PENGARUH NUANSA ALAM DAN SIRKULASI UDARA TERHADAP SUASANA NYAMAN PADA HUNIAN
Abstract
Abstrak
Kenyamanan penghuni merupakan hal terpenting dalam sebuah perencanaan dan perancangan, karena hunian yang baik adalah hunian yang dapat membuat penghuni merasa nyaman tinggal di hunian yang ditinggalinya. Sebuah hunian bukan hanya dilihat dari segi kemewahan atau keindahan arsitektural dari bangunannya, melainkan ditentukan dari seberapa besar pengaruhnya bagi kehidupan penghuni. Ada berbagai macam factor yang dapat mempengaruhi kenyamanan pada sebuah hunian, salah satunya suasana yang diciptakan berdasarkan karakteristik hunian maupun berdasarkan factor interen penghuni. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh nuansa alam dan sirkulasi udara terhadap suasana nyaman pada hunian. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan metode pengumpulan data melalui kuisioner online yang bersifat tertutup dan dibagikan secara bebas (non-random sampling). Data yang dihasilkan dari kuisioner kemudian di analisis menggunakan software JMP Pro 13 dengan metode analisis regresi multivariat. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh yang sigifikan antara nuansa alam dan sirkulasi udara terhadap suasana nyaman pada hunian dengan perolehan prob>|t| = <,0001 dengan estimasi 0,57.
Kata kunci : Pengaruh, Hunian, Nuansa alam, Sirkulasi udara, Suasana nyaman.
Full Text:
PDFReferences
Aprita, D. R. (2020). Arsitektur Tropis Pada Tata Ruang Dan Permukiman Di Kampung Pulo
Garut. Jurnal Arsitektur ZONASI, 3(3), 313–321.
https://doi.org/10.17509/jaz.v3i3.26692
Creswell, John, W. 2008. Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods
Approaches. California: Sage Publications, Inc
Creswell, John, W. 2007. Qualitative Inquiry and Research Design: Choosing Among Five
Approaches. California: Sage Publications, Inc. Creswell, John, W. 2008. Research
Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches. California: Sage
Publications, Inc
Groat, L., & Wang, D. (2002). Architectural Research Methods. John Wiley and Sons, Inc.
Kaplan, Rachel. 2001. The Nature of The View From Home: Psychological Benefits.
Environment and Behavior. 33, 507-542.
Kaplan, Stephen. 1995. The Restorative Benefits of Nature: Toward an Integrative Framework.
Journal of Environmental Psychology. 15, 169-182.
Kencanasari, R. . V., Surahman, U., Permana, A. Y., dan Nugraha, H. D. (2020). Kondisi Kualitas
Udara Di Dalam Ruangan Pemukimanan Non-Kumuh Kota Bandung. Jurnal Arsitektur
ZONASI, 3(3), 235–245. https://doi.org/10.17509/jaz.v3i3.28134
Kumar, Ranjit. 2005. Research Metodology, A Step by Step Guide for Beginner. London: Sagec
Publications.
Mohamed Elsadeka, Binyi Liua, Zefeng Lian. 2019. Green façades: Their contribution to stress
recovery and well-being in highdensity cities. Urban Forestry & Urban Greening 46
(2019) 126446
Nathalie Michels, Fien De Witte, Eline Di Bisceglie, Maya Seynhaeve, Tori Vandebueri. 2020.
Green nature effect on stress response and stress eating in the lab: Color versus
environmental content. Environmental Research 193 (2021) 110589.
Permana, A. Y., Nurrahman, H., Permana, A. F. S., & Rahayu, S. (2021). Optimization of Microhouse Building Façade in Supporting the Net Zero Energy Buildings (Nze-Bs) Program for
Low-Cost Economics Communities in Bandung City, Indonesia. In Advanced Studies in
Efficient Environmental Design and City Planning. IEREK Interdisciplinary Series for
Sustainable Development.
Ronghua Wanga, Jingwei Zhaob, Michael J. Meitnerc, Yue Hua, Xiaolin Xua. 2019.
Characteristics of urban green spaces in relation to aesthetic preference and stress
recovery. Urban Forestry & Urban Greening 41 (2019) 6–13
Ulrich, R. S. (1983). Aesthetic and affective response to natural environment. In I. Altman & J.
Wohlwill (Eds), Human Behaviour and Environment: Vol. 6. Behaviour and Natural
Environment (pp. 85-125). DOI: 10.1007/978-1-4613-3539-9_4
Ulrich, R. S. (1984). View through a window may influence recovery, Science, 224(420), 420-
DOI: 10.1126/science.6143402
odhiya, Kusuma, Riska, Pengaruh Nuansa Alam dan Sirkulasi Udara terhadap Suasana Nyaman | 206
Ulrich, R. S. (1993). Biophilia, Biophobia and Natural Landscapes. In S. R. Kellert & E. O. Wilson
(Eds), The Biophilia Hypothesis (pp. 73-137). Washington, DC:Island Press.
Ulrich, R. S., Simons, R. F., Losito, B. D., Fiority, E., Miles, M. A., & Zelson, M. (1991). Stress
recovery during exposure to natural and urban environments. Journal of Environmental
Psychology, 11(3), 201-230. DOI: 10.1016/S0272-4944(05)80184-7
Vidiyanti, C., Siswanto, R., & Ramadhan, F. (2020). Pengaruh bukaan terhadap pencahayaan alami dan
penghawaan alami pada masjid al ahdhar bekasi. Jurnal Arsitektur Zonasi, 3(1), 20–33.
Wijaya, I. K. M. (2019). Konsepsi Natah Dan Lebuh Sebagai “Ruang Keseimbangan” Dalam Arsitektur
Tradisional Bali. Jurnal Arsitektur ZONASI,
DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v6i2.47925
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2024 Ishthifa Robbi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



