PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN TEMATIK BERBASIS PERMAINAN TRADISIONAL DAN BERORIENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK

Sekar Purbarini Kawuryan

Abstract


Depelopment of Thematic Learning Model Based on Traditional Games and Scientific Approch Oriented. This study aims to produce a prototype model of the traditional game based thematic learning and scientific-oriented approach. The method used is research and development (R & D). The subjects were teachers and students of class IV, and the headmaster of the city of Yogyakarta, Sleman and Bantul. Purposive sample was taken based on the curriculum used in schools, namely curriculum 2013. Data
collection techniques using observation, interviews, documentary studies,
literature, and the panel group discussion. The results showed that the
component prototype design study model developed consists of: (1) theme, (2) subtema, (3) learning objectives, (4) the subject matter of traditional games related to the theme and subthemes in accordance with the basic competencies and indicators , (5) learning activities that mengintegrasian traditional game nuanced thematic integrative, focused on the application of contextual, creative tasks, interactions participatory oriented scientific and active involvement, (6) media sources and diverse learning and contextual, and (7) the component assessment emphasizes the assessment process and results.

 

Pengembangan Model Pembelajaran Tematik berbasis Permainan Tradisional dan Berorientasi Pendekatan Saintifik. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan prototype model pembelajaran tematik berbasis permainan tradisional dan berorientasi scientific approach. Metode
yang digunakan adalah research and development (R & D). Subjek penelitian adalah guru dan siswa kelas IV serta kepala sekolah dari Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul. Sampel diambil secara purposive didasarkan pada kurikulum yang digunakan di sekolah, yaitu Kurikulum 2013. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, studi dokumentasi, studi pustaka, dan panel group discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen desain prototype model pembelajaran yang dikembangkan terdiri atas: (1) tema, (2) subtema, ( 3 ) tujuan pembelajaran, (4) materi pokok tentang permainan tradisional yang dikaitkan dengan tema dan subtema sesuai dengan kompetensi dasar dan indikator, (5) kegiatan pembelajaran yang mengintegrasian permainan tradisional bernuansa tematik integratif, difokuskan pada aplikasi kontekstual, tugas kreatif, interaksi partisipatif berorientasi saintifik, dan keterlibatan aktif, ( 6 ) sumber dan media pembelajaran yang beragam dan kontekstual, serta (7) komponen penilaian yang menekankan penilaian proses dan hasil.


Keywords


model pembelajaran tematik; permainan tradisional; scientific approach

Full Text:

PDF

References


Ahmad, Y. (1980). Permainan Rakyat Daerah Istimewa Yogyakarta.Yogyakarta:

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Alexon & Nana, S, S. (2010). Pengembangan Model Pembelajaran Terpadu Berbasis

Budaya Untuk Meningkatkan Apresiasi Siswa Terhadap Budaya Lokal .

Yogyakarta: Jurnal Cakrawala Pendidikan, Juni 2010, Th. XXIX, No. 2.

Borg, Walter, dkk. (1983). Educational Research : An Introduction Fourth Edition,

New York : Longeman.

Funderstanding, (2011), Thematic Instruction, [Online]. Diakses dari:

www.funderstanding.com/educators/thematic-instruction/

Hadisukatno, S. (1970). Permainan Kanak-kanak sebagai alat Pendidikan. Buku

Peringatan Taman Siswa 30 tahun 1922-1952. Yogyakarta: Majelis Luhur

Persatuan Taman Siswa.

Hutcheon, L. (2006). A Theory of Adaptation. New York: Routledge.

Nana, S, S. (2004). Kurikulum dan Pembelajaran Kompetensi. Yayasan Kusuma Karya

Bandung.

Pusat Kurikulum. (2006). Panduan Model Pembelajaran Tematik. Jakarta: Pusat

Kurikulum, Balitbang, Depdiknas.

Sisdiknas. (2012-b). Tidak Menghapus Mata Pelajaran,

kemdikbud.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum 2013-3.

Sisdiknas. (2012c). Uji Publik Kurikulum 2013: Penyederhanaan, Tematik-Integratif,

www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/uji-publik-kurikulum-2013-1.

Sukandi, dkk. (2001). Belajar Aktif dan Terpadu. Surabaya: Duta Graha Pustaka.

Slavin, Robert E. 2006, Educational Psychology, Theorv and Practice Eight Edition,

New York: Pearson.

T. Raka Joni. (1996). Pembelajaran Terpadu. Jakarta: Depdikbud.

Venny, I, E. (2012). Analisis Budi Pekerti dalam Manuskrip Dolanan Bocah Koleksi

Museum Sanabudaya Yogyakarta. Laporan penelitian, tidak diterbitkan.

Widodo. (2010). Lelagon Dolanan Anak dan Pendidikan Karakter.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by: