ECO-GREEN ARCHITECTURAL APPROACH IN THE DEVELOPMENT OF THE PULAU DATU TOURISM AREA WITHIN THE MERATUS GEOPARK

Jerry Christian Poli, Hendra Putra Dipanegara

Abstract


Pengembangan kawasan wisata berbasis alam mengalami peningkatan signifikan seiring meningkatnya kesadaran terhadap keberlanjutan lingkungan. Geopark Meratus memiliki potensi besar dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui integrasi aspek geologi, ekologi, dan budaya lokal. Salah satu kawasan yang berpotensi dikembangkan adalah Pulau Datu yang memiliki karakteristik lanskap pesisir, ekosistem alami, serta nilai historis dan religi. Namun, kondisi eksisting menunjukkan keterbatasan infrastruktur dan belum optimalnya penerapan prinsip arsitektur berkelanjutan, sehingga berpotensi menimbulkan degradasi lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan pendekatan arsitektur eco-green dalam pengembangan kawasan wisata Pulau Datu. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis melalui observasi lapangan, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui kajian kondisi eksisting, kesesuaian prinsip eco-green, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan eco-green mampu menjadi strategi yang efektif dalam mengintegrasikan aspek ekologis, sosial, dan ekonomi melalui efisiensi energi, pengelolaan air, penggunaan material ramah lingkungan, serta desain adaptif terhadap kondisi pesisir. Konsep perancangan yang dihasilkan meliputi pengembangan dermaga, jalur pedestrian, fasilitas sanitasi, dan kawasan religi berbasis keberlanjutan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan eco-green mampu meningkatkan kualitas kawasan wisata secara berkelanjutan serta menjaga keseimbangan ekosistem di Pulau Datu.

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.17509/jaz.v9i2.99169

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 Jerry Christian Poli, Hendra Putra Dipanegara

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.