Pengaruh Variasi Massa Ragi Dalam Pembuatan Bioetanol Berbahan Dasar Air Cucian Beras dengan Hidrolisis Asam dan Enzimatik
Sari
Penelitian bertujuan untuk mengkaji pemanfaatan limbah air cucian beras sebagai bahan dasar pembuatan bioetanol. Tahapan penelitian meliputi pengukuran Total Dissolved Solid (TDS) air cucian beras, hidrolisis air cucian beras dengan hidrolisis asam dan enzimatik, pengukuran jumlah volume gas CO2 selama fermentasi, pengukuran pH sesudah fermentasi, uji iodoform sampel hasil fermentasi, dan uji kadar etanol sampel hasil fermentasi. Kadar etanol yang diperoleh dipengaruhi oleh variasi massa ragi dalam proses fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limbah air cucian beras dengan nilai TDS sebesar 693 ppm menghasilkan kadar etanol tertinggi sebesar 0,0869% pada penggunaan ragi sebanyak 5 gram. Kadar etanol menurun dengan peningkatan massa ragi menjadi 7 gram dan 9 gram, masing-masing menghasilkan 0,0802% dan 0,0792% etanol. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat titik optimal penggunaan ragi pada 5 gram untuk menghasilkan bioetanol dengan efisiensi tertinggi dari limbah air cucian beras.
Kata Kunci: Air cucian beras; bioetanol; fermentasi; kadar etanol; ragi saccharomyces cerevisiae.
Teks Lengkap:
PDFDOI: https://doi.org/10.17509/ci.v5i2.74139
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##