Kontribusi Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Konsep Diri terhadap Kepercayaan Diri Siswa Kelas VII SMP Negeri 9 Salatiga

Risma Adellia

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan konsep diri terhadap kepercayaan diri siswa pada remaja awal. Sampel penelitian berjumlah 158 responden dari total populasi 266 siswa kelas VII SMP Negeri 9 Salatiga, yang terdiri dari 76 siswa laki-laki dan 82 siswa perempuan berusia antara 11 hingga 14 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Instrumen yang digunakan terdiri dari tiga instrumen yang disusun oleh peneliti untuk mengukur dukungan sosial teman sebaya, konsep diri, dan kepercayaan diri yang berbentuk kuesioner skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda untuk melihat hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya dan konsep diri berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri siswa. Semakin tinggi dukungan sosial dan konsep diri, semakin tinggi pula kepercayaan diri siswa.

Keywords


Dukungan Sosial Teman Sebaya, Konsep Diri, Kepercayaan Diri

Full Text:

PDF

References


Abdurrohim, A. (2024). Konsep diri dan kepercayaan diri pada siswa SMK Negeri 1 Jepara.

Psisula: Prosiding Berkala Psikologi, 6, 472–480.

Andriani, F., & Srisadono, W. (2017). Hambatan siswa SMA di Boyolali dalam pelatihan public

speaking. Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, 16(2), 193-202.

Azpiazu, L., Ramos-Díaz, E., Axpe, I., & Revuelta, L. (2025). Social support, self-concept and

resilience as protectors against school maladjustment during adolescence. School Mental

Health, 17(2), 435–448.

Azwar, S. (2017). Metode Penelitian Psikologi (2 ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Bodys-Cupak, I., Majda, A., Zalewska-Puchała, J., & Kamińska, A. (2016). The impact of a

sense of self-efficacy on the level of stress and the ways of coping with difficult situations

in Polish nursing students. Nurse Education Today, 45, 102-107.

Carlén, K., Suominen, S., & Augustine, L. (2023). The association between adolescents’ self

esteem and perceived mental well-being in Sweden in four years of follow-up. BMC

Psychology, 11, Article 413.

Fischer, K. W., & Lamborn, S. D. (1989). Developmental levels: cognitive and emotional

transitions during adolescence. Transition Mechanisms in Child Development: The

Longitudinal Perspective, 2, 33.

Ghufron, M. N., & Risnawita, R. (2020). Teori-Teori Psikologi. (R. Kusumaningratri, Ed.).

Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Hutagoal, H. K., Sutja, A., & Lubis, M. A. (2024). Pengaruh dukungan sosial teman sebaya

terhadap kepercayaan diri siswa di SMA Negeri 2 Kota Jambi. Al-Isyraq: Jurnal

Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Islam, 7(1), 251–258.

Indasah, S. N. (2024). Teori-Teori Psikologi: Dari Teori Behaviorisme Hingga Teori Psikologi

Agama. Bantul: Anak Hebat Indonesia.

Joshanloo, M. (2022). Self-esteem predicts positive affect directly and self-efficacy indirectly:

A 10-year longitudinal study. Cognition and Emotion, 36(6), 1211-1217.

Krejcie, R. V., & Morgan, D. W. (1970). Determining sample size for research activities.

Educational and Psychological Measurement, 30(3), 607–610.

Kurniawan, M. R., Arif, E., & Asmawi, A. (2021). Hubungan antara konsep diri, kepercayaan

diri dengan kemampuan komunikasi interpersonal dalam proses pembelajaran pada

mahasiswa. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 4(1), 485

Li, Y., & Guo, K. (2023). Research on the relationship between physical activity, sleep quality,

psychological resilience, and social adaptation among Chinese college students: A cross

sectional study. Frontiers in Psychology, 14, Article 1104897.

Mega, E. (2023). Memperkuat Kepercayaan Diri: Motivasi Meningkatkan Rasa Percaya Diri.

(G. Irwan, Ed.). Yogyakarta: Cahaya Harapan.

Murdana, K. Y., & Kamanitra, R. P. S. (2022). Upaya meningkatkan kepercayaan diri pemuda

Buddhis Kecamatan Pesanggaran dan Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi,

dengan metode living values education. Jurnal Nyanadassana: Jurnal Penelitian

Pendidikan, Sosial dan Keagamaan, 1(1), 75–90.

Mutmainnah. (2019). Lingkungan dan perkembangan anak usia dini dilihat dari perspektif

psikologi. Gender Equality: International Journal of Child and Gender Studies, 5(2), 15.

Nadiah, S., Nadhirah, N. A., & Fahriza, I. (2021). Hubungan faktor perkembangan psikososial

dengan identitas vokasional pada remaja Akhir. Quanta Journal, 5(1), 21–29.

Petersen, K. J., Qualter, P., Humphrey, N., Damsgaard, M. T., & Madsen, K. R. (2023). With

a little help from my friends: Profiles of perceived social support and their associations

with adolescent mental health. Journal of Child and Family Studies, 32, 3430–3446.

Potterton, R., Austin, A., Robinson, L., Webb, H., Allen, K. L., & Schmidt, U. (2022). Identity

development and social-emotional disorders during adolescence and emerging adulthood:

A systematic review and meta-analysis. Journal of Youth and Adolescence, 51(1), 16-29.

Pramesty, M. P., & Suratno, I. B. (2021). Hubungan rasa percaya diri, perhatian guru, dan

dukungan teman sebaya dengan keaktifan belajar siswa di kelas. Jurnal Pendidikan

Ekonomi dan Akuntansi, 15(1), 1–10.

Rais, M. R. (2022). Kepercayaan diri (self confidence) dan perkembangannya pada remaja. Al

Irsyad: Jurnal Pendidikan dan Konseling, 12(1), 40–47.

Rodríguez-Fernández, A., Izar-de-la-Fuente, I., Escalante, N., & Azpiazu, L. (2021). Perceived

social support for a sustainable adolescence: A theoretical model of its sources and types.

Sustainability, 13(10), 5657.

Santrock, J. W. (2003). Adolescence : Perkembangan Remaja. (W. C. Kristiaji & Y. Sumiharti,

Ed., S. B. Adelar, Trans.). Jakarta: Erlangga.

Santrock, J. W. (2019). Adolescence, Seventeenth Edition. New York: McGraw-Hill Education.

Sarafino, E. P., Smith, T. W., King, D. B., & De Longis, A. (2020). Health Psychology:

Biopsychosocial Interactions. Wiley.

Savira, S. I. (2021). Hubungan antara konsep diri dan kepercayaan diri dengan intensitas

penggunaan media sosial sebagai moderator pada mahasiswa Psikologi Universitas Negeri

Surabaya. Ejournal Unesa, 8(2).

Sensoy Bahar, O., Byansi, W., Nartey, P. B., Ibrahim, A., Boateng, A., Kumbelim, K.,

Nabunya, P., McKay, M. M., & Ssewamala, F. M. (2024). Self-esteem and self-concept

as correlates of life satisfaction and attitudes toward school among Ghanaian girls. Journal

of Research on Adolescence, 34(1), 185-191.

Tsang, S. K. M., Hui, E. K. P., & Law, B. C. M. (2012). Self-efficacy as a positive youth

development construct: A conceptual review. The Scientific World Journal, Article

Ulfah, M. M., & Winata, W. (2021). Pengaruh verbal abuse terhadap kepercayaan diri siswa.

Instruksional, 2(2), 123–127.

Widyana, A. I., & Sarwono, R. B. (2023). Peran konsep diri dalam membentuk kepercayaan

diri mahasiswa. Solution: Journal of Counselling and Personal Development, 5(1), 26

Yuan, W., Xie, Z., Dong, P., & Yang, Y. (2022). Linking perceived social support to self

esteem and social integration among adolescents with visual impairment: A cross-lagged

study. Frontiers in Psychology, 13, 1054857.




DOI: https://doi.org/10.17509/insight.v9i2.91751

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT: is published by study program

of Psychology UPI Bandung, West Java, Indonesia.

 Lisensi Creative Commons

JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT of Indonesia University of Education disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Berdasarkan ciptaan pada http://ejournal.upi.edu/index.php/insight/.