WaPFi (Wahana Pendidikan Fisika)

Reader Comments

5 Suksesor Potensial Jose Mourinho di MU

by ratul monal (2018-10-01)


Isu keberangkatan Jose Mourinho dari Setan Merah masih terus berhembus santer. Pelatih dari Portugal ini memang tengah menderita periode sukar di Old Trafford. Setan Merah belum lama kalah sangat memalukan di kampanye musim ini. Mereka disingkirkan kesebelasan Championship, Derby County di turnamen Carabao Cup.

Pencapaian negatif itu sepertinya membikin para fans Red Devils mulai geram. Sekarang banyak fans United yang meminta Mourinho mengundurkan diri dari jabatannya. United memang sulit mendapatkan pelatih yang ideal usai keberangkatan Sir Alex Ferguson pada 2013. Bukanlah tak mungkin Mourinho bakal bernasib serupa sebagaimana pendahulunya.

Berikut 5 pelatih yang kemungkinan bakal sebagai pengganti Mourinho di Old Trafford menurut Sportskeeda yang diposting ulang oleh situs prediksi bola.

Laurent Blanc - Nama Laurent Blanc terus muncul tiap kali lowongan job pelatih di Old Trafford dimulai. Tapi, pemberitaan itu tak pernah jadi kenyataan. Blanc amat gemilang, bagus jadi pemain dan pelatih. Dia meraih Piala Dunia bareng Prancis di tahun 1998 serta selanjutnya meraih 3 piala Ligue 1 beruntun bersama PSG antar 2013 kemudian 2016. Blanc pun sempat memperkuat United di awal tahun 2000-an. Dia gantung sepatu dari sepak bola di tahun 2003 usai melakoni laga terakhirnya buat Setan Merah.

Diego Simeone - Website berita bola yang juga sering mengabarkan berita MotoGP mengatakan, pencapaian Diego Simeone bersama Atletico Madrid amat mengesankan. Bekas bintang internasional Argentina ini sukses membuat Atletico menjadi satu dari sekian banyak tim top di sepak bola Spanyol serta telah meraih 7 piala di tim, mencakup 1 piala La Liga serta 2 Liga Europa. Walau Simeone tidak pernah berkarier di Inggris, gaya permainannya tentu bakal disambut oleh fans setia Setan Merah di Old Trafford. Dan masih menurut blog prediksi bola yang sama mengatakan, Simeone kemungkinan dapat membangun kembali kesuksesan Setan Merah di Liga Premier Inggris.

Arsene Wenger - Walau kebanyakan fans bakal menyaksikan penunjukan Arsene Wenger menjadi kemunduran untuk The Red Devils, lelaki dari Prancis itu memiliki segudang pengalaman. Wenger dengan cara konsisten sukses memegang Arsenal di peringkat 4 besar di ajang Liga Premier Inggris bahkan dengan anggaran yang setingkat lebih kecil ketimbang musuh terdekatnya. Ia pun bisa meyakinkan banyak pemain level dunia buat hadir menuju ke klub hingga kerap mengejutkan para fans serta para pemburu berita. Wenger telah lumayan sering melawan Manchester United. Walau kemungkinan takkan jadi suksesor untuk waktu lama apabila Mourinho harus angkat kaki, Wenger tentu bakal jadi suksesor yang kuat hingga penghujung kampanye musim ini.

Mauricio Pochettino - Pochettino kemungkinan tengah ada dibawah tekanan pada waktu ini usai Tottenham mendapat serangkaian pencapaian negatif serta keputusannya buat tak mendatangkan pemain sepanjang bursa transfer musim panas kemarin. Walaupun demikian, ia telah mengerjakan tugas yang mengesankan di tim. Livescore mencatat, Pochettino telah menyulap Spurs menjadi kesebelasan yang dapat kompetitif pada peringkat 4 besar di ajang Liga Inggris. Lebih lanjut, dia pun bisa meningkatkan peluang wonderkid yang tersedia di White Hart Lane. Spurs pastinya takkan menjual pelatih Argentina ini dengan gampang. MU rasa-rasanya harus merogoh koceknya dalam-dalam guna membeli Pochettino dari Tottenham.

Zinedine Zidane - Zidane mengagetkan dunia sepak bola saat dia pergi dari Real Madrid di bursa transfer musim panas kemarin usai membawa tim Spanyol memenangkan penghargaan Liga Champions ke 3 dengan cara berturut-turut. Semenjak saat itu, laki-laki dari Prancis tersebut amat santer dihubungkan dengan Setan Merah. Zidane melakukan tugas yang mengesankan di Madrid. Walau di kampanye musim terakhirnya di tim, Los Blancos sulit kompetitif dengan Barcelona di kompetisi La Liga Spanyol, link http://livescorebolas.com/soccer/champions-league mencatat mereka tengah dapat mempertahankan piala Liga Champions dengan menghajar Liverpool 3-1 pada laga pamungkas yang diselenggarakan di Kiev. Satu dari sekian banyak kecaman disangkakan pada Mourinho di dalam beberapa bulan terbaru adalah strateginya telah ketinggalan zaman. Madrid bimbingan Zidane dikenal lantaran pendekatan menyerangnya yang menarik serta dia dapat jadi jawaban yang dibutuhkan oleh bekas jawara Liga Inggris tersebut.

Cristiano Ronaldo Menjadi Pemain Terandal di Liga Italia walau Kembali Tidak Cetak Gol

Ujung tombak Juventus, Cristiano Ronaldo mulai memperlihatkan kapabilitas di Liga Italia Serie A, walau balik lagi tidak menyarangkan goal pada pertandingan melawan Napoli. Si Nyonya Tua mendapat hasil positif 3-1 vs Napoli di Allianz Stadium, Turin, pada hari Sabtu (29/9/2018) WIB.

Cristiano Ronaldo lagi-lagi absen menyarangkan goal seperti 4 pertandingan sebelumnya. Hat-trick Juventus dibuat oleh Mario Mandzukic pada menit ke 26 dan 49 serta Leonardo Bonucci pada menit ke 76.

Tapi, Ronaldo berhasil menyumbangkan 2 assist buat goal perdana Mandzukic serta Bonucci. Goal ke 2 Mandzukic pun gara-gara tendangan CR7 yang memantul sehabis membentur tiang gawang Napoli. Dengan tambahan 2 assist, sekarang Ronaldo mencatat total 4 assist sampai minggu ke 7 Liga Italia Serie A.

Berarti, superstar dari Portugal tersebut telah terlibat terciptanya tujuh gol untuk Si Nyonya Tua. Poin itu jadi kontribusi goal paling tinggi yang dibuat seorang bintang di Liga Italia Serie A sampai minggu ke 7.

Hal itu memperlihatkan jika Ronaldo jadi pesepakbola paling andal di dalam urusan goal dengan rata-rata terlibat di dalam proses 1 goal per pertandingan. Uniknya menurut admin ini, kontribusi CR7 pada pertandingan melawan Napoli melengkapi pencapaian sang bintang serta tim yang serba tujuh.

Bintang bernomor punggung tujuh ini terlibat di dalam tujuh goal serta membikin Juventus menjuarai tujuh pertandingan pertama Liga Italia Serie A kampanye musim ini. Ronaldo cuma enggak ambil bagian tidak terlibat di dalam proses goal di pertandingan pekan perdana serta ke 3 vs Chievo Verona dan Parma.