Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Matematis dengan Menggunakan Model Pembelajaran Arias

Eka Khairani Hasibuan, Jozua Sabandar, Dadan Dasari

Abstract


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh model pembelajaran ARIAS (Assurance Relevance Interest Assessment Satisfaction) terhadap peningkatan kemampuan pemahaman matematis. Desain penelitian yang digunakan adalah nonequivalent pre-test and post control group design. Populasinya, yaitu seluruh siswa SMP kelas VII di salah satu SMP Negeri di Bandung. Adapun sampelnya terdiri dari 37 siswa kelas ARIAS (kelompok eksperimen) dan 35 siswa kelas konvensional (kelompok kontrol). Masalah yang diteliti yaitu peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa. Analisis kuantitatif menggunakan independent sample t-test, Mann-Whitney test, sedangkan analisis kualitatif dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan pemahaman matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran ARIAS lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional.

 

Abstract. The aims of this research are intended to examine the effect of ARIAS learning model toward the increase of student’s mathematical understanding ability. The research utilized nonequivalent pre-test and post control group design. The population of this research are students of grade seven from one junior high school in Bandung. As concern, the sample comprised of 37 students in ARIAS class (experiment group) and 35 students in conventional class (control group). The research problem are to improve mathematical understanding ability. The quantitative analysis is used independent sample t-test, Mann-Whitney test, while qualitative analysis is used descriptive one. The result shows better increasing mathematical understanding ability by using ARIAS learning model than by using conventional teaching.


Keywords


Model Pembelajaran ARIAS, Kemampuan Pemahaman.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anggraeni, D. (2012). Meningkatkan Kemampuan Pemahaman dan Komunikasi Matematis Siswa SMK melalui Pendekatan Kontekstual dan Strategi Formulate-Share-Listen-Create (FSLC). Tesis SPS UPI. Bandung: Tidak diterbitkan.

Ary, Donald., Jacobs, C. Lucy., Sorensen, Chris., Razavier, Asghar. (2009). Introduction to Research in Education. Canada: Diterbitkan.

Dahlan, A. J. (2011). Analisis Kurikulum Matematika. Modul Perkuliahan. Jakarta. Diterbitkan.

Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006. [Online]. Tersedia:ftp://118.97.32.8/permendiknas-2006/Nomor 22 Tahun 2006.pdf. [11 Januari 2013].

Depdiknas. (2013). Struktur Kurikulum 2013. [Online]. Tersedia: http://www.kemdiknas.go.id/kemdikbud/ [11Januari 2013].

Meltzer, D. E. (2002). Addendum to: The Relationship between Mathematics Preparation and Conceptual Learning Gain in physics: A Possible “Hidden Variabel” in DiagnosticsPretest Score”. [Online]. Tersedia: http//www.physics.iastes.edu/per/ docs/Addendumon_normalized_gain. [09 Oktober 2013].

National Council of Teacher Mathematics. (2000). Principles and Standards for School Mathematics. Roston, VA: NCTM.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sumarmo, Utari. (2013). Berpikir dan Disposisi Matematik Serta Pembelajarannya. Kumpulan Makalah. FMIPA UPI. Bandung. Diterbitkan.

Zan. (2011). Model Pembelajaran ARIAS. [Online]. Tersedia: http://mr-zan.blogspot.com/2011/12/model-pembelajaran-arias.html. [13 september 2013].


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 p-ISSN: 2252-7435

Flag CounterCreative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.