Penggunaan Model Means Ends Analysis (MEA) untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa pada Materi Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan

Erpini Sakinah, Hodidjah Hodidjah, Dindin Abdul Muiz Lidinillah

Abstract


Dalam pembelajaran matematika kemampuan berpikir kritis sangat dibutuhkan dalam proses memahami konsep, menganalisa masalah dan menentukan solusi yang tepat dari sebuah permasalahan matematika. Kenyataan di lapangan menunjukkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas V pada materi penjumlahan dan pengurangan pecahan berada pada kategori rendah. Hal ini disebabkan siswa tidak diberikan kesempatan untuk mengerjakan soal-soal analisis yang dapat melatih kemampuan berpikir kritis. Salah satu solusi yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan menggunakan model pembelajaran Means Ends Analysis (MEA). Model MEA dapat diartikan sebagai strategi untuk menganalisis suatu permasalahan melalui berbagai cara untuk mencapai tujuan akhir yang diinginkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perbedaan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model MEA dengan siswa yang tidak menggunakan model MEA dan mendeskripsikan perbedaan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa yang menggunakan model MEA dengan siswa yang tidak menggunakan model MEA. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif, desain penelitian kuasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SDN 1 Nagarawangi dengan sampel kelas V-B sebagai kelas eksperimen dan kelas V-C sebagai kelas kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes kemampuan berpikir kritis matematis. Kemampuan awal kedua kelompok sebelum diberi perlakuan sama. Hasil uji beda rata-rata skor posttest kedua kelompok menunjukkan perbedaan yang signifikan, sedangkan hasil uji beda rata-rata skor N-gain menunjukkan peningkatan kemampuan berpikir kritis matematis siswa di kelas eksperimen lebih baik dibandingkan siswa kelas kontrol. Peneliti merekomendasikan model MEA sebagai salah satu model yang digunakan untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis matematis siswa.

Keywords


pembelajaran matematika, kemampuan berpikir kritis matematis, model Means Ends Analysis

Full Text:

PDF

References


Heruman. (2014). Model Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar. Bandung : Remaja Rosdakarya.

Mahmuzah, R. (2015). Peningkatan Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa SMP Melalui Pendekatan Problem Posing. Jurnal Peluang, Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Serambi Mekkah. Vol. 4 (1), hlm. 64-72.

Permendiknas No. 22 (2006). Standar Isi Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta : Kemendiknas

OECD. 2016. Programme For International Student Assessment (PISA). https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/1054

Aeni, L., Novisita, R. & Tri, NHY. (2014). Pengaruh Pembelajaran Means-Ends Analysis dengan Setting Belajar Kelompok Pada Mata Pelajaran Matematika Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Matematis Siswa Kelas VII SMP Negeri 3 Tuntang.Artikel Jurnal, FKIP Universitas Kristen Satya Wacana , hlm. 1-13.

Huda, M. (2015). Model-Model Pengajaran dan Pembelajaran. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
©All rights reserved 2017. Jurnal PEDADIDAKTIKA: Jurnal Ilmiah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, ; 2406-8705 (print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage http://pgsd-tasikmalaya.upi.edu/

Email pgsd_tasik@upi.edu