PENGARUH MODEL PROBLEM BASED LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF SISWA

Rizal Abdurrozak, Asep Kurnia Jayadinata, Isrok'atun Isrok'atun

Abstract


Fokus penelitian ini mengenai kemampuan berpikir kreatif siswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa sebagai akibat dari pembelajaran PBL. Penelitian ini merupakan penelitian kuasi eksperimen dengan pemilihan sampel melalui cara purposive sampling. Sampel yang diambil adalah kelas IV di SDN Paseh 2 dan SDN Legok 1. Instrumen penelitian menggunakan soal tes kemampuan berpikir kreatif dan hasil belajar, angket terbuka, lembar observasi keaktifan siswa dan kinerja guru, serta catatan lapangan. Analisis data menggunakan uji normalitas, uji Wilcoxon, uji Mann Whitney, uji Gain dan analisis data deskriptif. Analisis data ditinjau berdasarkan data keseluruhan hasil tes. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh 1) terdapat peningkatan kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model PBL, 2) terdapat peningkatan hasil belajar siswa dengan menggunakan model PBL, 3) kemampuan berpikir kreatif siswa dengan menggunakan model PBL lebih baik daripada menggunakan model konvensional, 4) terdapat faktor pendukung dan penghambat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif siswa.

Kata kunci: Model Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kreatif


References


• Arifin, Zainal. (2009). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.

• Hasanah, Aan dan Subandar, Jozua. (2010). Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kratif Siswa Sekolah Menengah Atas Melalui Pembelajaran Kontekstual Menekankan Pada Intuisi Matematis. E-Jurnal: hlm.177.

• Huda, Miftahul. (2013). Model-model Pengajaran dan Pembelajaran. Malang: Pustaka Pelajar.

• Iskandar. J. (2012). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif. [online] Tersedia di: www.repository.upi.edu/oprator/upload/s-mat-0700453-chapter2. Diakses 25 Februari 2016.

• Maulana. (2009). Memahami Hakikat, Variable,dan Instrumen Penelitian Pendidikan dengan Benar. Bandung: Learn2Live n Live2Learn.

• Mulyana, T. (2010). Kajian Pendekatan Induktif-Deduktif Dan Kemampuan Berpikir Kreatif. [Online]. Tersedia di: http://file.upi.edu/Direktori/FPMIPA/JUR.PEND.MATEMATIKA/195101061976031TATANGMULYANA/File_20_Kajian_Pendekatan_Induktif-Deduktif_%26.Kemampuan Berpikir Kreatif.pdf. Diakses 1 Maret 2016.

• Munandar. Utari. (2004). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta

• Nur. Mohamad. (2011). Model Pembelajaran Berdasarkan Masalah. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah UNESA.

• Siregar. E dan Nara, H (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: GI.

• Siswanto. J. dan Sohibi, M. (2012). Pengaruh Pembelajaran Berbasis Masalah dan Inkuiri Terbimbing terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Dan Kreatif Siswa. E. Jurnal: hlm. 135-144.

• Sujana. Atep. (2014). Pendidikan IPA Teori dan Praktik. Sumedang: Rizqi Press.

• TIMSS and PIRLS International Study Center. (2011).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pena Ilmiah Licensed under a creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0

Copyright © 2016 Program Studi PGSD Kelas Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Sumedang. All rights reserved.

e-ISSN 2540-9174