Dinamika Id, Ego dan Superego dalam Cerpen Badai yang Reda Karya Fauzia A. :Kajian Psikologi Sastra

Selfina Paulina Sedho, Alfian Rokhmansyah, Nina Queena Hadi Putri

Abstract


Sastra merupakan karya seni yang menggunakan bahasa sebagai medium utama untuk mengekspresikan ide, gagasan, emosi, dan nilai-nilai kemanusiaan. Dalam kajian karya sastra, terdapat salah satu pendekatan psikologi sastra yang berfungsi untuk menyingkap aspek-aspek kejiawaan tokoh dalam karya, termasuk konflik batin, motivasi, serta perubahan perilaku tokoh yang dipengaruhi oleh kondisi psikologisnya. Penelitian ini mengkaji kondisi psikologis tokoh utama dalam cerpen Badai yang Reda karya Fauzia A. melalui pendekatan psikologi sastra. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami konflik batin, emosi, dan motivasi Ujang sebagai tokoh utama yang dipengaruhi oleh rasa trauma, ketakutan, kondisi lingkungan, dan hubungan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian adalah tokoh utama dalam cerita, dan objek penelitian adalah konflik psikologis yang tercermin dalam teks cerpen. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan studi pustaka dengan instrumen utama berupa teks cerpen. Teknik analisis meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori pendekatan psikoanalisis Freud dan psikologi sastra Wellek dan Warren. Hasil penelitian menunjukkan adanya konflik dinamis antara id, ego, dan superego tokoh Ujang yang membentuk kondisi psikologisnya, terutama trauma dan penerimaan terhadap laut. Penelitian ini merekomendasikan agar kajian psikologi sastra lebih diperdalam untuk memahami dimensi emosional dan konflik batin dalam karya sastra demi memperkaya pemahaman pembaca terhadap tokoh dan cerita.


Keywords


Id, Ego, Superego, Short Stories, Literary Psychology

Full Text:

PDF

References


Anggita, D., & Satriani, I. (2025). Kajian Kritik Sastra dengan Pendekatan Psikologi Sastra pada Cerpen Kucing Setan yang Merasakan Cinta Karya Cicilia Oday. DIDAKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 3(2), 43–50. https://doi.org/10.33096/didaktis. v3i2.924

Ardiansyah, Sarinah, Susilawati, & Juanda. (2022). Kajian Psikoanalisis Sigmund Freud. Kependidikan, 7(1), 25–31.

Daulay, F. T., Waskita, A. J., & Kurniawan, E. D. (2024). Analisis Id, Ego, dan Superego pada Tokoh Kefiandira dalam Novel Mitomania Sudut Pandang Karya Ari Keling. Jurnal Humaniora Dan Teknologi, 10(1), 38–48. https://doi.org/10.34128/jht.v10i1.156

Fauzan, H. M., Siti, M., Wati, S., & Ahmad, R. (2025). Pendekatan dalam Penelitian Bahasa dan Sastra. JISOH Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(3), 622–628. https://doi.org/10.63822/32ay9v53

Harum Mulatsari, A., & Yayang Pamungkas, O. (2023). Klasifikasi Emosi Tokoh Utama dalam Novel Hai, Luka Karya Mezty Mez: Kajian Psikologi Sastra. Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya (Protasis), 2(2), 162–173. https://doi.org/10.55606/protasis.v2i1.116

Janah, U., & Theresia, L. A. A. (2023). Pengaruh Superego Perempuan terhadap Ego Pria dalam Memutuskan Pilihannya pada Cerpen “Dolar” Karya Tommy F. Awuy. Prologue: Journal on Language and Literature, 9(2), 176–186. https://doi.org/10.36277/jurnalprologue.v9i1.133

Mochamad Nashrullah, O., Okvi Maharani, Sp., Abdul Rohman, Sp., Eni Fariyatul Fahyuni, Sp., Nurdyansyah, I., & Sri Untari MPd, R. (2023). Metodologi Penelitian Pendidikan (Prosedur Penelitian, Subyek Penelitian, dan Pengembangan Teknik Pengumpulan Data) Diterbitkan oleh UMSIDA PRESS.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif. Remaja Rosdakarya.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori pengkajian fiksi. Gadjah Mada University Press.

Pradnyana, I. W. G., Artawan, G., & Sutama, I. M. (2019). Psikologi Tokoh dalam Novel Suti Karya Sapardi Djoko Damono : Analisis Psikologi Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dan Pembelajaran, 3(3), 339–347. https://doi.org/10.23887/jipp.v313.21844

Slamet, Y. B. M. (2018). Fungsi dan Peran Karya Sastra dari Masa ke Masa. PRAXIS, 1(1), 24. https://doi.org/10.24167/praxis.v1i1.1609

Sumardjo, J., & Saini, K.M. (1997). Apresiasi kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Sukirman. (2021). Karya Sastra Media Pendidikan Karakter bagi Peserta Didik. Konsepsi, 10(1), 17–27. https://p3i.my.id/index.php/konsepsi

Tanjung, R., Supandi, A., & Nurhaolah, N. (2019). Meningkatkan Kemampuan Membaca Teks Cerita Pendek dengan Menggunakan Metode Talking Stick Pada Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Tahsinia Jurnal Karya Umum Dan Ilmiah, 1(1), 82–91. https://doi.org/10.57171/jt.v1i1.43

Teeuw, A. (1984). Sastra dan ilmu sastra: Pengantar teori sastra. Pustaka Jaya.

Wicaksono, A. (2017). Pengkajian prosa fiksi (Edisi revisi). Garudhawaca.

Wellek, R., & Warren, A. (1989). Teori kesusastraan. Gramedia.

Yuliani, W. (2018). Quanta Metode Penelitian Deskriptif Kualitatif dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling. Quanta Journal, 2(2), 83–91. https://doi.org/10.22460/q.v2i2p83-91.1641




DOI: https://doi.org/10.17509/artikulasi.v6i1.92746

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Karya ini dilisensikan di bawah  Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.