Enhancing students’ understanding of Pancasila as a state ideology for anti-corruption education

Raihan Raihan, Irvan Hardianto, Dinda Rahmi Istifara, Aulia Mawwaddah, Kevin Yuhedi Firdaus, Tifanny Syentia Putri, Dwi Rahmadani, Sepriani Estasia, Cahaya Adinda Rizki Zulmi, Silvi Fakhriano, Al Hafiz Situmorang

Abstract


Corruption remains one of the most serious threats to Indonesia’s social, economic, and moral development, undermining public trust and national integrity. Addressing this issue requires comprehensive efforts, including preventive measures implemented through early age education. This community service program was conducted as an educational intervention to strengthen elementary school students’ understanding of anti-corruption values grounded in Pancasila, the state ideology. The program was implemented based on the rationale that character education, particularly integrity and honesty, must be cultivated early to build a generation resistant to corrupt behavior. The primary objective of this activity was to enhance students’ awareness and internalization of integrity values in their daily lives. The program employed interactive training methods, including group discussions, question-and-answer sessions, and simple educational games, to actively engage students and facilitate meaningful learning experiences. The findings indicate that approximately 90% of participants demonstrated an improved understanding of integrity values and showed the ability to apply these principles in everyday situations. Overall, this community service activity highlights the strategic role of character-based anti-corruption education in shaping morally responsible young citizens and suggests that similar programs could be expanded to other regions to generate broader societal impact.

 

Abstrak

Korupsi salah satu permasalahan serius yang mengancam pembangunan, kesejahteraan, serta moral bangsa Indonesia karena berdampak pada melemahnya kepercayaan publik dan nilai-nilai sosial. Upaya pencegahan korupsi perlu dilakukan secara komprehensif, salah satunya melalui pendidikan sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi akademik dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi kepada murid sekolah dasar yang berlandaskan pada Pancasila sebagai ideologi negara. Tujuan pengabdian ini adalah meningkatkan pemahaman dan kesadaran murid terhadap pentingnya nilai integritas, kejujuran, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pendidikan karakter sejak dini sebagai fondasi pembentukan generasi muda yang berakhlak dan memiliki ketahanan moral terhadap perilaku koruptif. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini bersifat interaktif dan partisipatif, meliputi diskusi kelompok, tanya jawab, serta permainan edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik murid. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sekitar 90% murid mengalami peningkatan pemahaman terhadap nilai-nilai antikorupsi dan mampu mengaplikasikannya dalam aktivitas sehari-hari. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pendidikan karakter berbasis Pancasila sebagai strategi efektif dalam pencegahan korupsi sejak dini.

Kata Kunci: murid sekolah dasar, nilai Pancasila; pendidikan antikorupsi; pendidikan karakter


Keywords


anti-corruption education; character education; elementary school students; Pancasila values

References


Abbas, N., Firmansyah, A., & Apriani, M. (2025). Penguatan aspek nilai agama dan moral melalui pendidikan karakter dengan game-based learning pada anak usia dini. Jurnal Al Basirah, 5(1), 54-66.

Agnevia, N., Firda, A., Fitriyani, D. A., & Hopid, J. (2025). Kurikulum merdeka: Based accounting learning at SMK Negeri 1 Bandung. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 29-46.

Alfidyah, M. (2025). Kontribusi pendidikan agama Islam dalam membentuk karakter anti-korupsi pada generasi muda. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(1), 15-22.

Armini, N. N. S. (2024). Pelaksanaan pendidikan karakter di lingkungan sekolah sebagai upaya membentuk pondasi moral generasi penerus bangsa. Metta: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 4(1), 113-125.

Aziz, A., Purnamasari, N. I., & AR, Z. T. (2021). Internalisasi pendidikan antikorupsi bagi anak usia dini di TK Al Amin Klampis Bangkalan. Aulada: Jurnal Pendidikan dan Perkembangan anak, 3(1), 83-104.

Dewi, W., & Dewi, L. (2024). Analysis of teacher readiness conditions in implementing characteristic school-based curriculum. Inovasi Kurikulum, 21(1), 55-66.

Fahrezy, K. S., Widodo, J. A. P., Uyun, K., Afifah, I. L., & Nimah, R. (2025). Pendidikan anti korupsi di SMK Pandanaran: Membangun generasi muda sebagai pilar bangsa. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(1), 768-779.

Febriyanti, R. A., Putri, M. H. S., Husnia, F., Rusminati, S. H., & Rosidah, C. T. (2023). Penerapan nilai-nilai profil pelajar Pancasila melalui pembelajaran kontekstual di sekolah dasar. Jurnal Kependidikan, 8(1), 190-197.

Hambali, G. (2020). Evaluasi program pendidikan antikorupsi dalam pembelajaran. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 31-44.

Handoyo, E., Wasino, W., Wijayanti, T., & Irawan, H. (2025). Penguatan budaya integritas melalui edukasi anti-korupsi bagi siswa SMA Institut Indonesia Semarang. Advances in Education Journal, 2(1), 199-209.

Harahap, A. Z., Sofia, A., Sitorus, D. S. B., Nazwa, K., Lubis, N. S. A., Khoiriyah, N., & Nurhayati, N. (2025). Systematic literature review: Implementasi pendidikan karakter melalui cerita untuk meningkatkan kejujuran siswa. Jurnal Ilmu Manajemen Retail Universitas Muhammadiyah Sukabumi, 6(2), 190-207.

Hasan, Z., Wijaya, B. S., Yansah, A., Setiawan, R., & Yuda, A. D. (2024). Strategi dan tantangan pendidikan dalam membangun integritas anti korupsi dan pembentukan karakter generasi penerus bangsa. Perkara: Jurnal Ilmu Hukum dan Politik, 2(2), 241-255.

Kahfi, A. (2022). Implementasi profil pelajar Pancasila dan implikasinya terhadap karakter siswa di sekolah. Dirasah: Jurnal Pemikiran dan Pendidikan Dasar Islam, 5(2), 138-151.

Kartini, D., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Pancasila dalam pendidikan sekolah dasar. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 113-118.

Kholid, I., Rahayu, R., Fathony, M. H., & Anwar, R. (2025). Strategi dan tantangan integrasi nilai antikorupsi dalam kurikulum merdeka: Kajian sistematik literatur. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 12(2), 487-497.

Kirana, O. C., & Siswantoro, M. I. (2025). Peran guru pendidikan Pancasila dalam penanaman nilai antikorupsi untuk meningkatkan integritas murid. Jurnal Pendidikan Dewantara: Media Komunikasi, Kreasi dan Inovasi Ilmiah Pendidikan, 11(2), 157-164.

Madelu, R. G. (2024). Peranan pendidikan antikorupsi dalam membangun karakter generasi muda yang berintegritas. Esawaya: Jurnal Manajemen, Kepemimpinan dan Mutu Pendidikan, 1(1), 1-13.

Mahmudah, S. (2022). Penerapan kearifan lokal dalam pendidikan anti korupsi. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 1(3), 343-354.

Nurudin, N., Fauzi, M. A. N., & Barory, C. (2024). Pendidikan anti korupsi: Konsep pendidikan karakter dan tantangannya. Educatus, 2(1), 19-26.

Pangaribuan, R. S., Hutahaean, A., & Sudjiarto, T. (2024). Optimalisasi sistem pencegahan korupsi melalui analisis yuridis normatif dalam konteks implementasi nilai-nilai hukum Pancasila. Journal of Mandalika Literature, 5(4), 658-664.

Putri, H. A., & Astiwi, W. (2025). Positive culture's role in building profil pelajar Pancasila character. Curricula: Journal of Curriculum Development, 4(1), 1-12.

Rahmatika, J., & Indarini, E. (2023). Evaluasi program pendidikan karakter untuk siswa sekolah dasar. Cakrawala: Jurnal Pendidikan, 17(2), 1-12.

Ramadani, S., & Sofa, A. R. (2025). Kejujuran dalam perspektif pendidikan Islam: Nilai fundamental, strategi implementasi, dan dampaknya terhadap pembentukan karakter santri di pesantren. Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam, 3(1), 193-210.

Rohmaniah, S., & Kurniawan, W. (2025). Strategi integrasi nilai-nilai Islam dalam kurikulum merdeka untuk pembentukan karakter. Taujih: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 72-85.

Salam, A. M. I., Prayetno, B., & Taufiq, M. S. (2024). Tren dan tantangan kebijakan pendidikan karakter dan antikorupsi di Indonesia: Kajian literatur sosiologi agama. Sosiologi, 3(1), 1-12.

Samosir, E. D. B., Agung, A. A. G., & Suartama, I. K. (2023). Interactive learning media based on character education in Indonesian subjects for Grade 1 elementary schools. Indonesian Values and Character Education Journal, 6(1), 12-23.

Sinaga, A. A., Sinaga, N. N. I., Munte, P. A. L., & Setiawan, A. (2025). Strategi pendidikan anti korupsi dalam membentuk karakter generasi muda. Journal of Golden Generation Education, 1(2), 28-39.

Sunaryati, T., Firdaus, A., Maluf, M. S., & Rayyan, M. F. (2024). Integrasi nilai-nilai Pancasila dalam kegiatan pembelajaran kewarganegaraan di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Kolaboratif Nusantara, 6(1), 128-141.

Syarifuddin, H. M. (2020). Prinsip keadilan dalam mengadili perkara tindak pidana korupsi: Implementasi PERMA Nomor 1 Tahun 2020. Integritas: Jurnal Antikorupsi, 6(1), 1-10.

Yolanda, A., Sihotang, M., Zebua, J. A., Hutasoit, M., & Sinaga, Y. L. (2024). Strategi pembelajaran kontekstual untuk meningkatkan pemahaman konsep siswa sekolah dasar. Pragmatik: Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan Pendidikan, 2(3), 301-308.




DOI: https://doi.org/10.17509/dedicated.v3i2.87338

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 Raihan th

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat)
Published by Faculty of Educational Sciences - Universitas Pendidikan Indonesia
in collaboration with Himpunan Pengembang Kurikulum Indonesia (HIPKIN)
Gedung FIP UPI Lt. 3 Jl. Dr. Setiabudhi Bandung 40154


Indexed By:

Google Scholar ROAD GARUDA DIMENSIONS

Dedicated: Journal of Community Services (Pengabdian kepada Masyarakat) on Google Scholar