Gangguan Pelafalan Fonem /s/ pada Penutur Dewasa: Kajian Psikolinguistik dalam Perspektif Produksi Tuturan
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan pola gangguan pelafalan fonem /s/ pada seorang penutur dewasa bernama Sarah Imtinan Nazihah (21 tahun) melalui analisis fonetik-fonologis berbasis IPA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data primer berupa rekaman audio dan video ketika partisipan melafalkan daftar kata yang mengandung fonem /s/ pada posisi awal, tengah, dan akhir kata. Analisis data dilakukan melalui transkripsi fonetik, identifikasi perubahan bunyi dan penyusunan tabel distribusional untuk melihat pola perubahan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada posisi awal kata, fonem /s/ secara konsisten berubah menjadi afrikat alveopalatal /t͡s/. Pada posisi tengah kata, perubahan lebih bervariasi; fonem /s/ dapat direalisasikan sebagai /t͡s/ atau /s̚t/, bahkan satu data mempertahankan bentuk aslinya. Pada posisi akhir kata, perubahan yang dominan adalah /s/ → /s̚t/, meskipun beberapa kata menunjukkan perubahan menjadi /t͡s/. Temuan ini menunjukkan bahwa penyimpangan artikulasi yang dilakukan penutur bukan bersifat acak melainkan mengikuti pola yang konsisten dengan kecenderungan penambahan hentakan alveolar /t/ sehingga menghasilkan afrikasi atau penutupan akhir. Penelitian ini memberikan kontribusi bagi kajian psikolinguistik terkait mekanisme produksi bunyi pada penutur dewasa dengan gangguan artikulasi dan menjadi dasar fonetik dan klinis dalam memahami produksi fonem sibilan serta pengembangan strategi terapi pelafalan bagi penutur dewasa yang masih mengalami kesulitan artikulatoris.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Andriyana, A. (2020). Gangguan artikulasi pada anak usia dini: Kajian fonetik dan terapi wicara. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 101–110. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.517
Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Rineka Cipta.
Chomsky, N. (1965). Aspects of the theory of syntax. MIT Press. https://doi.org/10.21236/AD0616323
Clark, J., Yallop, C., & Fletcher, J. (2007). An introduction to phonetics and phonology (3rd ed.). Wiley-Blackwell.
Crowley, T. (2007). Field linguistics: A beginner’s guide. Oxford University Press.
Damayanti, R. (2024). Dampak gangguan artikulasi terhadap kompetensi komunikasi penutur dewasa. Jurnal Fonetik Indonesia, 12(1), 45–58. https://ejournal-bahasa.or.id/jfi/
Denzin, N. K. (2018). The research act: A theoretical introduction to sociological methods (4th ed.). Routledge.
Indah, R. N. (2012). Gangguan berbahasa: Kajian pengantar. UIN Maliki Press.
Khoirunnisa, K., & Emha, M. (2024). Pola substitusi fonem pada anak penderita cadel: Kajian fonologi generatif. Alfabeta: Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(2), 120–133. https://doi.org/10.36709/alfabeta.v9i2.23123
Ladefoged, P., & Johnson, K. (2015). A course in phonetics (7th ed.). Cengage Learning.
Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya. PT RajaGrafindo Persada.
Matondang, F. (2019). Analisis kesalahan pelafalan fonem konsonan pada anak cadel. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 8(2), 88–97. https://jurnal.unimed.ac.id/2012/index.php/jpbi
Moleong, L. J. (2019). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mujahidah, A., Rahmadani, S., & Tisnasari, S. (2025). Analisis Psikolinguistik Terhadap Gangguan Berbahasa Pada Penderita Cadel Usia Remaja. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(12. D), 294-299.
Ramadhini, A. P., Wahdania, K., & Tisnasari, S. (2026). Studi Psikolinguistik: Gangguan Sigmatismus pada Pengucapan Fonem/S/Individu Dewasa. Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra), 11(1), 208-214.
Siregar, U. A., Silvi, N., Hasibuan, W., & Rambe, N. F. (2023). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Jurnal Hata Poda, 2(2), 95-104.
Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Duta Wacana University Press.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.17509/artikulasi.v6i1.92472
Refbacks
- There are currently no refbacks.

Karya ini dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.












