Struktur Wacana Percakapan dalam Program Obrolan Televisi

Nurul Aeni Fitriah, Yayat Sudaryat, Hernawan Hernawan

Abstract


Destructive activities in conversations such as interrupting the speech of an opponent can be negative habits of the speaker and are considered as one of the less ethical attitudes. The aims of the research are to describe the adjacency pairs, the interaction pattern of speaker, and turn-taking distribution markers in television talk show program. The method of this research is descriptive method with observes and record technique, and analysed by using an immediate constituent analysis in four episodes of “Milang Béntang” AKTV program. From the results of the research, the adjacency pair has been found are 379 data including eight standard pairs and four new pairs. The most common form of adjacency pairs is pairs of question-answers with 57% dominance. The interaction pattern of speaker found in 217 data including chain sequence patterns and circular circuit patterns. The interaction pattern of speakers is mostly a pattern of chain sequences with 93% dominance. Turn-taking distribution markers found in 401 data including the questions, orders, and statements. The most marker has been found is the questions marker with 54% dominance. From the results of the research, there has been found four new adjacency pairs including pairs of complain-recognition, praise-acceptance, praise-nonacceptance, and hope-acceptance.

Abstrak

Kegiatan destruktif dalam percakapan seperti menyela atau memotong pembicaraan mitra tutur dapat menjadi kebiasaan negatif para pelaku tuturan dan dianggap sebagai salah satu sikap yang kurang etis. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk pasangan berdekatan, pola interaksi penutur, dan penanda distribusi giliran berbicara dalam program obrolan televisi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan teknik simak catat serta studi pustaka yang dianalisis menggunakan teknik analisis unsur langsung pada empat episode acara “Milang Béntang” AKTV. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan sebanyak 379 data pasangan berdekatan yang meliputi delapan bentuk pasangan baku dan empat pasangan baru. Bentuk pasangan berdekatan paling banyak ialah pasangan pertanyaan-jawaban dengan dominasi 57%. Pola interaksi penutur yang ditemukan sebanyak 217 data mencakup pola rangkaian berantai dan pola rangkaian melingkar. Pola interaksi penutur paling banyak merupakan pola rangkaian berantai dengan dominasi 93%. Penanda distribusi giliran berbicara yang ditemukan sebanyak 401 data mencakup penanda dalam bentuk pertanyaan, perintah, dan pernyataan. Penanda distribusi giliran berbicara paling banyak merupakan penanda dalam bentuk pertanyaan dengan dominasi 54%. Dari hasil penelitian, ditemukan empat pasangan berdekatan khusus dalam kegiatan percakapan masyarakat Sunda yang meliputi pasangan keluhan-pengakuan, pujian-penerimaan, pujian-penolakan, dan harapan-persetujuan.


Keywords


giliran berbicara; pasangan berdekatan; pola interaksi.

Full Text:

PDF

References


Carlson, R. (1998). Don’t Sweat the Small Stuff: Jangan Membuat Masalah Kecil menjadi Masalah Besar. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Chaer, A., & Agustina, L. (2010). Sosiolinguistik: Perkenalan Awal. Jakarta: Rineka Cipta.

Danadibrata, R. A. (2015). Kamus Basa Sunda. Bandung: Panitia Penerbitan Kamus Basa Sunda (Gawé Bareng Kiblat Buku Utama jeung Universitas Padjadjaran).

Hidayat, R. (2018). Berkaca dari Najwa, Mengajari Anak Menjadi Pendengar yang Baik. Diakses 8 November 2018, dari web kompasiana: https://www.kompasiana.com/rachmatpapinerazijied/5a6aa127caf7db349f6b20c3/berkaca-dari-najwa-mengajari-anak-menjadi-pendengar-yang-baik

Hornby, A. S. (2000). Oxford Advanced Learner’s Dictionary. New York: Oxford University Press.

Lembaga Basa jeung Sastra Sunda. (2007). Kamus Umum Basa Sunda. Bandung: Geger Sunten.

Moleong, L. J. (2015). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Morissan. (2013). Teori Komunikasi: Individu hingga Massa (edisi pertama). Jakarta: Kencana.

Mudra, H. (2018). Adjacency Pairs as Uttered in the Conversations of Sofia Coppola’S Lost in Translation Movie Script. Humanus, 17(1), 126. https://doi.org/10.24036/humanus.v17i1.8050

Mustofa, A. (2010). Analisis Wacana Percakapan Debat TV ONE (Universitas Sebelas Maret). Diakses dari https://eprints.uns.ac.id/2843/1/164962601201202241.pdf

Mustofa, A. (2017). 4 Etika dalam Menginterupsi Ucapan Orang Lain. Diakses 8 November 2018, dari web techinasia: https://id.techinasia.com/etika-interupsi

Permatasari, I., Rudhito, M. A., & Sriyanto, H. J. (2011). P – 26 Interaksi Guru dan Siswa dalam Pembelajaran Matematika Topik Kaidah Pencacahan dengan Menggunakan Buku Ajar di Kelas XI IPA SMA Kolese De Britto. Dalam Seminar Nasional Matematika dan Pendidikan Matematika (pp. 978–979). Yogyakarta: FPMIPA, UNY.

Poole, S. Le. (1993). Ssstt! Jangan Katakan Tidak! Jakarta: Gunung Mulia.

Rauf, A. (2017). Analisis Wacana Percakapan Mata Najwa Metro TV. Jurnal Elektronik Fakultas Sastra Universitas Sam Ratulangi, 4(6), 1–15. Diakses dari http://www.albayan.ae

Richards, J. C., & Schmidt, R. (2002). Longman Dictionary of Language Teaching & Applied Linguistics. Diakses dari https://www.google.co.id/url?sa=t&source=web&rct=j&url=http://library.aceondo.net/ebooks/English_Language/dictionary_of_language_teaching_and_applied_linguistics.pdf&ved=2ahUKEwi7g6-L9ZTeAhVFK48KHc2sDvgQFjAAegQICBAB&usg=AOvVaw0vd0qvpf5si1C6T0FIsoe0

Sandy, G. (2018). Najwa Shihab, Pewawancara yang Kurang Beretika? Diakses 8 November 2018, dari web kompasiana: https://www.kompasiana.com/gapey-sandy/5a6a385ccf01b41350017912/najwa-shihab-pewawancara-kurang-beretika?page=all

Satjadbrata, R. (2005). Kamus Basa Sunda. Bandung: Kiblat Buku Utama.

Sudaryat, Y. (2016). Wacana Pragmatik Basa Sunda. Bandung: UPI Press.

Sudaryat, Y., Prawirasumantri, A., & Yudibrata, K. (2013). Tata Basa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.

Susanti, R. (2013). Penerapan Pendidikan Karakter di Kalangan Mahasiswa. AL-Ta Lim, 20(3), 480. https://doi.org/10.15548/jt.v20i3.46

Tan, M. G. (1979). Masalah Perencanaan Penelitian. Dina Metode-Metode Penelitian Masyarakat (hlm. 42). Jakarta: Gramedia.

Ulfa, R. (2017). Analisis Kohesi Gramatikal dalam Rubrik “Pendidikan” Surat Kabar Jawa Pos Edisi Desember 2014 (Universitas Muhammadiyah Malang). Diaksés tina http://eprints.umm.ac.id/35962/3/jiptummpp-gdl-rusdiyanau-47803-3-babii.pdf

Yusandra, T. F. (2017). Struktur Percakapan dalam Teks Drama Anggun Nan Tongga Karya Wisran Hadi. Jurnal Kata, 1(2), 117–130. Diakses dari http://ejournal.kopertis10.or.id/index.php/kata/article/viewFile/2112/826




DOI: https://doi.org/10.17509/jlb.v11i2.29149

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 LOKABASA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

View My Stats

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.