Pengaruh Skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar

Syam Hardwis

Sari


Penelitian ini dilakukan karena masih rendahnya social skill pada anak tingkat sekolah dasar pada masa sekarang. Ini ditunjukkan melalui perilaku seperti kurang percaya diri, kegagalan di sekolah, perasaan malu dan perilaku kekerasan (Osman Samanci,2010). Skillastic game dapat membantu perkembangan social skill pada anak sekolah dasar (lynxleisure.com). skillastic game digunakan karena di Indonesia beum banyak yang menerapkan skillastic game. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh skillastic game terhadap perkembangan social skill pada anak sekolah dasar. Metodelogi penelitian menggunakan true experimental design dengan desain the randomized pretest-posttest control group design. Sampel adalah siswa SD kelas V. sampel dibagi dalam dua kelompok yaitu: kelompok eksperimen dan kelompok control, masing-masing kelompok terdiri dari 42 siswa. Penelitian dilakukan di SD Padasuka 5 Bandung dan SD Rancaekek II Kab Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan cluster sampling. Instrument yang digunakan adalah  Social Skill Assessment- Elementary School Age yang dibuat oleh Ellen McGinnis dan Arnold R Goldstein (2006). Analisis data menggunakan SPSS dengan alat uji : Uji shapiro wilk untuk uji normalitas, uji lavente test digunakan untuk menguji homogenitas data, uji F atau Anova untuk menguji hipotesis, serta uji post hoc test dan Homogeneous test untuk melihat perbedaan rata-rata skor kelompok sampel. Hasil penelitian diperoleh skor rata-rata kelompok eskperimen dan control di perkotaan dan pedesaan untuk perkembangan social skill (3,3810; -0,1429; 1,1905; 1,6429) dengan nilai F= 6,251 (0,000) (P< 0,05). Artinya terdapat perbedaan yang signifikan dari skor rata-rata perkembangan social skill antara kelompok eksperimen dan kelompok control di perkotaan dan pedesaan. Daam kata lain bahwa skillastic game memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perkembangan social skill siswa dengan ditunjukan adanya kerjasama, inteaksi dengan siswa lain, dan rasa tanggung jawab dibandingkan dengan kelompok control.




DOI: https://doi.org/10.17509/jtikor.v6i1.45453

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

##submission.license.cc.by-nc-sa4.footer##