PERBANDINGAN BAHASA SUNDA WEWENGKON KUNINGAN DENGAN BAHASA SUNDA LULUGU DI KOTA BANDUNG

Annida Fitriyani, Novi Resmini, Sri Wiyanti

Sari


Penelitian dilatarbelakangi adanya leksikon-leksikon khas dalam bahasa Sunda wewengkon Kuningan yang dianggap sebagai bahasa yang berbeda dengan bahasa Sunda pada umumnya. Terdapat pula spekulasi awam yang mengatakan bahwa dialek merupakan bentuk substandar yang memperlihatkan jenis penyimpangan dari bahasa standar. Dalam ilmu sosiolinguistik, dialek termasuk ke dalam variasi bahasa yang memiliki tingkatan tertinggi dibandingkan variasi-variasi bahasa lainnya. Tujuan penelitian untuk memperoleh gambaran umum kondisi kebahasaan wilayah perbatasan melalui proses pendeskripsian unsur-unsur pembeda kebahasaan dan penghitungan jarak kekerabatan antara bahasa Sunda wewengkon Kuningan dengan bahasa Sunda lulugu Bandung dan menambah khazanah kebahasaan khususnya dialektologi. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan komparatif. Metode deskriptif digunakan untuk menghasilkan data deskriptif berupa tuturan dari informan dan metode komparatif digunakan untuk mendapatkan perbandingan antara bahasa Sunda wewengkon Kuningan dengan bahasa Sunda lulugu Bandung. Penelitian ini menghasilkan 1) wujud tuturan bahasa Sunda wewengkon Kuningan, 2) wujud tuturan bahasa Sunda lulugu Bandung, 3) pada perbandingan bahasa ditemukan 51 gloss dikategorikan beda leksikal, 2 gloss dikategorikan beda fonologi, dan 2 gloss dikategorikan beda morfologi, 4) unsur-unsur pembeda kebahasaan yang ditemukan terdapat pada tataran pembeda fonologi, pembeda morfologi, dan pembeda leksikal, dan 5) keterpaham masyarakat tutur Kota Bandung diwujudkan dalam penghitungan dialektometri leksikal dan wawancara. Penghitungan dialektometri menunjukkan bahasa Sunda wewengkon Kuningan berada pada kategori beda wicara dan tidak ada perbedaan dengan bahasa Sunda lulugu Bandung, begitupun dengan wawancara menghasilkan bahwa bahasa Sunda wewengkon Kuningan tidak jauh berbeda dengan bahasa Sunda lulugu di Kota Bandung.


Kata Kunci


variasi bahasa, dialek geografi, sosiodialektologi, dialektometri

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Aslinda dan Leni Syafyahya. (2007). Pengantar Sosiolinguistik. Bandung: PT Refika Aditama.

Ayatrohaedi. (2003). Pedoman Penelitian Dialektologi. Jakarta: P3B Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2010). Peta Bahasa. Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikbud.

Chaer, A. (2007). Linguistik Umum Cetakan Ketiga. Jakarta: Rineka Cipta.

Kushartanti dan Untung Yuwono; Multamia RMT Lauder. (2009). Pesona Bahasa: Langkah Awal Memahami Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Laksono, K. dan A. D. S. (2009). Dialektologi. Surabaya: UNESA University Press.

Mahsun. (2005). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Malabar, S. (2015). SOSIOLINGUISTIK. Gorontalo: Ideas Publishing.

Mesthrie, R. dan J. S. A. D. W. L. L. (2009). Introducing Sociolinguistics. Edinburgh: Edinburgh University Press.

Meyerhoff, M. (2011). Introducing Sociolinguistics. New York: Routledge.

Rosidi, A. (2011). Badak Sunda dan Harimau Sunda Kegagalan Pelajaran Bahasa. Jakarta: Pustaka Jaya.

Sariono, A. (2016). Pengantar Dialektologi. Yogyakarta: CAPS.

Sudana, U. (2010). Pemetaan Kosakata Nama Jenis Peralatan Hidup Masyarakat Sunda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat sebagai Kosakata Budaya: Suatu Kajian Dialektologi. Universitas Padjajaran.

Sudaryat, Y. (2008). Modul Kebahasaan Sunda. Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia.

Sudaryat, Y. dan A. P. K. Y. (2007). Tata Bahasa Sunda Kiwari. Bandung: Yrama Widya.

Sudaryono, G. (2016). Bilingualism Phenomenon on Low Ethnic Complexity Speech Community in Border Region of Belu Regency and South Central Timor East Nusa Tenggara Province. International Journal of Linguistics, Literature, and Culture, 2(4).

Wardhaugh, R. (2006). An Introduction to Sociolinguistics. Oxford: Blackwell Publisher Ltd.

Wiyanti, S.,Fadlilah,A.,Sugito,N.T.(2018).Pemetaan Bahasa Daerah sebagai Upaya Pemertahanan Bahasa. SEMINAR NASIONAL BULAN BAHASA 1“MENDUNIAKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA”

FAKULTAS PENDIDIKAN BAHASA DAN SENI UNIVERSITAS PGRI SEMARANG Semarang, 7 NOVEMBER 2018

Zulaeha, I. (2010). Dialektologi: Dialek Geografi dan Dialek Sosial. Yogyakarta: Graha Ilmu.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.