Kohesi Gramatikal Konjungsi pada Unggahan Akun Instagram @abe_mukti
Abstract
Perkembangan teknologi digital mendorong perubahan dalam cara individu, khususnya tokoh publik, berkomunikasi dengan masyarakat. Salah satu media yang sering digunakan adalah Instagram, yang memungkinkan penyampaian pesan dalam bentuk teks, gambar, dan video. Unggahan tokoh publik, termasuk Menteri Pendidikan melalui akun @abe_mukti, mengandung unsur bahasa yang dapat dikaji dari segi linguistik, khususnya penggunaan konjungsi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk serta fungsi konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif dalam wacana unggahan akun Instagram @abe_mukti. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode analisis wacana. Data dikumpulkan melalui dokumentasi unggahan yang mengandung teks (caption) pada akun tersebut, kemudian dianalisis berdasarkan teori konjungsi dan kohesi gramatikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konjungsi koordinatif seperti dan, tetapi, dan atau digunakan untuk menyusun ide secara sejajar dan membangun kesinambungan antar informasi, sedangkan konjungsi subordinatif seperti karena, jika, dan ketika digunakan untuk menunjukkan hubungan sebab-akibat, waktu, dan syarat dalam wacana yang lebih kompleks. Penggunaan konjungsi ini turut membentuk kohesi dan struktur wacana yang komunikatif, sekaligus mencerminkan strategi penyampaian pesan yang efektif di ruang publik digital. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam kajian linguistik, khususnya dalam memahami praktik kebahasaan di media sosial tokoh pemerintahan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Aziz, A. (2022). Kohesi Gramatikal (Tamasuk Nahwi) Aplikasi Substitusi dan Elipsis pada Wacana Ayat Al-Quran. Mumtaz: Jurnal Studi Al-Quran Dan Keislaman, 5(2), 157–168.
Hidayanti, N. (2021). Analisis Wacana pada Buku Jakarta Cairo Karya Muhammad Bisri Ihwan (Doctoral dissertation, Institut Agama Islam Darussalam Blokagung Banyuwangi)
Hastuti, K. M. E., & Sabardila, A. (2025). Kohesi Gramatikal dan Leksikal pada Caption Postingan Akun Instagram@ fauzanalrasyid. Dinamika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 8(1), 73-90.
Karyati, Z., & Rahmawati, R. (2020). Kohesi Gramatikal Konjungsi Dalam Novel Sang Pemimpin: Sebuah Analisis Wacana. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 6(3), 348-353.
Masitoh, M. (2020). Pendekatan dalam Analisis Wacana Kritis. Edukasi Lingua Sastra, 18(1), 66-76.
Ningsih, W., Sinar, T. S., & Zein, T. T. (2020). Analisis Struktur Mikro Pada Pada Novel AyatAyat Cinta 2 Karya Habiburrahman El Shirazy: Kajian Analisis Wacana Kritis Van Dijk. Kode: Jurnal Bahasa, 9(2), 44-55.
Pakpahan, S. J., Simamora, L. M., Samosir, E. O., & Hadi, W. (2024). Analisis Wacana Kritis Model Teun A. Van Dijk Pada Teks Berita Liputan6. com mengenai Perubahan Seragam oleh Kemendikbudristek. Artikulasi: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 85-94.
Rafiq, A. (2020). Dampak media sosial terhadap perubahan sosial suatu masyarakat. Global Komunika: Jurnal Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik, 3(1), 18-29.
Setyawan, A., & Ngalim, A. (2020). Analisis Kesalahan Penggunaan Konjungsi pada Karangan Narasi Siswa Kelas Viii di SMP N 2 Kalijambe Tahun Pelajaran 2016/2017 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Surakarta).
Sabila, A., Arfiandita, M., & Annisa, R. (2023). Pelatihan Pengunaan Konjungsi pada Kalimat Wacana Berita. Bagimu Negeri: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(2), 123-130.
Sitasari, N. W. (2022). Mengenal analisa konten dan analisa tematik dalam penelitian kualitatif. In Forum Ilmiah (Vol. 19, No. 1, pp. 77-84).
Wahyuni, R. S. (2023). Pemakaian Konjungsi Koordinatif dan Subordinatif dalam Penggunaan Bahasa Anak Muda di Media Sosial. Indonesian Journal of Social Science, 1(1), 1-9.
Wijayanti, A., Djunaidi, B., & Suryadi, S. (2020). Analisis Wacana Kritis Puisi “Munajat 212” Karya Neno Warisman Analisis Model Teun A. Van Dijk. Silampari Bisa: Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa Indonesia, Daerah, Dan Asing, 3(2), 484-500.
DOI: https://doi.org/10.17509/artikulasi.v5i2.86922
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












