PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN BERDASARKAN KURIKULUM SMK 2013 TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN SISTEM DAN INSTALASI REFRIGERASI

Raden M. H. K. Negara, Amay Suherman, Yayat Yayat

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh penggunaan modul pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 pada mata pelajaran sistem dan instalasi refrigerasi terhadap hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuasi ekperimen. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI jurusan Teknik Pendinginan dan Tata Udara SMKN 1 Cimahi sebanyak 70 orang.  Kuasi eksperimen dilakukan dengan menerapkan modul pembelajaran pada kelas eksperimen dan menggunakan bahan ajar (information sheet) pada kelas kontrol. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes, terdiri atas pre test dan post test. Hasil penelitian menunjukkan nilai pre tes dan post test kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Nilai N-gain kelompok eksperimen lebih baik dari kelompok kontrol. Hasil pengujian menunjukkan terdapat pengaruh penggunaan modul pembelajaran berdasarkan Kurikulum 2013 terhadap hasil belajar siswa. Kesimpulan penelitian ini bahwa modul yang sesuai dengan kurikulum dapat meningkatkan hasil belajar.


Keywords


modul pembelajaran; sistem refrigerasi; kurikulum 2013

Full Text:

PDF

References


Daryanto (2013). Menyusun Modul (Bahan Ajar untuk Persiapan Guru dalam Mengajar). Yogyakarta: Gava Media.

Hafsah, N.R.J., Rohendi, D., dan Purnawan. (2015). Penerapan Media Pembelajaran Modul Elektronik untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Teknologi Mekanik. Journal of Mechanical Engineering Education, 3(1),106-112.

Huda, M. (2014). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran, Isu-Isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Kamal, M., Wiharna, O., dan Komaro, M. (2017). Penerapan Modul dan Wall Chart untuk Meningkatkan Kompetensi Sistem Kopling. Journal of Mechanical Engineering Education, 4(1),101-107.

Lestari I. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: Akademia Permata.

Nilasari, E., Djatmika, E. T., dan Santoso, A. (2016). Pengaruh Penggunaan Modul Pembelajaran Kontekstual Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan. 1(7), 1399-1404.

Parmin dan Peniati, E. (2012). Pengembangan Modul Mata Kuliah Strategi Belajar Mengajar IPA Berbasis Hasil Penelitian Pembelajaran. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. 1(1), 8-15.

Prastowo, A. (2011). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Pers.

Sudjana, N. (2012). Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Lubis, M. S., Syahrul, R., dan Juita, N. (2015). Pengembangan Modul Pembelajaran Bahasa Indonesia Berbantuan Peta Pikiran Pada Materi Menulis Makalah Siswa Kelas XI SMA/MA. Jurnal Bahasa, Sastra dan Pembelajaran, 2(1), 16-28.

Sukmadinata, N. S. (2012). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Bandung: Refika Aditama.

Widodo dan Jasmadi. (2008). Panduan Menyusun Bahan Ajar Berbasis Kompetensi. Jakarta: Elex Media Komputindo.

Wena, M. (2011). Strategi Pembelajaran Inovatif Kontemporer: Suatu Tinjauan Konseptual Operasional. Bandung: Bumi Aksara.




DOI: https://doi.org/10.17509/jmee.v6i1.18244

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by:

ISSN: P 2356-4997

         E 2175-4734

 

View My Stats