The Relationship Between Self-Efficacy and Motivation in Achieving Outstanding Performance: A Study on Bahana Bina Pakuan Volleyball Club
Abstract
Atlet bola voli sering menghadapi tantangan dalam hal self-efficacy atau keyakinan terhadap kemampuan dirinya sendiri. Untuk meraih prestasi dalam pertandingan, mereka juga memerlukan motivasi berprestasi yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara self-efficacy dan motivasi berprestasi dengan prestasi atlet. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan analisis korelasi dan regresi menggunakan SPSS versi 22. Data dikumpulkan melalui angket self-efficacy and exercise maintenance test serta Sport Motivation Scale. Sampel penelitian terdiri dari 20 atlet bola voli putri dari Klub Bahana Bina Pakuan, berusia 17 hingga 25 tahun, yang telah mengikuti kejuaraan tingkat daerah. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara self-efficacy dan prestasi, dengan nilai korelasi 0.486 (sedang) dan nilai signifikansi 0.030 (< 0.05). Selain itu, motivasi berprestasi juga memiliki hubungan signifikan dengan prestasi, dengan nilai korelasi 0.493 (sedang) dan nilai signifikansi 0.027 (< 0.05). Sementara itu, hubungan antara self-efficacy dan motivasi berprestasi secara simultan terhadap prestasi menunjukkan nilai R² = 0.413 (sedang) dengan nilai signifikansi 0.011. Kesimpulannya, self-efficacy dan motivasi berprestasi memiliki pengaruh sedang terhadap prestasi sebesar 41.3%, sedangkan 58.7% dipengaruhi oleh faktor lain.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Adang Suherman, N. I. (2015). Metode Penelitian : Ilmu Keolahragaan. Bandung: FPOK UPI.
Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta.
Arikunto, S. (2002). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Rahayu, A. S. (2016). MODUL STATISTIKA: Untuk Ilmu Keolahragaan. Bandung.
Singgih, G. (2008). Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: PT Gunung Mulia.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Bandura Albert. (1997). Self-Efficacy the Exercise of Control. W.H. Freeman and Company. New York
Maslow, Abraham. (2003). Motivasi dan Kepribadian. Jakarta: Midas Surya Grafindo.
McClelland, D.C. (1987). Human Motivation. New York : The Press Syndicate of University of Cambridge.
Suherman, adang, nur indri rahayu. 2016. Modul statistika unruk ilmu keolahragaan. Bandung : FakultasPendidikanOlahragadanKesehatan, UniversitasPendidikan Indonesia, Bandung.
Sugiyono. (2010). MetodePenelitianPendidikan (PendekatanKuantitatif, Kualitatif, dan R&D) Bandung :Alfabeta
Pelletier, L. G., Fortier, M. S., Vallerand, R. J., Tuson, K. M., Brière, N. M., &Blais, M. R. (1995). Toward a new measure of intrinsic motivation, extrinsic motivation, and amotivation in sports: The Sport Motivation Scale (SMS). Journal of Sport & Exercise Psychology.
Harsono. (1998). Coaching dan Aspek AspekPsikologi dalam Coaching.Jakarta.CV Tambak Kusuma
Komarudin. (2013). Psikologi Olahraga. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya Offset.
Lutan. (1988). belajar keterampilan motorik, pengantar Teori dan metode. Departemen P&K Dirjen Dikti Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan. jakarta.
DOI: https://doi.org/10.17509/jtikor.v9i1.81892
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 Aida Fitria, Nurlan Kusmaedi, Tian Kurniawan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.