Penerapan Model Pembelajaran Concept Attainment untuk Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematis Siswa SMP

Tina Sri Sumartini, Jarnawi Afgani Dahlan, Tatang Mulyana

Abstract


Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil-hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan bahwa kemampuan penalaran matematis siswa belum sesuai dengan yang diharapkan. Salah satu model pembelajaran yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kemampuan penalaran matematis adalah model concept attainment. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa sebagai akibat dari model pembelajaran concept attainment. Penelitian ini adalah kuasi eksperimen yang menerapkan dua model pembelajaran yaitu model concept attainment dan pembelajaran konvensional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa di salah satu SMP Negeri di Kabupaten Garut. Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling, dan diperoleh dua kelas sebagai sampel penelitian. Instrumen penelitian yang digunakan adalah tes kemampuan penalaran matematis. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa:1) peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa yang memperoleh model pembelajaran concept attainment lebih baik daripada siswa yang memperoleh pembelajaran konvensional; 2) siswa mengalami kesulitan pada soal generalisasi.

 

Abstract. The research was grounded by the results of previous research which showed that mathematical reasoning ability is not as expected. One of models learning for enhancing mathematical reasoning ability is concept attainment model. The purpose of this research is to comprehensively describe the enhancement of students’ mathematical reasoning ability as a result of concept attainment model. This research is a quasi-experiment study that applies two learning models: concept attainment and conventional learning. Population of this research is all student in one of SMP Negeri in Kabupaten Garut. Sampling used by purposive sampling, two class represent as sampling. Research instruments are mathematical reasoning test. The result obtained are: 1) the enhancement of students’ mathematical reasoning ability who were taught under concept attainment model is better than those who were taught under conventional learning; 2) students find it difficult in generalization question.


Keywords


Model Concept Attainment, Kemampuan Penalaran Matematis.

Full Text:

PDF

References


DAFTAR RUJUKAN

Depdiknas. (2006). Kurikulum Standar Kompetensi Matematika Sekolah Menengah Atas dan Madrasah aliyah. Jakarta: Depdiknas.

Depdiknas., Pusat Kurikulum., Balitbang. (2002). Kurikulum Berbasis Kompetensi Mata Pelajaran Matematika. Jakarta: Depdiknas.

Hake. (1999). Analizing. [Online]. Tersedia: http://www.physics.indiana.edu/~sdi/ AnalyzingChange-Gain.pdf. (Desember 2012).

Rosnawati, R. (2011). “Kemampuan penalaran matematika siswa SMP Indonesia pada TIMSS 2011”. Prosiding Seminar Nasional Penelitian, Pendidikan dan Penerapan MIPA.

Ruseffendi, E. T. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Pendidikan dan Bidang Non-Eksakta Lainnya. Bandung: Tarsito.

Usniati., Mia. (2011). Meningkatkan Kemampuan Penalaran Matematika melalui Pendekatan Pemecahan Masalah. Skripsi Jurusan Pendidikan Matematika UIN Syarif Hidayatulloh: Tidak diterbitkan.

Turmudi. (2008). Landasan Filsafat dan Teori Pembelajaran Matematika Siswa dalam Pelajaran Matematika. Disertasi doctor pada PPS IKIP Bandung: Tidak dipublikasikan.

Waren, E. (1999). “Visualization and Development of Early Understanding in Algebra”.Proceeding of The 24th conference of internaional Group for The Prsychology of Mathematics Education. 4, 273-280.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


 p-ISSN: 2252-7435

Flag CounterCreative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.