Peran Sekolah dalam Sosialisasi dan Fasilitasi Kartu Identitas Anak: Studi Literasi Administrasi Kependudukan sebagai Bagian Pendidikan Kewarganegaraan di Kabupaten Bogor
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini mengkaji peran sekolah sebagai agen literasi administrasi kependudukan dalam mendukung kepemilikan Kartu Identitas Anak (KIA) di Kabupaten Bogor. Meskipun KIA merupakan identitas resmi yang penting untuk akses layanan pendidikan dan kesehatan, kepemilikan KIA di Kabupaten Bogor baru mencapai 37,52%, jauh di bawah rata-rata Jawa Barat (58,35%). Penelitian kualitatif deskriptif ini melibatkan 12 informan dari Disdukcapil, sekolah, akademisi, dan masyarakat melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa sekolah belum optimal menjalankan fungsi edukatif dalam literasi administrasi kependudukan, dengan pemahaman komunitas sekolah tentang manfaat KIA masih rendah, integrasi KIA dalam sistem administrasi sekolah minimal, dan program sosialisasi terfragmentasi. Penelitian ini mengidentifikasi empat hambatan utama: (1) belum terintegrasinya literasi administrasi kependudukan dalam kurikulum Pendidikan Kewarganegaraan, (2) rendahnya pemahaman tenaga pendidik tentang pentingnya KIA, (3) keterbatasan kolaborasi sekolah-pemerintah daerah, dan (4) disparitas akses layanan antarwilayah. Novelty penelitian terletak pada perspektif pendidikan transformatif yang menempatkan sekolah sebagai agen perubahan sosial dalam literasi administrasi kependudukan. Strategi rekomendasi meliputi integrasi literasi administrasi kependudukan dalam pembelajaran PKn, penguatan kapasitas guru melalui pelatihan, pelembagaan kolaborasi sekolah-Disdukcapil, dan pengembangan ekosistem digital ramah sekolah. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori pendidikan kewarganegaraan kontekstual dan praktik literasi administrasi kependudukan berbasis sekolah untuk mendukung pemenuhan hak identitas anak secara inklusif dan berkelanjutan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adelman, H. S., & Taylor, L. (2006). The school leader's guide to student learning supports: New directions for addressing barriers to learning. Corwin Press.
Ansell, C., & Gash, A. (2008). Collaborative governance in theory and practice. Journal of Public Administration Research and Theory, 18(4), 543-571. https://doi.org/10.1093/jopart/mum032
Ardina, P., Anderson, I., & Sariani, D. (2025). Dinamika kesadaran hukum masyarakat Rantau Rasau terkait penerapan Kartu Identitas Anak. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(1), 23-30. https://doi.org/10.31571/jpkn.v9i1.7616
Banks, J. A. (2017). Failed citizenship and transformative civic education. Educational Researcher, 46(7), 366-377. https://doi.org/10.3102/0013189X17726741
Bennett, W. L., Wells, C., & Rank, A. (2009). Young citizens and civic learning: Two paradigms of citizenship in the digital age. Citizenship Studies, 13(2), 105-120. https://doi.org/10.1080/13621020902731116
Budimansyah, D. (2019). Penguatan pendidikan kewarganegaraan untuk membangun karakter bangsa. Widya Aksara Press.
Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319-340. https://doi.org/10.2307/249008
Dryfoos, J. G. (1994). Full-service schools: A revolution in health and social services for children, youth, and families. Jossey-Bass Publishers.
Epstein, J. L., Sanders, M. G., Sheldon, S. B., Simon, B. S., Salinas, K. C., Jansorn, N. R., Van Voorhis, F. L., Martin, C. S., Thomas, B. G., Greenfeld, M. D., Hutchins, D. J., & Williams, K. J. (2018). School, family, and community partnerships: Your handbook for action (4th ed.). Corwin Press.
Freire, P. (2018). Pedagogy of the oppressed (50th anniversary ed.). Bloomsbury Academic.
Handayani, R., Imtihan, M., & Asyari, M. (2024). Analisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan layanan publik digital pemerintah daerah menggunakan pendekatan TAM. E-Jurnal Universitas Negeri Gorontalo, 12(1), 45-56.
Levine, P. (2011). Civic knowledge, civic engagement, and civic disposition. In J. A. Banks (Ed.), Encyclopedia of diversity in education (Vol. 1, pp. 384-387). SAGE Publications.
Marlisa, S. D., & Wijaya, R. (2021). Kesadaran hukum masyarakat Desa Jabontegal Pungging Mojokerto dalam memiliki Kartu Identitas Anak. Kajian Moral dan Kewarganegaraan, 10(2), 382-396. https://doi.org/10.26740/kmkn.v10n2.p382-396
Mergel, I., Edelmann, N., & Haug, N. (2019). Defining digital transformation: Results from expert interviews. Government Information Quarterly, 36(4), 101385. https://doi.org/10.1016/j.giq.2019.06.002
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Nugroho, A. (2021). Analisis kualitas layanan administrasi kependudukan di Kabupaten Sleman. Jurnal Administrasi Publik Indonesia, 7(2), 123-138.
OECD. (2020). Going digital to advance data governance for growth and well-being. OECD Publishing. https://doi.org/10.1787/e3d783b0-en
Sanders, M. G. (2001). The role of 'community' in comprehensive school, family, and community partnership programs. The Elementary School Journal, 102(1), 19-34. https://doi.org/10.1086/499691
Venkatesh, V., Morris, M. G., Davis, G. B., & Davis, F. D. (2003). User acceptance of information technology: Toward a unified view. MIS Quarterly, 27(3), 425-478. https://doi.org/10.2307/30036540
Verástegui, M., Medina-Quintero, J. M., & Ortiz-Rodriguez, D. (2025). Determinants of citizens' intention to use e-government services: The role of perceived usefulness and ease of use. Journal of Technology Management & Innovation, 20(1), 101-115. https://doi.org/10.4067/S0718-2724202500010101
Westheimer, J., & Kahne, J. (2004). What kind of citizen? The politics of educating for democracy. American Educational Research Journal, 41(2), 237-269. https://doi.org/10.3102/00028312041002237
Winataputra, U. S. (2015). Pendidikan kewarganegaraan dalam perspektif pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Widya Aksara Press.
DOI: https://doi.org/10.17509/jpp.v25i3.93724
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Authors

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
DESAMAHJONG adalah platform resmi slot777 yang menghadirkan pilihan slot gacor dengan sistem keamanan kedaulatan informasi identitas terbaik. Kami menjamin kejujuran administratif dan transparansi sistem untuk memberikan pengalaman navigasi yang aman, cepat, dan terpercaya bagi setiap anggota di tahun 2026.

