Gambaran Kecerdasan Emosi pada Remaja Awal di Kota Lhokseumawe

Fanny Rahmawati, Riza Musni, Yara Andita Anastasya

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kecerdasan emosi pada remaja awal di Kota Lhokseumawe. Responden penelitian ini berjumlah 380 orang yang dipilih menggunakan metode cluster random sampling dengan usia 12-15 tahun. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan analisis deskriptif, yang bertujuan untuk memberikan deskripsi atau gambaran sistematis. Data dikumpulkan menggunakan skala kecerdasan emosi berdasarkan aspek-aspek kecerdasan emosi dari Goleman, dengan hasil uji reliabilitas skala kecerdasan emosi sebesar 0,807. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja awal di Kota Lhokseumawe memiliki kecerdasan emosi yang tinggi, yang berarti mereka lebih mudah beradaptasi dengan situasi baru, membangun hubungan interpersonal yang positif, dan menghadapi tantangan dengan tingkat kepercayaan diri yang tinggi. Sebagian lainnya tergolong memiliki kecerdasan emosi yang rendah, yang menunjukkan potensi kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, seperti hambatan dalam menjalin hubungan sosial, peningkatan stres, dan kesulitan dalam pengembangan diri.

Keywords


Kecerdasan Emosi, Kota Lhokseumawe, Remaja Awal

Full Text:

PDF

References


Amanda, E., Rahayu, A. S., Evani, I., Rafly, R., Rosa, S. A., Savitri, A. R., & Sabrina, N.

(2024). Hubungan kecerdasan emosi dengan motivasi belajar pada siswa di SMP Negeri

Bukittinggi. Jurnal EMPATI, 13(3), 40–46.

Bacon, A. M., Lenton-Maughan, L., & May, J. (2018). Trait emotional intelligence and social

deviance in males and females. Personality and Individual Differences, 122, 79-86.

Bariyyah, K., & Latifah, L. (2019). Kecerdasan Emosi Siswa Ditinjau dari Jenis Kelamin dan

Jenjang Kelas. JPGI (Jurnal Penelitian Guru Indonesia), 4(2), 68.

Basaria, D. (2019). Gambaran kecerdasan emosi pada remaja di pulau jawa dan bali. Provitae

Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 81–100.

Chandra, & Putri, A. (2021). Gambaran tingkat kecerdasan emosi (emotional quotient) pada

anak remaja awal usia 12-16 tahun di SMP Negeri 7 Kota Bogor tahun 2021. Jurnal Riset

Kesehatan.

Cooper, R. K., & Sawaf, A. (2000). Excecutive EQ: kecerdasan emosional dalam

kepemimpinan organisasi. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Dick, D. M., Adkins, A. E., Sally, I., & Kuo, C. (2016). Genetic influences on adolescent

behavior. Neuroscience & Biobehavioral Reviews, 70, 198-205.

Djambazova-Popordanoska, S. (2016). Implications of emotion regulation on young children’s

emotional wellbeing and educational achievement. Educational Review, 68(4), 497-515.

Fida, A., Ghaffar, A., Zaman, A., & Satti, A. N. (2018). Gender comparison of emotional

intelligence of University Students. Journal of Education and Educational Developement,

(1), 172–188.

Finkenauer, C., Engels, R., & Baumeister, R. (2005). Parenting behaviour and adolescent

behavioural and emotional problems: The role of self-control. International journal of

behavioral development, 29(1), 58-69.

Fitria, S. R. N. F., Hrahap, I. M., & Agustina, S. (2022). Kecerdasan emosional pada anak usia

remaja. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Keperawatan, 6(4).

Goleman, D. (2015). Emotional intelligence : kecerdasan emosi (T. Hermaya, Ed.). PT.

Gramedia.

Halyna, G., & Lyubov, D. (2021). Psychological factors of emotional instability in

adolescents. International Journal of Innovative Technologies in Social Science, (4),

Handayani, R. W. (2020). Analisis kecerdasan spiritual dan kecerdasan emosional peserta

didik di SMP negeri 1 lumajang [Skripsi, Universitas Islam Negeri Yogyakarta].

Hastuti, R. Y., & Baiti, E. N. (2019). Hubungan kecerdasan emosional dengan tingkat stress

pada remaja. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 8(2), 84–93.

Iqbal Jeelani, M., Danish, F., & Gul, M. (2018). A review on the recent development on the

cluster sampling. Biostat. Biom. Open Access J, 5, 146-150.

Martín, A. B. B., Pérez-Fuentes, M. D. C., Jurado, M. D. M. M., Martínez, Á. M., Márquez,

M. D. M. S., Sisto, M., & Linares, J. J. G. (2021). Emotional intelligence and academic

engagement in adolescents: The mediating role of self-esteem. Psychology Research and

Behavior Management, 14, 307–316.

Nyiagani, P. W., & Kristinawati, W. (2021). Kecerdasan emosi dengan resiliensi berdasarkan

jenis kelamin pada remaja di panti asuhan. PHILANTHROPY: Journal of Psychology,

(2), 295.

Pratiwi, D. M. E., Sundari, R. I., & Apriliyani, I. (2021). Gambaran kecerdasan emosional

pada siswa kelas X Sekolah Menengah Atas (SMA) selama masa pandemi covid-19 di

SMA Negeri 4 Purwokerto.

Rani, E. S. (2022, September 28). Pentingnya kecerdasan emosional bagi remaja. Center for

Life-Span Development (CLSD), Fakultas Psikologi, Universitas Gadjah Mada.

Safitri, A., & Hidayat, M. (2023). Perkembangan kecerdasan emosional pada remaja awal dan

pertengahan. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 12(2), 145-156.

Salovey, P., & Mayer, J. D. (1990). Emotional intelligence. Imagination, Cognition and

Personality, 9(3), 185–211.

Sary, Y. N. E. (2017). Perkembangan kognitif dan emosi psikologi masa remaja awal. Jurnal

Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1).

Singh, K., Devi, N. P., & Devi, S. (2023). Gender differences in emotional intelligence among

adolescents: An exploratory research in Manipur. MSW Management Journal, 33(2), 187

Suryatni, L. (2020). Kecerdasan emosional dan perilaku manusia (dalam perspektif

antropologi). Jurnal Mitra Manajemen, 7(2), 1–8.

Wicaksono, B. S., & Wibawa, S. W. (2018, October 13). Inilah 5 fase perubahan psikologis

saat remaja berubah jadi dewasa. Kompas.Com.

Yersi, Amalia, I., & Julistia, R. (2024). Hubungan kecerdasan emosional dengan stres pada

mahasiswa tingkat akhir. Jurnal Penelitian Psikologi, 2(1), 92–101.

Yunia, S. A. P., Liyanovitasari, & Saparwati, M. (2019). Hubungan kecerdasan emosional

dengan kenakalan remaja pada siswa. Jurnal Ilmu Keperawatan Jiw, 2(1), 55–64.

Zhang, Y., & Qin, P. (2023). Comprehensive review: Understanding adolescent

identity. Studies in Psychological Science, 1(2), 17-31




DOI: https://doi.org/10.17509/insight.v9i2.91749

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT: is published by study program

of Psychology UPI Bandung, West Java, Indonesia.

 Lisensi Creative Commons

JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT of Indonesia University of Education disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://ejournal.upi.edu/index.php/insight/.