PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BOTANICA-PROJECT UNTUK MENSTIMULASI MOTORIK HALUS ANAK USIA DINI

Sarah Jessica, Kartika Rinakit Adhe

Abstract


Kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun sangat penting untuk dioptimalkan dan distimulasi dengan menerapkan metode yang tepat. Kematangan pada aspek motorik halus dapat meningkatkan keterampilan hidup seperti memakai dan mengancingkan baju sendiri, memakai sepatu sendiri, serta menyikat gigi, selain itu juga dapat membantu anak dalam menyelesaikan tugas di sekolah seperti menulis. Tujuan yang akan dicapai pada penelitian ini adalah untuk mengembangkan sebuah modul pembelajaran dengan metode Botanica-Project sebagai alternative pengembangan kegiatan motorik halus bagi anak usia 4-5 tahun serta mengetahui kelayakan dan keefektifan dari modul pembelajaran tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian Research and Development (R&D) dan mengacu pada model pengembangan 4D (Define, Design, Development, Dissemination). Data berupa penilaian mengenai kelayakan dan keefektifan modul pembelajaran Botanica-Project diperoleh dengan teknik angket atau kuesioner online dalam bentuk Google form. Hasil data yang diperoleh dari uji coba kelayakan dan keefektifan modul pada 30 guru TK di Surabaya menunjukkan nilai persentase sebesar 87%  sehingga termasuk dalam kategori sangat baik. Adapun penilaian kelayakan modul dari ahli materi memperoleh nilai persentase sebesar 89% dan termasuk kategori sangat baik, selain itu penilaian yang dilakukan oleh ahli media memperoleh nilai persentase sebesar 85% dan dapat digolongkan dalam kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa modul pembelajaran Botanica-Project dinyatakan memenuhi standar kelayakan dan keefektifan dalam menstimulasi aspek motorik halus anak pada usia 4-5 tahun. Pengembangan modul pembelajaran Botanica-Project dapat menjadi inovasi bahan ajar bagi guru TK dalam rangka menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan berkebun hidroponik yang dilakukan di luar ruangan.


Keywords


motorik halus; kemampuan menulis; modul

Full Text:

PDF

References


Aghniarrahmah, Chasya dkk. (2017).

Pengaruh Metode Proyek terhadap

Kemampuan Sains Anak TK B di

PAUD Terpadu Happy Kids. Jurnal

Edukasi. Vol. IV (3): hal. 34-37.

[Online] Diakses dari

https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEUJ

/article/view/6298.

Alfiana, Tutik dan Anik Lestariningrum.

(2015). Penerapan Metode Proyek

Untuk Meningkatkan Ketrampilan

Sosial Anak dalam Bekerjasama pada

Anak Didik Kelompok B2 di TK

Kreatif Zaid Bin Tsabit Kecamatan

Nglegok Kabupaten Blitar. Jurnal

PINUS Vol. 1. No.3 Oktober 2015.

ISSN 2442 9163. [Online] Diakses dari

http://jurnalpinus.ac.id

Aquarisnawati, Puri dkk. (2012). Motorik

Halus pada Anak Usia Dini Prasekolah

Ditinjau dari Bender Gestalt. Jurnal

Insan Media Psikologi, Vol. 13 No. 03

(hal. 149-156). [Online] Diakses dari

http://

academia.edu/download/55153228/jurn

al_Bender_Gestalt

Bakti, Mumpuni Arum. (2015). Peningkatan

Keterampilan Motorik Halus melalui

Kegiatan Meronce Menggunakan

Bahan Tanah Liat pada Kelompok B

TK Yayasan Masyithoh, Beran Bugel,

Kulon Progo. Jurnal Skripsi

Universitas Negeri Yogyakarta.

[Online] Diakses dari

https://eprints.uny.ac.id

Carlson, A.G., et al. (2013). Disentangling

Fine Motor Skills’ Relations to

Academic Achievement: The Relative

Contributions of Visual-Spatial

Integration and Visual Motor

Coordination. Journal of Genet.

Psychol. 174(5):514-533. [Online]

Diakses dari ://www.researchgate.net

Christianti, Martha. (2019). Pengembangan

Keterampilan Motorik Halus Anak

melalui Menjahit untuk Anak Usia

Dini. Makalah Pendamping Seminar

Pendidikan FIP. [Online] Diakses dari

http://staff.uny.ac.id,

Feminin, Kuntum. (2016). Upaya

Meningkatkan Kemampuan Motorik

Halus Pada AUD melalui Kegiatan

Bermain Konstruksi Plastisin Bentuk

Huruf Kelompok B RA TAQWAL

ILAH Semarang Tahun Ajaran

/2016, halaman (32–45). [Online]

Diakses dari

http://journal.upgris.ac.id/index.php/pa

udia/article/view/1173.

Fridyastuti, Renty. (2012). Pengaruh Metode

Proyek Terhadap Kemampuan Motorik

Halus Pada Anak Kelompok A Di TK

PSM II Takeran Magetan. Jurnal

Ilmiah Pendidikan, Volume 2 No.

,halaman (1–6). [Online] Diakses dari

https://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/ind

ex.php/paudteratai/article/view/4023.

Gaul, David & Johann Issartel. (2016). Fine

Motor Skill Proficiency in Typically

Developing Children:On or off the

Maturation Track?. Human Movement

Science, 46, pg. 78-85. [Online]

Diakses dari

https://www.researchgate.net

Gray, H., Williams, P. L., & Bannister, L. H.

(1995). Gray’s anatomy: The

Anatomical Basis of Medicine and

Surgery (38th ed.). New York:

Churchill Livingstone.

Herdianing, Muninggar. (2014). Desain

Sarana Berkebun dan Bermain Untuk

Anak Usia 4-6 Tahun di Taman KanakKanak. Jurnal Tingkat Sarjana

Senirupa dan Desain, No.1. [Online]

Diakses dari

http://journal.upgris.ac.id/index.php/pa

udia/article/view/1173.

Indrijati, Herdina. (2016). Psikologi dan

Perkembangan Anak Usia Dini.

Jakarta: Prenadamedia Group.

Lasmiyati dan Idris Harta. (2014).

Pengembangan Modul Pembelajaran

untuk Meningkatkan Pemahaman

Konsep dan Minat SMP. Pythagoras:

Jurnal Pendidikan Matematika, Vol. 9

No. 2 (hal. 161-174). [Online] Diakses

dari

http://journal.uny.ac.id/index.php/pytha

goras

Lee RE, Parker NH, Soltero EG, Ledoux TA,

Mama SK, McNeill L. 2017.

Sustainability via Active Garden

Education (SAGE): Results from Two

Feasibility Pilot Studies. BMC Public

Health, 17(1):242. [Online] Diakses

dari https://www.researchgate.net

Lestari, Sri. (2014). Pengembangan

Kemampuan Motorik Halus Melalui

Bermain Playdough Pada Anak

Kelompok B Di Kb Hudalloh Bekelan

Karangnongko Klaten Tahun Pelajaran

/2014 Naskah Publikasi. [Online]

Diakses dari

http://eprints.ums.ac.id/30127/17/NAS

KAH_PUBLIKASI.pdf.

Misiyanti, N. W., Parmiti, D. P., & Wirya, I.

N. (n.d.). (2014). Penerapan Metode

Demonstrasi Berbantuan Media

Konkret melalui Kegiatan Kolase untuk

Meningkatkan Perkembangan Motorik

Halus. E-Journal PG-PAUD, 2(1), 1–

[Online] Diakses dari

https://ejournal.undiksha.ac.id

Mulandini, Ni Wayan. (2019). Pengaruh

Metode Proyek Berbasis Pendekatan

Saintifik Terhadap Kemampuan

Motorik Halus Anak Kelompok B Di

TK Gugus III Kecamatan

Tampaksiring. Jurnal Pendidikan Anak

Usia Dini UNDIKSHA, Vol. 7 No. 1,

halaman 36-46. [Online] Diakses dari

https://ejournal.undiksha.ac.id/index.ph

p/JJPAUD/article/viewFile/18743/1256

Nurjani, Yan Yan dkk. (2019). Upaya

Mengembangkan Motorik Halus Anak

Usia Dini melalui Kegiatan

Menggunting. Journal of S.P.O.R.T,

Vol. 3 No. 2 [Online] Diakses dari

https://jurnal.unsil.ac.id

Departemen Pendidikan Nasional. (2014).

Peraturan Menteri Pendidikan dan

Kebudayaan Republik Indonesia

Nomor 137 tahun 2014 tentang

Standar Nasional Pendidikan Anak

Usia Dini. Jakarta: Depdiknas.

Rahayu, Swandra, dkk. (2018). The Effect of

Gardening Project Activities on

Children's Science Ability of 5-6 at

Aisyiyah II Kindergarten Sukajadi.

Advances in Social Science, Education

and Humanities Research, Vol. 337,

halaman 253. [Online] Diakses dari

http://creativecommons.org/licenses/by

-nc/4.0/

Qomariyah, Oemi Noer. (20150. Metode

Project Based Learning (PJBL) pada

Materi Trigonometri. Prosiding

Seminar Nasional Pendidikan,

Ponorogo: 7 November 2015. Hal. 407-

[Online] Diakses dari

http://seminar.umpo.ac.id/index.php/se

mnasdik2015/article/viewFile/252/252

Rigoli, D., et al. (2012). An Examination of

there Lationship between Motor

Coordination and Executive

Functionsin Adolescents.

Developmental Medicine &Child

Neurology, 54, 1025–1031. [Online]

Diakses dari

https://www.researchgate.net

Rusman. 2011. Model-Model Pembelajaran

Mengembangkan Profesionalisme

Guru. Jakarta: PT. Rajagrafindo

Persada.

Sommerfeld, Aime Jo. (2016). Growing

Minds: Evaluating the Effect of a

School Garden Program on Children’s

Ability to Delay Gratification and

Influence Visual Motor Integration.

Texas A&M University. [Online]

Diakses dari https://journals.ashs.org

Sujiono, Yuliani Nurani. (2009). Konsep

Dasar Pendidikan Anak Usia Dini.

Jakarta: PT Indeks.

Suriati, dkk. (2020). Meningkatkan

Keterampilan Motorik Halus Anak

melalui Mencetak dengan Pelepah

Pisang. Jurnal Obsesi: Jurnal

Pendidikan Anak Usia Dini, Vol. 4 No.

(211-223). [Online] Diakses dari

https:obsesi.or.id

Utami, Finy Putri, dkk. (2019). Efektivitas

Penggunaan Jari Tangan dalam

Mengembangkan Motorik Halus Anak

di Taman Kanak-kanak Bhayangkari 1

Padang. Journal on Teacher Education

(JOTE), Vol. 1 No. 1, halaman 45-56.

[Online] Diakses dari

https://journal.univeristaspahlawan.ac.i

d

Windiarto dan Yanto. 2018. 74D38-BukuPai-2018. Ilmu Pendidikan, 5(1), 12–

Yunmahlizar, Syarkani. (2020). Upaya

Peningkatan Kemampuan Fisik

Motorik Anak Usia Dini melalui Media

Pembelajaran Menggunting Di TK Al

Musdar. JUPEGU-AUD:Jurnal

Pendidikan Guru Anak Usia Dini, Vol.

No. 01. [Online] Diakses dari

http://jfkip.umuslim.ac.id/index.php/jup

egu-aud/issue/view/71




DOI: https://doi.org/10.17509/edukids.v17i2.27420

Copyright (c) 2020 Edukids: Jurnal Pertumbuhan, Perkembangan, dan Pendidikan Anak Usia Dini

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.