of The Ulama: Fatwas and Religious Authority In Indoneisa. [online]. Tersedia http:/ bookshop.iseas.edu.sg.

Kuntowijoyo. (2001). “Periodisasi Sejarah Kesadaran Keagamaan Umat Islam: Mitos, Ideologis dan Ilmu“. Historia, Jurnal Pendidikan Sejarah. 4 (8).1- 23.

Madjid, N. (1978). “Buya Hamka, Propil Seorang Ulama Berjiwa Independen ”, dalam Kenang-Kenangan 70 Tahun Buya Hamka, Jakarta: Dewan Dakwah Indonesia.

MUI. (2005). MUI dalam Dinamika Sejarah. Jakarta: Sekretariat MUI.

MUI. (2003). Himpunan Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Jakarta: Sekretariat MU.

MUI. (1976). MUI tahun 1976. Jakarta: Sekretariat MUI.

MUI. (1975). Keputusan-Keputusan Munas I MUI. Jakarta: Sekretariat MUI.

MUI. 1980). Keputusan-keputusan Munas II MUI. Jakarta: Sekretariat MUI.

MUI.(1985). Keputusan-Keputusan Munas III MUI. Jakarta: Sekretariat MUI.

MUI. (1982). MUI Umat dan Pembangunan.

Jakarta: Sekretariat MUI.

Noer, D. (1987). Partai Islam Di Pentas Nasional. Jakarta: Grafitipers

Noer, D. (2001). Membincangkan Tokoh-Tokoh Bangsa. Bandung: Mizan Mimbar Ulama tahun VII no 63 tahun 1982.

Mudzhar, M.A (2001). Fatwa-Fatwa Majelis Ulama Indonesia, sebuah studi tentang pemikiran hukum Islam di Indonesia 1975-1988. Jakarta: INIS

Ricklefs, M.C. (2005). Sejarah Indonesia Modern 1200-2004). Jakarta: Serambi.

Saidi, A. (2004). Menekuk Agama, Membangun Tahta (Kebijkaan Agama Orde Baru). Jakarta Selatan: Desantara.

Sjamsuddin, H. (2007). Metodologi Sejarah. Yogyakarta: Ombak.

Suhelmi, Ahmad. (2001). Dari Kanan Islam Hingga Kiri Islam. Jakarta Timur: Darul Palah.

Su-Yung Fu. 2000. The Relationship amongTransformational Leadership, Organizational Commitment and Citizenship Behavior: The Case of Expatriates. Master’s Tesis. URN: etd0201101-153856. Email-M8645413@ srudent.nsysu.edu.tw.

Suwirta, A. (2001). Sejarah Intelektual, Percikan Pemikiran dari Dunia Barat dan Islam. Bandung: Penerbit Suci Press.

Thoha, M. (1986). Kepemimpinan dalam Manajemen, Suatu Pendekatan Perilaku. Jakarta: Rajawali.




DOI: https://doi.org/10.17509/factum.v6i2.9984

Refbacks

  • There are currently no refbacks.