Manfaat Permainan Tradisional Lompat Tali bagi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun

Susanti Susanti, Heri Yusuf Muslihin, Sumardi Sumardi

Abstract


Human gross motor development can develop optimally if it is stimulated in the right way, there are many games for children that function to stimulate gross motor skills, for example the traditional game of jumping rope. This study aims to determine and understand the benefits of the traditional game of jumping rope for the gross motor development of children aged 5-6 years. Based on the results of interviews at TK Plus Darul Hikmah, it was stated that the traditional game of jumping rope had various benefits for the gross motoric development of early childhood. Researchers used a qualitative approach with descriptive methods. The participants were early childhood teachers at TK Plus Darul Hikmah, then the subjects used were children aged 5-6 years consisting of 3 children. Data collection techniques include observation techniques, interview techniques, and documentation techniques. For data analysis, the researcher carried out three stages, the first was data reduction, the second was data presentation, and the last was drawing conclusions. Based on field observations, the researchers concluded that the traditional game of jumping rope has benefits for the gross motor development of children aged 5-6 years.

Perkembangan motorik kasar manusia bisa berkembang dengan optimal apabila distimulus dengan cara yang benar, sangat beragam permainan untuk anak-anak yang berfungsi menstimulus motorik kasar misalnya permainan tradisional lompat tali. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami manfaat dari permainan tradisional lompat tali bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil wawancara di TK Plus Darul Hikmah dinyatakan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki ragam kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia dini. Peneliti menggunakan pendekatan kualitatif, metode deskriptif. Partisipan yaitu guru anak usia dini di TK Plus Darul Hikmah, kemudian subjek yang digunakan adalah anak berusia 5-6 tahun terdiri dari 3 anak. Teknik pengumpulan data diantaranya teknik observasi, teknik wawancara, dan teknik dokumentasi. Untuk analisis data peneliti melakukan tiga tahapan yang pertama reduksi data, yang kedua penyajian data, dan yang terakhir penarikan kesimpulan. Berdasarkan observasi di lapangan, peneliti menarik kesimpulan bahwa permainan tradisional lompat tali memiliki kebermanfaatan bagi perkembangan motorik kasar anak usia 5-6 tahun.


Keywords


Anak Usia Dini; Permainan Tradisional; Motorik Kasar.

Full Text:

PDF

References


Desmita. (2016). Psikologi Perkembangan, Bandung : PT Remaja Rosda Karya.

Khodijah & Amelia. (2020). Perkembangan Fisik Motorik Anak Usia Dini, Jakarta: Kencana.

Kurniawan Dkk. (2020). Bermain dan Permainan Anak Usia Dini, Bandung : PT Remaja Rosdakarya.

Algiffari, M. (2015). Perancangan Motion Graphic ( Bumper In ) dan Video Dokumenter Permainan Tradisional Jawa Barat. Jurnal Sketsa, 2(1), 49–61.

Anggraeni, M. dkk. (2018). Pengaruh Permainan Tradisional Lompat Tali terhadap Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Journal of Early Childhood Care and Education, 1(1), 18–25. https://doi.org/10.26555/jecce.v1i1.60

Delima, R. dkk. (2015). Identifikasi Kebutuhan Pengguna Untuk Aplikasi Permainan Edukasi Bagi Anak Usia 4 sampai 6 Tahun. Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi, 1(1), 2443–2229.

Hanief, Y. & Sugito (2015). Membentuk Gerak Dasar Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Permainan Tradisional. Jurnal SPORTIF : Jurnal Penelitian Pembelajaran, 1(1), 60–73. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v1i1.575

Herwati, Y. (2020). Pengaruh Permainan Ludo Adventure terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dni. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 416–425. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.358

Isnaini, N & Huda, N. (2020). PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN KOSAKATA BAHASA ARAB BERBASIS PERMAINAN MY HAPPY ROUTE. Al Mi’yar: Jurnal Ilmiah Pembelajaran Bahasa Arab Dan Kebahasaaraban, 3(1), 1–14. https://doi.org/10.35931/am.v3i1.156

Muslihin, H. (2018). Bagaimana Mengajarkan Gerak Lokomotor Pada Anak Usia Dini? Jurnal Paud Agapedia, 2(1), 76–88. https://doi.org/10.17509/jpa.v2i1.24390

Algiffari, M. (2015). Perancangan Motion Graphic ( Bumper In ) dan Video Dokumenter Permainan Tradisional Jawa Barat. Jurnal Sketsa, 2(1), 49–61.

Herwati, Y. (2020). Pengaruh Permainan Ludo Adventure terhadap Kecerdasan Naturalis Anak Usia Dni. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 416–425. https://doi.org/10.31004/obsesi.v4i1.358

Novitasari, Y. (2018). Analisis Permasalahan Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(01), 82–90. https://doi.org/10.31849/paudlectura.v2i01.2007

Paradisa, T. (2017). Permainan Tradisional Lompat Tali Merdeka sebagai Media Pelaksanaan Proses Game Stage di SD Negeri 94 Pekanbaru. Jurnal Jom Fisip, 4(2), 1–15.

Saputra, N & Ekawati, Y. (2017). Permainan Tradisional sebagai Upaya Meningkatkan Kemampuan Dasar Anak. Jurnal Psikologi Jambi, 2(2), 48–54.

Suryaningsih, N. dkk. (2016). Implementasi Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Berbasis Permainan dalam Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(2), 212–220.

Wulandari, H & Purwanta, E. (2021). Pencapaian Perkembangan Anak Usia Dini di TK selama Pembelajaran Daring saat Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 452–462. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i1.626

Wulandari, F. dkk. (2020). Penerapan Bermain Konstruksi Magic Sand untuk Mengembangkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini. Jurnal Ilmiah PTK PNF, 15(1), 63–72. https://doi.org/doi.org/10.21009/JIV.1501.7 DOI:

Yaswinda. dkk. (2021). Analisis Pengembangan Kognitif dan Emosional Anak Kelompok Bermain Berbasis Kawasan Pesisir Pantai. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 996–1008. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.711

Mardiana, T., Kusumawardani, R., & Wardhani, R. D. K. (2017). Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun Melalui Kegiatan Melukis Dengan Pasir. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 147. https://doi.org/10.30870/jpppaud.v4i2.4654

Ananda & Fadhilaturrahmi.( 2018). Peningkatan Kemampuan Sosial Emosional Melalui Permainan

Kolaboratif pada Anak KB. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2 (1), 20-26.

Rohmah, N. (2016). Bermain dan Pemanfaatannya dalam Perkembangan Anak Usia Dini, Jurnal Tarbawi, 13(2), 27-35.

Husain, R & Walangadi, H. (2021). Permainan Awuta, Ponti dan Kainje dalam Menumbuhkan Nilai-Nilai Karakter Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini,5(2), 1352-1358. DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.839.

Erdiana, L. (2016). Pengaruh Permainan Tradisional Gobak Sodor terhadap Perkembangan Motorik Kasar dan Sikap Kooperatif Anak TK Kelompok B di Kecamatan Siduarjo. Jurnal Pedagogi, 2(3), 9-17.

Wahyuni, I dkk. (2020). Pengembangan Motorik Kasar Anak melalui Permainan Tradisional Tarik Upih Berbasis Kearifan Lokal. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 8(1), 61-68.




DOI: https://doi.org/10.17509/jpa.v5i1.39690

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 JURNAL PAUD AGAPEDIA

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



This Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License. 
©Jurnal PAUD Agapedia. ISSN: 2580-9679 (Online) dan 2581-2823 (Print).


Jalan Dadaha Nomor 18 Kota Tasikmalaya

Telepon (0265) 331860

Homepage: http://pgpaud-tasikmalaya.upi.edu/

Email: pgpaud_tasik@upi.edu