INKULTURASI BUDAYA JAWA DAN TIONGHOA PADA ELEMEN ARSITEKTUR KELENTENG GONDOMANAN, YOGYAKARTA
Abstract
Yogyakarta, sebagai pusat kebudayaan Jawa, memiliki kekayaan arsitektur yang beragam. Salah satu yang menarik adalah inkulturasi arsitektur Jawa pada bangunan peribadatan kelenteng. Klenteng Gondomanan, salah satu kelenteng tertua di Yogyakarta, merupakan contoh menarik bagaimana arsitektur Jawa dipadukan dengan elemen arsitektur Tionghoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gaya arsitektur yang terdapat di Kelenteng Gondomanan melalui analisis elemen arsitektur bangunannya. Metode penelitian menerapkan studi pustaka, pengamatan lapangan, serta analisis foto. Berdasarkan temuan yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa Klenteng Gondomanan memiliki gaya arsitektur Jawa-Tionghoa yang terlihat dari penggunaan elemen arsitektur Jawa seperti joglo, pendopo, dan atap tumpang tiga, serta elemen arsitektur Tionghoa seperti ornamen naga, phoenix, dan huruf kanji. Inkulturasi arsitektur Jawa pada Kelenteng Gondomanan mencerminkan akulturasi budaya Tionghoa dan Jawa di Yogyakarta. Kelenteng ini menjadi bukti nyata bagaimana kedua budaya saling berinteraksi dan menghasilkan karya arsitektur yang indah dan bernilai sejarah tinggi.
Full Text:
PDFReferences
Cangianto, A. (2022). Chinese Temples and Buddhism Unite In Harmony. Jurnal
Nyanadassana: Jurnal Penelitian Pendidikan, Sosial Dan Keagamaan, 1(2), 107–119.
https://doi.org/10.59291/jnd.v1i2.15
Ginting, N., Marpaung, B. O. Y., & Maspuri, I. S. (2020). Study of building arrangements in the
old city corridor of Tanjung Pura. IOP Conference Series: Earth and Environmental
Science, 452(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/452/1/012144
Hartati, C. D. (2023). The Dependence of Javanese Culture in Chinese Temple Ceremony.
Humaniora, 14(2), 181–188. https://doi.org/10.21512/humaniora.v14i2.8861
Indriastuty, H. R., Efendi, A. R., & Saipudin, A. I. (2020). Bangunan Masjid Agung Banten
Sebagai Studi Sosial Dan Budaya. Jurnal Pemikiran Pendidikan Dan Penelitian
Kesejarahan, 7.
Indrokisworo, F. B. (2017). Kajian Feng Shui Bangunan Kelenteng Studi Kasus Kelenteng
Poncowinatan Yogyakarta. E Journal Universitas Atma Jaya, 53(9), 1689–1699. http://ejournal.uajy.ac.id/id/eprint/11919
Jocelyna, M., Yuni, I., & Fivanda. (2020). The Application of Philosophical Meanings of Dragon
Ornaments in the Interior Design of Tay Kak Sie Temple in Semarang. 478(Ticash), 615–
https://doi.org/10.2991/assehr.k.201209.095
| Ju r n a l Ar s itektu r ZONAS I : V o lu me 7 No mo r 2 , Ju n i 2 0 2 4 Hal 531-546
K, A. M. (2012). STUDI KASUS PADA BANGUNAN STUDI KASUS PADA BANGUNAN RUMAH
IBADAT KELENTENG HOK LING MIAU, GONDOMANAN, JALAN BRIGJEND. KATAMSO
NO.3, YOGYAKARTA. E-Journal.Uajy.Ac.Id.
Khol, D. G. (1984). Chinese Architecture in the Straits Settlements and Western Malaya.
https://hub.hku.hk/R44qNl1U9S/eyJhbGciOiJIUzI1NiIsInR5cCI6IkpXVCJ9.eyJuYW1lIjoiN
Tc4Y2ZlODYxYzU5OTI4MmM4Njk3YzhlZDcwZDYwMGIzMyIsImVtYWlsIjoiNTc4Y2ZlODY
xYzU5YzJhZWRkNmY3NGRlZjYwMTYyMGIyZDBjYTFmZjBkMjY1ODk2ZjU1ZmQyODRhO
WE0M2FhODQ1IiwiaGFuZGxlIjoiMTA3MjIvMjkx
Kurniawan, H., Suprialna, N., Mulyana, A., & Yulifar, L. (2023). Public history of chinesejavanese harmony in yogyakarta for history learning with diversity insights. Paramita,
(1), 139–149. https://doi.org/10.15294/paramita.v33i1.35720
Laksmi, B. W. (2017). Masjid Agung Banten : Perpaduan Tiga Budaya dalam Satu Arsitektur.
A365–A368. https://doi.org/10.32315/sem.1.a365
Moedjiono. (2011). Ragam Hias Dan Warna Sebagai Simbol Dalam Arsitektur Cina. Modul,
(1), 17–22.
Moleong, Lexy J. (2000). Metoda kajian kualitatif (Bandung : Remaja Rosdakarya)
Nemeth, D. (2011). The Culture of Fengshui In Korea: An Exploration of East Asian Geomancy.
By Hong–key Yoon. Geographical Review. Journal of Geography, 14(7), 610–614.
https://doi.org/10.1080/00221341608986361
Nugraha, D. H., & Febrianty, D. (2015). Kawasan Permukiman Tionghoa dan Akulturasi di
Kampung Ketandan Yogyakarta. Seminar Nasional SCAN#6, 281–289.
Nunuk Giari Murwandani. (2007). Arsitektur-Interior Keraton Sumenep Sebagai Wujud
Komunikasi Dan Akulturasi Budaya Madura, Cina Dan Belanda. Dimensi Interior, 5(2),
–79. http://puslit2.petra.ac.id/ejournal/index.php/int/article/view/16878
Pane, I., Fachrudin, H., & Pane, P. (2021). Influence of Chinese culture on The Europe on The
Development of Mosques in Indonesia. Jurnal Scientia, 10(1), 109–116.
http://infor.seaninstitute.org/index.php/pendidikan/article/view/202
Regina, L. (2009). Perancangan Ulang Kompleks Kelenteng Hok An Kiong Muntilan. Skripsi,
Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
Rokib, M. (2019). One House Two Temples: The Ambivalence of Local Chinese Buddhism in
Yogyakarta, Indonesia. Kawalu: Journal of Local Culture, 6(1), 49.
https://doi.org/10.32678/kawalu.v6i1.2043
Sanoff, H. (2016). Visual research methods in design. In Visual Research Methods in Design.
https://doi.org/10.4324/9781315541822
Setyowati, E., Hardiman, G., Murtini, T. W., & Surya, V. R. V. (2017). MENGENAL LEBIH JAUH
MASJID ISLAM JAWA DALAM ARSITEKTUR MASJID PATHOK NEGORO (: Muhammad
Surya Pradana & E. Montana (eds.)). Gedung Galangpress Center.
Surakarta, D., Klenteng, D., Ling, F., Di, M., Santosa, S. C., Nugroho, M. D., Sn, S., Mulyono, G.,
Sn, S., Studi, P., Interior, D., Petra, U. K., & Siwalankerto, J. (2015). Studi Komparasi Pada
Interior Klenteng Tien Kok Sie Di Surakarta Dan Klenteng Fuk Ling Miao Di Yogyakarta
Ditinjau Dari Aspek Fengshui Dan Budaya Jawa. 3(2), 403–412.
Zhang, D. (2018). Cultural Symbols in Chinese Architecture 2 . Yin Yang Symbol in Chinese
Culture. 1(May), 1–19. https://doi.org/10.18282/adr.v1i1.556
DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v7i2.71414
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Kelly Lim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



