KAJIAN KONSEP BIOPHILIC PADA BANGUNAN HUNIAN VERTIKAL

Diana Azkiawati

Abstract


Abstract: The concept of biophilic is a concept that pays attention to the relationship between natural surrounding with user’s psychology. The application of the biophilic concept is expected to create a condition or atmosphere where people do not feel stressed and reduce one’s stress level. The advantage of applying the biophilic concept to a residence is to create a healthier condition for people who are mentally healthy. Therefore, the authors raise a study entitled “Biophilic Concept Studies in Vertical Residential Buildings”. This research was conducted in studies namely, Kollektiv Hotel, Bandung by using descriptive analysis by emphasizing the facts or the truth of the data obtained. The method in this study uses a descriptive approach that is to reveal the situation or situation that occurs when the research is ongoing. Based on observations made, it is known that biophilic architecture can be applied by connecting natural elements with their usage.

Keywords: Biophilic concept, occupancy, user’s psychology

 

Abstrak: Konsep biophilic merupakan konsep yang memperhatikan hubungan antara alam sekitar dengan psikologis pengguna Penerapan konsep biophilic diharap dapat menciptakan kondisi atau suasana dimana masyarakat tidak merasa stress serta mengurangi tingkat kestresan seseorang. Keuntungan menerapkan konsep biophilic terhadap hunian adalah menciptakan kondisi masyarakat yang lebih sehat secara mental Oleh karena itu, penulis mengangkat penelitian yang berjudul “Kajian Konsep Biophilic Pada Bangunan Hunian Vertikal”. Penelitian ini dilakukan pada studi kasus yaitu, Kollektiv Hotel, Bandung menggunakan analisis deskriptif dengan menekankan fakta atau kebenaran data yang didapat. Metode pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan deskriptif yaitu mengungkapkan keadaan atau situasi yang terjadi saat penelitian sedang berlangsung. Berdasarkan observasi yang dilakukan, diketahui bahwa arsitektur biophilic dapat diterapkan dengan menghubungkan elemen-elemen alam dengan penggunannya.

Kata Kunci: Konsep biophilic, Hunian, Psikologis Pengguna



Full Text:

PDF

References


Almusaed, Amjad. (2011). Biophilic and Bioclimatic Architecture Analitical Therapy for the Next Generation of Passive Sustainable Architecture (1 ed.). London: Springer- Verlag London. doi:10.1007/978-1-84996-534-7

Browning, W.D., Ryan, C.O., Clancy, J.O. (2014). 14 PATTERNS OF BIOPHILIC DESAIN IMPROVING HEALTY & WELL-BEING IN THE BUILT ENVIRONMENT. New York NY | Washington DC: Terrapin Bright Green LLC.

Cahyawati, P. (2019). Perancangan Sekolah Alam di Kabupaten Malam dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik. Surabaya: Universitas Islam Negeri Sunan Ampel .

Fahrurozi, I. (2019). Perpustakaan Umum dengan Ppendekatan Konsep Biofilik di Kabupaten Pekalongan. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Hadny, A. N. (2017). Penerapan Teori Biophilic Desain dalam Strategi Perancangan Sekolah Alam sebagai Saran Pendidikan Dasar di Karanganyar. Jurnal Ilmiah Arsitektur dan Lingkungan Binaan Vol 15, No 2.

Priatman, J. (2012). "Konsep Desain Biophilia" sebagai Dimensi Hijau pada Arsitektur Empatik. Seminar Nasional Menuju Arsitektur Berempati, pp 35-45.

Rahmasari, K. &. (2017). Pendekatan Biophilic untuk Meningkatkan Kualitas Ruang pada Perkantoran Vertikal. Jurnal Sains & Seni ITS Vol 6. No2, G60-G64.

Romadhani, I. S. (2017). Desain Ruang Relaksasi untuk Stress di Perkotaan dengan Penerapan Biophilic Design. JURNAL SAINS DAN SENI POMITS Vol 6, No 2, G104-g107.

Safitri, Z. (2017). Perancangan Pusat Kesehatan Kulit di Kota Malang dengan Pendekatan Arsitektur Biofilik. Malang: UIN Maulana Malik Ibrahim.

Yvonna S. Lincoln, Egon G. Guba. (1985). NATURALISTIC INQUIRY. London: SAGE Publications, Inc




DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v3i2.24448

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Diana Azkiawati