Analisis Evaluasi Kelayakan Bisnis di Katering Sarahfie

Farhan Ariestianto, Dewi Turgarini, Agus Sudono

Abstract


Analisis Evaluasi Kelayakan Bisnis di Katering Sarahfie merupakan sebuah penelitian yang dilakukan atas dasar permasalahan mengenai penurunan penjualan yang berdampak pada hasil pendapatan perusahaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan metode penelitian kualitatif dan kuantitatif (mix method research). Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, serta kuesioner. Teknik analisis data yang dilakukan meliputi analisis legalitas, analisis pasar, analisis pemasaran, analisis keuangan, analisis teknis/teknologi, analisis manajemen dan organisasi, analisis ekonomi dan sosial, serta analisis lingkungan hidup. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa bisnis katering Sarahfie layak untuk diteruskan dan dikembangkan namun dengan perbaikan di beberapa aspek. Pada aspek legalitas, terdapat dokumen yang belum diperbaiki serta dilengkapi seperti bentuk badan usaha, tanda daftar perusahaan, nomor pokok wajib pajak, serta izin perusahaan. Lalu pada aspek pasar, perusahaan telah menetapkan pasar yang akan dimasuki dan peluang pasar yang ada, serta calon konsumen potensial. Kemudian pada aspek pemasaran dengan menggunakan metode penilaian bauran pemasaran (marketing mix 7P) yang dilakukan terhadap konsumen katering Sarahfie menunjukan hasil yang baik. Selanjutnya pada aspek keuangan yang dinilai berdasarkan perhitungan arus kas serta perhitungan penilaian investasi yaitu Net Present Value (NPV) memperoleh hasil yang positif atau lebih besar dari nol. Lebih lanjut pada aspek teknis/operasi, terdapat hal yang perlu diperbaiki seperti cara pengolahan makanan. Selain itu, pada aspek manajemen dan organisasi terdapat beberapa hal yang perlu diperbaiki seperti keterlambatan pemberian kompensasi, serta tidak adanya program pengembangan karir. Sedangkan pada aspek ekonomi dan sosial terdapat dampak negatif seperti mengganggu ketentraman warga sekitar serta terjadi perubahan sikap masyarakat setempat. Sementara itu, pada aspek lingkungan hidup tidak terdapat kerusakan lingkungan hidup di daerah sekitar perusahaan.

Keywords


Analisis Evaluasi; Kelayakan Bisnis; Katering Sarahfie

References


Alma, B. (2003). Pemasaran Stratejik Jasa Pendidikan. Bandung: Alfabeta

Arikunto, S. (2012). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta

.(2013). Prosedur Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta.

Bagyono. (2012). Pariwisata & Perhotelan. Bandung: Alfabeta.

Creswell, J. W. (2016). Research Design, Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Csmpuran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Fadiati, A. (2011). Mengelola Usaha Jasa Boga yang Sukses. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Fitria, H., & Kaswara, R. A. (2009). Buku Pintar Berbisnis Katering. Jakarta: Transmedia.

Griffin, W. R., & Ebert, J. R. (2006).

Business. Jakarta: Erlangga.

Henderson, J. C. (2009). Food Tourism Reviewed. Emerald Insight , 317-325.

Hendijani, R. B. (2016). Effect of food experience on tourist satisfactioan: the case of Indonesia. Emerald Insight , 272-280.

Sumber Undang-Undang:

Penjelasan PP RI No. 50 Tahun 2011 Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Nasional tahun 2010-2025

Ibrahim, Y. (2009). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Rineka Cipta.

Johan, S. (2011). Studi Kelayakan Pengembangan Bisnis. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Jumingan. (2009). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara.

Kasmir, & Jakfar. (2012). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Kotler, P., & Armstrong, G. (2007). Dasar-dasar Pemasaran. Edisi Bahasa Indonesia. Jakarta: PT. Prehallindo

Kotler, P., & Armstrong, G. (2012). Prinsip-Prinsip Pemasaran. Jakarta: Erlangga.

Kotler, P., & Keller, K. L. (2009). Manajemen Pemasaran. Jilid I. Edisi ke 13. Jakarta: Erlangga

Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing Management (Fifteenth Edition). England: Pearson Education Limited.

Lupiyoadi, R. (2013). Manajemen Pemasaran Jasa. Jakarta: Salemba Empat.

Lupiyoadi, R., & Hamdani, A. (2009). Manajemen Pemasaran Jasa, Edisi 2. Jakarta: Salemba Empat.

Machfoedz, Mahmud. (2010).

Komunikasi Pemasaran Modern. Yogyakarta : Cakra Ilmu.

Manullang. (2013). Pengantar Bsinis. Jakarta: Permata Putri Media.

Marpaung, H. (2002). Pengetahuan Kepariwisataan. Bandung: Alfabeta.

Nawawi, H. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pendit, S. N. (2006). Ilmu Pariwisata. Jakarta: PT. Pradya Paramita.

Pitana, I. G., & Diarta, I. K. (2009). Sumarwan, U. (2011). Perilaku Konsumen, Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Sutrisno, Edy. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.

Tantri, F. (2015). Pengantar Bisnis. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Tjiptono, F. (2008). Strategi

Pemasaran Edisi III. Yogyakarta: Andi

. (2014). Pemasaran Jasa. Yogyakarta: ANDI.

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Nomor PM.53/HM.001/MPEK/2013

Peraturan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif No.18 Tahun 2014

Peraturan Menteri Kesehatan RI No.1096/MENKES/PER/VI/20 11 UU RI No. 10 Tahun 2009 Tentang Kepariwisataan

Purwana, D., & Hidayat, N. (2016). Studi Kelayakan Bisnis. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

Raharjani, J. (2005). Analisis Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Peilihan Pasar Swalayan Sebagai tempat berbelanja. jurnal studi manajemen dan organisasi, 3.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Bisnis. Bandung: Alfabeta.

.(2015). Statistika Untuk Penilaian. Bandung: Alfabeta.

Suliyanto. (2010). Studi Kelyakan Bisnis. Yogyakarta: ANDI.

Yusuf, A. M. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif, kualitatif & Penelitian Gabungan. Jakarta: Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats