PEMALU PADA ANAK USAI DINI

Siti Khoirunnisa

Abstract


Program PAUD tidak dimaksudkan untuk mencuri start apa-apa yang seharusnya diperoleh pada jenjang pendidikan dasar, melainkan untuk memberikan fasilitas pendidikan yang sesuai bagi anak, agar anak pada saatnya memiliki kesiapan baik secara fisik, mental, maupun sosial/emosionalnya dalam rangka memasuki pendidikan lebih lanjut. Kata pemalu berasal dari kata “malu”, yang dalam kamus umum bahasa Indonesia, terminologi malu adalah merasa sangat tidak senang, rendah, hina dan sebagainya karena berbuat sesuatu yang kurang baik, bercacat. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orang tua untuk membantu anak untuk mengatasi sifat pemalu yaitu orang tua atau seorang pendidik tidak mengolok-olok. Sifat pemalu anak atau membicarakan sifat pemalunya di depan anak tersebut. Ciri anak pemalu adalah cenderung menghindari hubungan sosial dengan orang lain dan lingkungan sekitar. Bersikap segan, ragu-ragu dan tidak mudah melibatkan diri dengan orang lain dan lingkungannya

Full Text:

Hal: 87-92

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Research in Early Childhood Education and Parenting

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

Creative Commons Licence
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.