Latihan NeuroTracker untuk Meningkatkan Kemampuan Pengambilan Keputusan Atlet Bola Basket

Komarudin Komarudin, Geraldi Novian

Sari


NeuroTracker merupakan salah satu metode latihan yang mengintegrasikan teknologi dalam dunia pelatihan, namun sayangnya penerapan NeuroTracker di Indonesia masih sangat terbatas. Penelitian ini mengujicobakan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket yang bisa dibilang sebagai fenomema hangat saat ini, dimana atlet bola basket harus mampu mengambil keputusan secara cepat dan tepat diberbagai kondisi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pretest and posttest group design. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 atlet putra UKM Bola Basket UPI yang diambil menggunakan teknik total sampling dari populasi. Sampel kemudian dibagi menjadi dua kelompok menggunakan teknik random assignment, yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Perlakuan yang diberikan kepada kelompok eksperimen sebanyak 12 kali, tiga kali dalam seminggu dengan durasi latihan dilakukan selama 15 menit (tiap sesi 5 menit). Sedangkan pada kelompok kontrol diberikan metode latihan konvensional, disesuaikan dengan program latihan yang lazim diberikan pada saat latihan bola basket. Instrumen penelitian yang digunakan adalah Decision Styles Questionnaire (DSQ). Data yang diperoleh kemudian diolah dan dianalisis menggunakan SPSS versi 21. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan NeuroTracker terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Selain itu juga latihan konvesional memberikan pengaruh yang signifikan terhadap pengambilan keputusan atlet bola basket. Namun, terdapat perbedaan pengaruh yang signifikan antara latihan NeuroTracker dengan latihan konvensional terhadap kemampuan pengambilan keputusan atlet bola basket. Latihan NeuroTracker dapat digunakan untuk meningkatkan aspek psikologis atlet, sehingga pelatih bisa memiliki lebih banyak cara dalam meningkatkan kualitas atlet dan atlet tidak mudah merasa jenuh.

Kata Kunci


Atlet bola basket, neurotracker, pengambilan keputusan



DOI: https://doi.org/10.17509/jtikor.v6i1.33200

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##