NEGOSIASI SAKRALITAS DALAM PRAKTIK ZIARAH SEHARI-HARI: STUDI LIVING RELIGION TERHADAP PRAKTIK ZIARAH DI MAKAM SYEKH ABDUL MUHYI PAMIJAHAN
Abstract
Ziarah ke makam ulama merupakan praktik keberagamaan yang mengakar di Indonesia, namun konstruksi sakralitasnya terus berubah di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan wacana keagamaan kontemporer. Penelitian ini bertujuan mengkaji proses negosiasi sakralitas dalam praktik ziarah sehari-hari di Makam Syekh Abdul Muhyi Pamijahan, Tasikmalaya, melalui pendekatan living religion. Studi kualitatif ini menggunakan desain etnografi terfokus yang mengandalkan observasi partisipatif mendalam dan wawancara semiterstruktur. Data dianalisis secara tematik refleksif. Temuan mengungkap empat mekanisme negosiasi sakralitas: (1) hibridisasi ritual yang mengutamakan pengalaman spiritual personal dan keluwesan normatif; (2) ekonomi sakral yang mengintegrasikan logika pasar dengan etika keberkahan dan regulasi moral komunitas; (3) praktik material-spasial yang mengaktifkan sakralitas melalui interaksi tubuh, objek, dan tata ruang situs; serta (4) koeksistensi pragmatis dalam menanggapi wacana purifikasi agama. Penelitian ini menyimpulkan bahwa sakralitas bukanlah entitas statis, melainkan proses dinamis yang terus diproduksi melalui tubuh, ruang, dan interaksi sosial langsung. Secara teoretis, temuan ini menggeser dikotomi ortodoks-sinkretis dalam studi Islam Nusantara menuju perspektif agama yang dihayati (lived religion). Secara praktis, kajian ini merekomendasikan tata kelola situs ziarah berbasis adaptive governance yang inklusif, berorientasi pada pelestarian praktik hidup, dan berkelanjutan secara sosio-ekonomi.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ammerman, N. T. (2007). Everyday religion: Observing modern religious lives. Oxford University Press.
Ammerman, N. T. (2021). Studying lived religion: Contexts and practices. Oxford University Press.
Bowen, J. R. (2012). On becoming Indonesian: Citizenship, ethnicity, and religion in a post-Suharto society. Cornell University Press.
Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3 (2), 77–101.
Coleman, S., & Elsner, J. (1995). Pilgrimage: Past and present in the world religions. Harvard University Press.
Dinas Pariwisata & Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya. (2023). Laporan statistik kunjungan objek wisata religius 2022.
Djamil, M. (2018). Syekh Abdul Muhyi: Jejak penyebaran Islam di Priangan. Mizan Pustaka.
Eickelman, D. F., & Abu-Lughod, J. (Eds.). (1990). Muslim pilgrims: Sacred journeys and religious identity. University of California Press.
Hefner, R. W. (2011). Civil Islam: Muslims and democratization in Indonesia. Princeton University Press.
Hidayat, A. (2020). Simbolisme ritual ziarah makam wali di Jawa Barat. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 112–128.
Knott, K. (2016). Embodying religion: A guide to body work in critical study of religions. Brill.
Mahmood, S. (2005). Politics of piety: The Islamic revival and the feminist subject. Princeton University Press.
McGuire, M. B. (2008). Lived religion: Faith and practice in everyday life. Oxford University Press.
Morgan, D. (Ed.). (2010). Religion and material culture: The matter of belief. Routledge.
Rahman, F. (2021). Potensi ekonomi wisata halal di kawasan ziarah Pamijahan. Jurnal Ekonomi Islam Nusantara, 9(1), 45–62.
Turner, V., & Turner, E. (1978). image and pilgrimage in Christian culture. Columbia University Press.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.100132
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















