PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY DENGAN TIME TOKEN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIS SISWA

Tyas Dwi Nurta Marwinda, Karso Karso, Kusnandi Kusnandi

Abstract


Two stay two stray merupakan suatu model pembelajaran yang mengoptimalkan kegiatan penyelesaian masalah melalui kegiatan diskusi. Dengan menggunakan strategi time token kegiatan diskusi menjadi lebih aktif. Model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray berpusat pada siswa sedangkan guru hanya sebagai fasilitator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (menganalisis) peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh pembelajaran  Two Stay Two Stray dengan Time Token dan siswa yang memperoleh pembelajaran dengan pendekatan saintifik. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan populasi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Bandung semester ganjil tahun ajaran 2019/2020. Lalu dipilih sampel, yaitu kelas XI IPA 5 sebagai kelas kontrol dan XI IPA 6 sebagai kelas eksperimen. Data yang diperoleh merupakan hasil dari pretest, posttest, angket dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan komunikasi matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan Time Token lebih baik daripada siswa yang memperoleh model pembelajaran dengan pendekatan saintifik, serta respon siswa terhadap model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan Time Token baik.


Full Text:

PDF

References


Arends, R. I. (1998). Learning To Teach. New York: MC Grow Hill. Inc

Isjoni. (2010). Pembeljaran Kooperatif Meningkatkan Kecerdasan Antar Peserta Didik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Kemendikbud. (2013). Permendikbud No.65 Tentang Standar Proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Budaya.

Lestari dan Yudhanegara. (2015). Penelitian Pendidikan Matematika. Bandung: PT. Refika Aditama.

Lusiana, R. (2012). Efektivitas Pendekatan Quantum Learning Dan Contextual Teaching And Learning (CTL) Terhadap Prestasi Belajar Matematika Ditinjau Dari Pola Asuh Orangtua Siswa SMP Di Kabupaten Magetan Tahun Ajaran 2012/2013. Jurnal Edukasi Matematika dan Sains, 1(2): 32-41.

NCTM. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. United State of America: The National Council of Teachers of Mathematics, Inc.

OECD. (2016). PISA 2015 Results (Volume I): Excellence and Equity in Education. Paris: OECD Publishing.

Purnama, I. L. & Afriansyah, E. A. (2016). Kemampuan Komunikasi Matematis Siswa Ditinjau Melalui Model Pembelajaran Kooperative Tipe Complete Sentence Dan team Quiz. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(1): 26-41.

Sari, A. & Azmi, M. P. (2018). Penerapan Model Kooperatid Tipe Two Stay Two Stray (TSTS) Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematis. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 2(1): 164-171.

Shadiq, F. (2007). Laporan Hasil Seminar dan Lokakarya Pembelajaran Matematika dengan Tema “Inovasi Pembelajaran Matematika dalam Rangka Menyongsong Sertifikasi Guru dan Persaingan Global”, yang dilaksanakan pada tangal 15-16 Maret 2007 di P4TK (PPPG) Matematika Yogyakarta.

Susanti, E. (2008). Upaya Peningkatan Respon Siswa pada Pembelajaran Matematika Melalui Pendekatan Kooperatif Tipe Think Pair Share (TPS). Skripsi: Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UMS Surakarta.

Ulfah, F. (2010). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Teknik Two stay two stray Terhadap Kemampuan Komunikasi Matematik Siswa. Skripsi. Tidak Diterbitkan. Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan, Universitas Negeri Islam Syarif Hidayatullah: Jakarta.

Yuono, S. M. F. (2014). Penerapan Strategi Pembelajaran Time Token Untuk Meningkatkan Komunikasi Belajar Matematika. Naskah Publikasi. Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.