Hubungan Aktivitas Fisik dengan Keterampilan Sosial

Adang Sudrazat, Hendra Rustiawan

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan keterampilan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah korelasional. Patisipan yang digunakan adalah 36 siswa putra dan putri SMP Negeri 1 Cisaga Kabupaten Ciamis. Instrumen penelitian adalah tes pernyataan dan pertanyaan tentang aktivitas fisik untuk tingkat remaja (PAQ-A) untuk siswa menengah pertama dan tes keterampilan sosial. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari tes normaliats lebih besar dari 0.05, tes homogenitas lebih besar dari 0.05, uji linieritas garis regresi 0.525 lebih besar dari 0.05, uji non parametrik yaitu uji correlations menggunakan uji spearman dan kendall’s, tau_be yaitu 0.083 artinya menunjukan lemahnya korelasi, dan tes signifikan angka korelasi yaitu 0.519 lebih besar dari 0.05 artinya hipotesis diterima. Hasil penelitian menyatakan tidak terdapat hubungan antara aktivitas fisik dengan keterampilan sosial, kalaupun ada hubungan namun tidak signifikan. Kesimpulannya adalah tidak terdapat hubungan yang signifikan antara aktivitas fisik dengan keterampilan sosial di luar jam pelajaran sekolah.

Knowing the relationship between physical activity outside school hours and social skills was the purpose of this study. Correlational was the research method used. The population used was SMP Negeri 1 Cisaga, Ciamis, Indonesia. The research sample used was 36 male and female students of class VIII. Processing statistical analysis started from data description: normal average processing results, normality test: processing results above or> 0.05 were normal, homogeneity: processing results above or> 0.05 were homogeneous, regression linearity: processing results above or> 0.05 wasn,t linear, meaning that the parametric test cannot be continued, Hypothesis: the hypothesis test uses nonparametric test that was the spearman test and control-b because the parametric test cannot be continued because the results obtained are 0.519> 0.05 which means the hypothesis is accepted. The point is that there is no relationship between physical activity and social skills, even if there were a relationship but it was not significant.


Keywords


Education lesson, Physical activities, Social skill,Student

Full Text:

PDF

References


Burhaein, E. (2017). Aktivitas Fisik Olahraga untuk Pertumbuhan dan Perkembangan Siswa SD. Indonesian Journal of Primary Education Aktivitas, 1(1), 51–58. https://doi.org/10.17509/ijpe.v1i1.7497

Chotim, M. (2011). Pengaruh bimbingan belajar terhadap penggunaan waktu luang siswa sekolah menengah pertama. Jurnal Pendidikan Dan Pengembangan Profesi STKIP PGRI Lumajang, 1(2), 18–27.

Ermawan, I., Jajat, & Sutisna, N. (2019). Physical Self-Concept dan Body Mass Index : Hubungan dan Perbedaan berdasarkan Gender. JTIKOR-Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan, 4(2), 127–132.

Erwinanto, D. (2017). Hubungan Antara Tingkat Aktivitas Fisik dengan Kebugaran Jasmani Siswa SMK Muhamadiah 1 Wates Kelas X Tahun Ajaran 2016/2017. Jurusan Pendidikan Olahraga. Fakultas Ilmu Keolahragaan. Universitas Negeri Yogyakarta. Universitas Negeri Yogyakarta.

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to design and evaluate research in education. (M. Ryan, Ed.) (8th ed.). New York: McGraw-Hill, a business unit of The McGraw-Hill Companies, Inc.

Handaru, A. W., & Ajiningtyasasih, N. (2011). Hubungan Antara Budaya Organisasi dan Motivasi dengan Pengembangan Karir Pegawai di Biro Kepegawaian dan Organisasi Tatalaksana Kementrian Pekerjaan Umum Jakarta Selatan. Jurnal Riset Manajemen Sains Indonesia (JRMSI), 2(1), 18–33.

Hersining, F. (2009). Sumbangan Panjang Lengan, Kekuatan Otot Lengan dan Kelentukan Togok Terhadap Hasil Lemparan Kedalam Pada Mahasiswa Ilmu Kepelatihan Khusus Sepakbola PKLO-FIK-UNNES Tahun 2009. Universitas Negeri Semarang.

Jajat, Sultoni, K., & Suherman, A. (2017). Barriers to Physical Activity on University Student. In IOP Conf. Series: Materials Science and Engineering (Vol. 180, pp. 1–4). https://doi.org/10.1088/1742-6596/755/1/011001

Kiliç, K. M., & Güngör Aytar, F. A. (2017). The effect of social skills training on social skills in early childhood, the relationship between social skills and temperament. Education and Science, 42(191), 185–204. https://doi.org/10.15390/EB.2017.7162

Kowalski, K. C., Crocker, P. R. E., & Donen, R. M. (2004). The Physical Activity Questionnaire for Older Children (PAQ-C) and Adolescents (PAQ-A) Manual. Canada: College of Kinesiology University of Saskatchewan.

Kruk, J. (2009). Physical activity and health. Asian Pacific Journal of Cancer Prevention, 10, 721–728. https://doi.org/10.1016/j.phf.2013.03.012

Maharani, L., & Damayanti, R. (2012). Social skill training : latihan keterampilan sosial pada anak usia dini yang mengalami isolasi sosial pasca bencana. In Prosiding International Seminar & Workshop Post Traumatic Counseling” tanggal 6 - 7 Juni 2012 di STAIN Batusangkar (pp. 86–92). Batusangkar: STAIN Batusangkar.

Noor, I. M. (2013). Pemanfaatan Waktu Luang Peserta Didik Sekolah Menengah Atas. Perspektif Ilmu Pendidikan, 27(2), 118–127.

Nuryadi, N., Dewi Astuti, T., Sri Utami, E., & Budiantara, M. (2017). Dasar-Dasar Statistik Penelitian. Universitas Mercubuana (1st ed.). Yogyakarta: Sibuku Media.

Rachmadan, F. (2014). Hubungan Antara Kegiatan Ekstrakurikuler Futsal Terhadap Perilaku Sosial dan Kebugaran Jasmani di SMP Negeri 3 Lembang. Universitas Pendidikan Indonesia. Universitas Pendidikan Indonesia.

Rustiawan, A. R. dan H. (2017). KONTRIBUSI BERAT BADAN DENGAN DROP JUMPING PADA PEMAIN SEPAKBOLA UNIGAL. Jurnal Kepelatihan Olahraga, 9(1), 20–31.

Santoso, L. V. (2018). Analisis Pengaruh Price, Overall Satisfaction, dan Trust terhadap Intention to Return pada Online Store Lazada. Agora, 6(1), 1–6.

Singh, Y. K. (2006). Fundamental of Research Methodology and Statistics (1st ed.). New Delhi: New Age International (P) Ltd., Publishers.

Sudrazat, A. (2019). Studi Kasus Pembinan Karakter Di Sekolah Kelas Olahraga. Jurnal Ilmu Keolahragaan, II(2), 46–54.

WHO. (2014). Physical activity. https://doi.org/10.3238/arztebl.2010.00227b

Wibowo, C. H. (2015). Problematika Profesi Guru Dan Solusinya Bagi Peningkatan Kualitas Pendidikan di MTs. Negeri Nguntorona di Kabupaten Wonogiri. Institut Agama Islam Negeri Surakarta.

Widodo. (2014). Strategi Peningkatan Aktivitas Jasmani Siswa Sekolah Dasar Di Luar Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 20(2), 281–294.




DOI: https://doi.org/10.17509/jtikor.v5i1.23498

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 Hendra Rustiawan, Adang Sudrazat

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

Penerbit:

Program Studi Ilmu Keolahragaan, Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan, Universitas Pendidikan Indonesia

View JTIKOR Statistics

 Creative Commons License
JTIKOR Jurnal Terapan Ilmu Keolahragaan is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.