PENERAPAN MODEL VCT (VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE) DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA CERITA DAERAH DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER PESERTA DIDIK

Vety Fitriani, Dadang Sundawa

Abstract


Research is moving on from the issue of th e behavior of learners wich displays the attitude that is not commendable, be less attention and enthusiastic in the learning process so that those conditions concern the researcher to know in depth about the importance of the creation of the character of learners. The approach used is the qualitative approach witj action research methods class. Based on the findings of there search result in the field through instruments of direct observation or interviews that the character formation learners positively impact the learning effectiveness againt PKn teachers can identify the behavior of learners, learns can analyse and disclose his opinion regarding media story area, learners understand the material presented by the teacher in the classroom. The VCT model affect the appearance of religiosity attitudes, honesty, intelligence, toughness, concern, democracy.

Keywords: Model VCT, media local story, character.

Full Text:

PDF

References


Abidin, Y. (2012). Pembelajaran Membaca Berbasis Pendidikan Karakter. Bandung: PT Refika Aditama.

Al Muchtar, S. (2008). Strategi Pembelajaran Pendidikan IPS. Bandung: SPS UPI.

Arsyad, A. (2011). Media Pembelajaran. Jakarta: PT Grafindo Persada.

Budimansyah, D. (2012). Penguatan Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Membangun Karakter Bangsa. Bandung: Widya Aksara Press.

Darmadi, H. (2009). Dasar Pendidikan Moral, Landasan Konsep Dasar dan Implementasi. Bandung: Alfabeta.

Daryono. (2008). Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djahiri, A Kosasih. (2006). Pendidikan Nilai Moral dalam Dimensi Pendidikan Kewarganegaraan: Menyambut 70 tahun Prof. Drs. H.A Kosasih Djahiri. Bandung: Laboratorium PKn FPIPS UPI.

Djahiri, K. (1985). Strategi Pengajaran Afektif Nilai Moral VCT dan Games dalam VCT. Bandung: Jurusan Pendidikan Moral dan Kewarganegaraan FPIPS IKIP.

Djahiri, K. (1992). Menelusuri Dunia Afektif Pendidikan Nilai dan Moral. Bandung: Lab PMPKN FPIPS IKIP Bandung.

Djahiri, K. (1992). Menelusuri Dunia Afektif Pendidikan Nilai dan Moral. Bandung: Lab PMPKN FPIPS IKIP Bandung.

Hamalik. (1994). Media Pembelajaran. Bandung: Citra Aditya Bakti.

Johnson, D. W. & Johnson, R. T. (2002). Meaningful Assessment: A. Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn and Bacon publisher.

Knirk, F. G. dan Gustafon, K. L. (1986). Instructional Technology A Systematic Satuan Pendidikan SD, SMP dan SMA. Yogyakarta: Pustaka Yustisia.

Koesoma, D. (2009). Pendidikan Karakter Di Zaman Keblinger. Jakarta: PT Grasindo.

Komalasari, K. (2011). “Pendidikan Karakter di Persekolahan China Dalam Pendidikan Karakter: Nilai Inti Bagi Upaya Pembinaan Kepribadian Bangsa. Bandung Widya Aksara Press.

Mulyasa, E. (2012). Manajemen Pendidikan Karakter. Jakarta: Bumi Aksara.

Said, H. dkk. (2010, hlm. 9) Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran Berdasarkan Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing Dan Karakter Bangsa, Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter.

Samani, M. dan Hariyanto. (2012). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sapriya. (2011). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.

Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.

Wahab, A. A. & Sapriya. (2011). Teori dan Landasan PKn. Bandung: Alfabeta.

Winarno. (2013). Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan: Isi, Strategi, dan Penilaian. Jakarta: Bumi Aksara.

Winataputra, U. S. & Budimansyah, D. (2007). Civic Education: Konteks, Landasan, Bahan Ajar, dan Kultur Kelas. Bandung: Prodi Pendidikan Kewarganegaraan. SPs, UPI.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Wiriaatmadja, R, (2009). Metode Penelitian Kelas, Untuk Meningkatkan Kinerja Guru dan Dosen. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.




DOI: https://doi.org/10.17509/jpis.v25i1.3669

Refbacks

  • There are currently no refbacks.