PENGGUNAAN METODE ROLE PLAYING DENGAN TEKNIK STORYTELLING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DAN KARAKTER PERCAYA DIRI PADA MATERI KEBERAGAMAN SUKU BANGSA DAN BUDAYA DI INDONESIA

Delfia Ikhlasiah Rahman, Nurdinah Hanifah, Maulana Maulana

Abstract


Pembentukan warga negara yang baik dibentuk dengan pemahaman dan karakter percaya diri melalui penggunaan metode pembelajaran role playing dengan teknik storytelling. Pemilihan metode dan teknik tersebut dilatarbelakangi oleh pemanfaatan jalur memori berganda, yaitu memori implisit dan eksplisit; pemrosesan informasi; serta imajinasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen murni dengan membandingkan hasil tes awal dan akhir pemahaman dan karakter percaya diri. Berdasarkan hasil uji-t (Independent Sampels t-test) diperoleh diperoleh P-Value (1-tailed) sebesar 0,3885 yang berindikasi bahwa tidak terdapat peningkatan pemahaman yang lebih baik di kelas eksperimen dibanding di kelas kontrol. Hasil uji tersebut diperkuat dengan persentase koefisien determinasi di kelas eksperimen sebesar 21,0681% dan nilai kontribusi determinasi di kelas kontrol, sebesar 67,7329%. Hal berbeda terjadi pada karakter percaya diri. Melalui uji  Mann-Whitney diperoleh P-Value (1-tailed) sebesar 0,011. Nilai tersebut berindikasi bahwa karakter percaya diri lebih meningkat di kelas eksperimen dibanding di kelas kontrol.

Kata Kunci: Metode Role Playing, Teknik Storytelling, Karakter Percaya Diri.


Full Text:

PDF

References


Samani, Muchlas dan Hariyanto. (2014). Konsep dan Model Pendidikan Karakter. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Jensen, E. (2008). Brain-based Learning (Pembelajaran Berbasis Kemampuan Otak): Cara Baru dalam Pengajaran dan Pelatihan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sukmadinata, N. S. (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya Offset.

Suryosubroto, B. (2009). Proses Belajar Mengajar di sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

Santrock, J. W. (2007). Perkembangan Anak: Edisi kesebelas. Jakarta: Erlangga.

Upton, P. (2012). Belajar cepat psikologi: Psikologi perkembangan. Jakarta: Erlangga.

Transition Year Curriculum Support Service. (2000). Supporting Active Teaching and Learning: Role play. [Online]. Diakses dari http://cmsold.pdst.ie/sites /default/files/Role%20Play %20Booklet.pdf

Malawi Institute of Education. (2004). Participatory Teaching and Learning: A Guide to Methods and Techniques. Malawi: Malawi Institute of Education. [Online]. Diakses dari http://www.equip123.net/equip1/mesa/ docs/ ParticipatoryTeachingLearning.pdf

Huda, M. (2013) Model-model Pengajaran dan Pembelajaran: Isu-isu Metodis dan Paradigmatis. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Virgin Care. (2013). A First Steps Guide to Improving Self-Esteem and Confidence. [Online]. Diakses dari http://firststeps-surrey.nhs.uk/wp-content/uploads /2013/12/Self_esteem__ confidence _booklet.pdf

Heriawan, A., Darmajari dan Senjaya, A. (2012). Metodologi Pembelajaran Kajian Teoritis Praktis: Model, Pendekatan, Strategi, Metode, dan Teknik Pembelajaran. Banten: LP3G (Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Profesi Guru).

Supriatna, N., Mulyani, S. dan Rokhayati, A. (2010). Pendidikan IPS SD. Bandung: UPI PRESS.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pena Ilmiah Licensed under a creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Copyright © 2016 Program Studi PGSD Kelas Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. All rights reserved.

e-ISSN 2540-9174