Bantuan Teknis Operasi dan Pemeliharaan Saluran Drainase di Kampung Cipulus Desa Bugel Kecamatan Ciawi Kabupaten Tasikmalaya

Siti Nurasiyah, Odih Supratman, Rakhmat Yusuf, Rina Marina Masri, Istiqomah Istiqomah, Mardiani Mardiani, Asrinia Desilia, Naufal Ariq Pratama

Abstract


Air merupakan unsur penting bagi kehidupan manusia, namun jika jumlahnya berlebih dapat menimbulkan bencana seperti banjir. Kelebihan air di permukaan maupun bawah tanah perlu ditangani dengan baik melalui sistem jaringan drainase. Air hujan yang jatuh di permukaan sebagian mengalir sebagai limpasan (run off) dan sebagian meresap ke tanah, kemudian terkonsentrasi pada cekungan alami seperti sungai. Seiring perkembangan wilayah, penanganan air berlebih harus dilakukan secara teknis agar tidak merusak lingkungan maupun infrastruktur. Pemeliharaan jaringan drainase menjadi hal penting, tetapi sering diabaikan sehingga menyebabkan kerusakan. Kondisi ini juga terjadi di Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, di mana banyak saluran mengalami sedimentasi, kerusakan, dan pertumbuhan gulma yang menurunkan kapasitas aliran. Permasalahan tersebut menjadi perhatian civitas akademika UPI untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat melalui bantuan teknis dalam perbaikan serta pemeliharaan jaringan saluran drainase.

Full Text:

PDF

References


Sukarto, H. (1999). “Drainase Perkotaan”. Yayasan Penerbit Pekerjaan Umum, Jakarta.

Soemarto, C.D. (1995). “Hidrologi Teknik (Edisi Ke-2)”. Erlangga, Jakarta .

Suripin. (2004). “Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan”. Andi, Semarang.

Wesli. (2008). ”Drainase Perkotaan.” Yogyakarta. Graha Ilmu, (2008).




DOI: https://doi.org/10.17509/lekaedu.v5i3.91124

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. View My Stats