Pemanfaatan Limbah Tekstil (Upcycling) sebagai Upaya Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan di Kalangan Mahasiswa
Abstract
ABSTRACT
The fast fashion industry for now has fueled a surge in global textile waste, with only 1% of waste being recycled into new clothing. The resulting environmental impact has led to a growing campaign for sustainable fashion. Among university students, thrifting is popular as part of sustainable fashion, although in reality, it is driven more by lifestyle trends than environmental awareness. This study point is to analyze students' awareness of textile waste and examine the role of education and innovation in upcycling as a sustainable management solution. The research method used was descriptive quantitative, with questionnaires distributed to students. The results indicate a gap between student knowledge and behavior. Although the indicator of environmental impact knowledge is very high (91%), actual waste management practices are still quite low (around 73.8-74%). Therefore, an educational approach is needed that is not only theoretical but also practical through the provision of facilities, development of upcycling-based products, and the effective use of visual media to encourage students to be more active in managing textile waste creatively and responsibly.
Keywords: Textile Waste; Upcycling; Students; Environmental Awareness Composites.
ABSTRAK
Industri fast fashion saat ini telah memicu lonjakan limbah tekstil global, di mana hanya 1% limbah yang berhasil didaur ulang menjadi pakaian baru. Dengan dampak lingkungan yang dihasilkan, kampanye mengenai sustainable fashion pun mulai marak disuarakan. Di kalangan mahasiswa, tren thrifting populer sebagai bagian dari sustainable fashion, meskipun realitanya lebih didorong oleh tren gaya hidup dibandingkan kesadaran lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesadaran mahasiswa terhadap limbah tekstil dan mengkaji peran edukasi serta inovasi upcycling sebagai solusi pengelolaan berkelanjutan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan penyebaran angket kepada mahasiswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan antara pengetahuan dan perilaku mahasiswa. Meskipun indikator pengetahuan dampak lingkungan sangat tinggi (91%), namun pada praktik pengelolaan limbahnya secara nyata masih cukup rendah sekitar (73,8-74%). Oleh karena itu, diperlukan pendekatan edukasi yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif melalui penyediaan sarana, pengembangan produk berbasis upcycling, serta pemanfaatan media visual yang efektif agar mahasiswa dapat lebih aktif dalam mengelola limbah tekstil secara kreatif dan bertanggung jawab.
Kata Kunci: Limbah Tekstil; Upcycling; Mahasiswa; Kesadaran Lingkungan; Komposit.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Albab, W. U., Mardiah, A. R., Ranjani, G., Karina, G. D., & Safitri, M. N. (2024). Pengaruh Industri Fast Fashion Terhadap Pencemaran Lingkungan dan Penurunan Keadilan Antar Generas. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), Vol. 5 No.3.
Bagali M., & Somasegaran. (2025). Environmental Impact of Textile Waste. Dayananda Sagar University, 53–57.
Br Nainggolan, J. R., Parlinggoman Telaumbanua, A., Septiara Sembiring, D. D., Sinaga, K. B., P. Manulang, T. A., Elfrida Rolita Simajuntak, A., Simbolon, M. L., Hotdina, Gultom, C. O. F., & Br Ginting, R. (2024). Keterkaitan Kesadaran Lingkungan dan Aksi Masyarakat dalam Pengelolaan Kebersihan Desa Hutapaung Utara. Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Jurnal Pelayanan Dan Pemberdayaan Masyarakat, Vol. 1 No. 2, 67–72.
Fadila, N. N., Alifah, R., & Faristiana, A. R. (2023). Fenomena Thrifting yang Populer di Kalangan Mahasiswa. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, Vol. 1 No. 3, 278–291.
Febriansyah D., V., Baihaqie Matondang, A., Muhammad Adhar, W., Titis Ardiyani, Q., Shabrina, N., Haidar Adji Priangga, A., Nurmasyithah, S., Aulia Zahra, N., & Sugiat, Y. (2025). POTENSI PENGOLAHAN SAMPAH ANORGANIK MENJADI PRODUK KREATIF. Seminar Nasional Pariwisata Dan Kewirausahaan, Vol. 4.
Gustav Sandin, & Greg M. Peters. (2018). Environmental Impact of Textile Reuse and Recycling. Jurnal of Cleaner Production, Vol. 184, 353–365.
Hodgkinson, Savannalee, Hoogendorn, & Gijsbert. (n.d.). Thrifting as a sustainable form of fashion consumption in South Africa. Journal of Consumer Sciences, Vol. 5, 1–11.
Jholanda, & Anwar, A. (2025). SUSTAINABLE FASHION: FENOMENA THRIFTING DAN PERAN SUBSEKTOR FASHION TERHADAP PEREKONOMIAN INDONESIA. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, Vol. 6 No.1.
Kamble Z., & Behera B. K. (2021). Upcycling Textile Waste: Challenges and Innovations. Textile Progress, Vol. 53 No.2, 65–122.
Nabila, A., & Zulkarnain. (2025). Tingkat Kesadaran Lingkungan Mahasiswa: Studi Deskriptif tentang Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan Pro-lingkungan terkait UMKM. Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, Vol. 13 No. 2, 78–88.
Syahroni, M. I. (2022). PROSEDUR PENELITIAN KUANTITATIF. Jurnal Al-Musthafa STIT Al-Aziziyah Lombok Barat.
Tummino, M. L., Varesano A., & Copani G. (n.d.). A Glance at Novel Materials, from the Textile World to Environmental Remediation. J. Polym Environ, 31.
Ulul Albab, W., Rabiki Mardiah, A., Ranjani, G., Donna Karina, G., & Safitri, M. N. (2024). Pengaruh Industri Fast Fashion Terhadap Pencemaran Lingkungan dan Penurunan Keadilan Antar Generasi. Indonesian Journal of Criminal Law and Criminology (IJCLC), Vol. 5 No. 3, 94–103.
Yuni D., N. K. (2025). STRATEGI KONSUMSI BERKELANJUTAN GEN Z MELALUI GAYA HIDUP GREEN FASHION TERHADAP FAST FASHION. Prosiding Pendidikan Teknik Busana, Vol. 20 No. 1.
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Jurnal Pecinta Alam dan Lingkungan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0

