STRATEGI-STRATEGI TRANSAKSI DAN TINDAK TUTUR ILOKUSI DALAM PERCAKAPAN JUAL-BELI DI PASAR TRADISIONAL MINAHASA

Johanna Rimbing

Abstract


Tulisan ini merupakan hasil penelitian yang membahas tentang strategi-strategi transaksi jual-beli dan pelaksanaan tindak tutur ilokusi dalam percakapan jual-beli di pasar tradisional Minahasa. Tindak tutur ilokusi adalah jenis tindak tutur yang mengandung implikasi-implikasi, karena pelaksanaannya didasarkan pada maksud yang ingin disiratkan oleh penutur di dalam tuturannya. Tindak ilokusi adalah tindak tutur yang memfokuskan pada fungsi ujaran, yakni untuk apa ujaran itu dilakukan. Tindak-tindak ilokusi dalam percakapan jual-beli menyatakan bermacam-macam tujuan yang ingin dicapai oleh penutur. Salah satu fokus kajian pragmatik adalah tindak tutur. Tuturan-tuturan yang bersifat implikasional dalam percakapan jual-beli menginspirasi kajian-kajian berbasis pragmatik. Untuk memahami implikasi-implikasi tuturan peran konteks situasi dan konteks lain yang melingkupi tuturan sangat penting. Tujuan dari kajian ini adalah (1) mengidentifikasi aneka strategi transaksi (perencanaan) dan aneka teknik penjual dan pembeli dalam melaksanakan strategi jual-beli, (2) mengidentifikasi aneka tindak tutur ilokusi yang dihasilkan oleh penjual dan pembeli, tujuan, dan cara pelaksanaannya dalam percakapan jual-beli, dan (3) mengelaborasi hubungan antara strategi transaksi, teknik pelaksanaan strategi, dan tindak tutur ilokusi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penjual dan pembeli memiliki aneka teknik dalam melaksanakan strategi-strategi transaksi atau perencanaan transaksi. Strategi transaksi yang ditemukan yaitu strategi mendapatkan pembeli, mempromosikan barang dagangan, mengendalikan pembeli, mempertahankan pembeli, meminta pengurangan harga, mempertahankan harga, dan lain-lain. Teknik-teknik pelaksanaan strategi yang ditemukan diantaranya adalah teknik meminta pembeli untuk mampir, menawarkan barang dagangan secara langsung, mengundang pembeli untuk membeli sesuatu, menolak permintaan penjual, mencari-cari alasan, menjelaskan alasan dan lain-lain. Teknik yang digunakan penjual dan pembeli dalam menerapkan strategi transaksi menghasilkan berbagai tindak ilokusi, seperti tindak ilokusi yang bermakna bertanya, meminta, menawarkan, mengundang, menolak, dan sebagainya. Dengan demikian, tindakan ilokusi yang dilakukan oleh penjual dan pembeli memiliki relevansi dengan strategi transaksi dan teknik pelaksanaan strategi yang telah mereka tetapkan. Cara-cara penjual dan pembeli mengimplikasikan maksud-maksud di dalam tuturannya tidak hanya diekspresikan oleh tindak verbal, tetapi juga didukung oleh tindak nonverbal. Kadang-kadang karena pertimbangan-pertimbangan tertentu maksud-maksud di balik aneka tindak ilokusi dalam tuturan tidak dinyatakan secara eksplisit.


Keywords


strategi transaksi ; tindak ilokusi; percakapan; pasar tradisional; pragmatik

References


Austin, John, L. 1962. How To Do Things With Words, Oxford: Oxford University Press.

Brown, Gillian. dan George, Yule. 1983. Discourse Analysis. Cambridge: Cambridge University Press.

Grice, Paul,H. l975. Logic and Conversation, dalam Williams, James Lectures. Harvard University: Published in Cole and Morgan, pp 4l-58.

Halliday, M.A.K. 1987. Language Structure and Language Function, dalam Lyons, John., New Horizons in Linguistics. London: Penguin.

_________________.,1994. Bahasa, Konteks, dan Teks. Aspek-Aspek Bahasa Dalam Pandangan Semiotik Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Leech, Geoffrey.1986. The Principles of Pragmatics, London: Longman Group Limited.

Levinson, Stephen, C. 1983. Pragmatics, New York: Cambridge University Press.

Mey, Jacob L. 1993, Pragmatics: An Introduction, Cambridge Massachussets: Blackwell Publishers.

Moleong, Lexi, J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif, Edisi Revisi, Bandung: PT Remaja Rosda Karya.

Mulyana, Deddy. 2004. Ilmu Komunikasi. Suatu Pengantar, Cetakan ke-4, Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rahardi, Kunjana. 2010. Pragmatik. Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia, Jakarta: Penerbit Erlangga.

Schiffrin, Deborah.1994. Approaches of Discource, Cambridge: Blackwell Publishers.

Searle, John, R., 1976, Speech Acts. An Essay in Philosophy of Language.

Cambridge ; Cambridge U.P.

Searle, John, R.. 1976. A Classification of Illocutionary Acts, dalam Language in Society 5, Great Britain: University of California.

Stubbs, Michael., 1983. Discourse Analysis. The Sociolinguistic Analysis of Natural Language. Oxford: Basil Blackwell

Sudaryanto., 1993. Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan secara Linguistis. Yogyakarta: Duta Wacana University Press.

Sugiarto, Herlambang, Tedy., Brastoro., Sudjana Rachmat., dan Said Kelana. 2005. Ekonomi Mikro: Sebuah Kajian Komprehensif. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama.

Wijana, I Dewa Putu. 1996. Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Penerbit Andi.

Yule, George., 2006. Pragmatics. Oxford: Oxford University.




DOI: https://doi.org/10.17509/rb.v4i2.16336

DOI (PDF (Bahasa Indonesia)): https://doi.org/10.17509/rb.v4i2.16336.g9187

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 site
stats View My Stats