STABILITAS UMUR SIMPAN DAN PERUBAHAN SENSORIK DONAT DENGAN SUBSTITUSI TEPUNG JAGUNG 25% DAN 30% PADA PENYIMPANAN SUHU RUANG

Rahmayani Harnesia, Elida Elida, Kasmita Kasmita, Yolanda Intan Sari

Abstract


Use of local foods as a substitute to wheat flour will be useful in ensuring that food diversification is achieved, and wheat imports are reduced. Corn flour is one of the substitutes that could be used, although research on the shelf life of donuts made from this substitute has been done minimally. Shelf life of any food product is a very essential piece of information for consumers.
Sharing information about how long the product lasts helps keep consumers safe. In this study, researchers looked closely at two amounts of corn flour used to replace regular flour: 25% and 30%. Selected four samples were watched and recorded for changes in taste, feel, and look over six days at room temperature, all kept in airtight containers.
The study showed that there was very little difference in the drop in quality between the two doughnut recipes. The donuts kept their quality until the second day, started to go bad from the third day, and were not safe to eat after the fourth day. There were no important differences between 25% and 30% corn flour substitution in terms of how long they lasted. The conclusion is that donuts made with 25% or 30% corn flour substitution stay good for up to three days.

 

Pemanfaatan pangan lokal sebagai pengganti tepung terigu berperan besar dalam memperkaya ragam pangan sekaligus menekan ketergantungan pada impor gandum. Tepung jagung muncul sebagai pilihan yang menjanjikan, meski penelitian tentang daya tahan donat berbahan ini masih jarang ditemukan. Informasi mengenai umur simpan sangat dibutuhkan konsumen agar mereka merasa yakin akan keamanan dan kualitas produk yang mereka konsumsi. Pencantuman label umur simpan pun menjadi bentuk komitmen produsen dalam menjaga mutu hingga produk sampai di tangan pembeli.
Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif yang dipadukan dengan desain observasional deskriptif untuk menggali data secara mendalam. Dua tingkat penggunaan tepung jagung yang diterapkan, yaitu 25% dan 30%. 4 Sampel dipilih secara purposive, lalu data dikumpulkan dengan mengamati secara cermat dan mendokumentasikan setiap perubahan organoleptik yang terjadi selama enam hari pada suhu ruang di dalam wadah kedap udara.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua formulasi donat sama-sama mengalami penurunan kualitas seiring waktu. Selama dua hari pertama, donat masih terasa segar dan nikmat. Namun, memasuki hari ketiga, kualitasnya mulai menurun, dan pada hari keempat, donat sudah tidak layak konsumsi karena dari hasil observasi telah muncul bau asam, tekstur dan warna memudar, serta mulai tumbuh jamur. Menariknya, tingkat substitusi tepung jagung 25% dan 30% tidak memberikan perbedaan yang tampak dalam stabilitas penyimpanan secara observasional. Dengan demikian, donat dengan substitusi tepung jagung 25% maupun 30% dapat bertahan hingga tiga hari pada suhu ruang.


Keywords


Donuts; Descriptive observational; Shelf life; Substitution

Full Text:

PDF

References


Aini, N., Wijonarko, G., & Sustriawan, B. (2016). Physical, chemical, and functional properties of fermented corn flour. Agritech, 36(2), 160–169.

Anderson, B., & Almeida, H. (2019). Corn dry milling: Processes, products, and applications. In Corn (pp. 405–433). Elsevier.

Antoni, J., Elida, Gusnita, W., Siregar, J., Keluarga, I. K., & Pariwisata, F. (2025). Kualitas Donat Dengan Subtitusi Tepung Jagung. 9.

Baranowska, A., & Weiner, M. (2025). Carotenoid Content in Sweet Corn Kernels: Implications for Human Health and Food Security. Health Problems of Civilization, 19(4), 466–475. https://doi.org/10.5114/hpc.2025.155347

da Silva Timm, N., Coradi, P. C., dos Santos Bilhalva, N., Nunes, C. F., & da Costa Corrêa Cañizares, L. (2023). Effects of corn drying and storage conditions on flour, starch, feed, and ethanol production: a review. In Journal of Food Science and Technology (Vol. 60, Number 9, pp. 2337–2349). Springer. https://doi.org/10.1007/s13197-022-05549-3

Harnesia, R., & Sari, Y. I. (2026). Ekasakti Jurnal Penelitian dan Pengabdian Perbedaan Umur Simpan Donat Dengan Substitusi Tepung Jagung. 6(2), 195–203.

Nabilatasya Maya Titonia, Suko Priyono, & Lucky Hartanti. (2025). Formulasi Tepung Jagung (Zea mays L.) dengan Tepung Kacang Hijau Terhadap Karakteristik Fisikokimia dan Organoleptik Flakes. Hidroponik : Jurnal Ilmu Pertanian Dan Teknologi Dalam Ilmu Tanaman, 2(2), 57–73. https://doi.org/10.62951/hidroponik.v2i2.361

Oh, S. M., Choi, H. D., Choi, H. W., & Baik, M. Y. (2020). Starch retrogradation in rice cake: Influences of sucrose stearate and glycerol. Foods, 9(12), 1–13. https://doi.org/10.3390/foods9121737

Putri, Alsuhendra, R. (2025). Pengaruh Substitusi Tepung Jagung (Zea mays L.) Pada Pembuatan Kulit Kue Sus Terhadap Kualitas Fisik Dan Organoleptik. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 3 1,2,3. 11, 93–108.

Samsu. (2017). Jenis-Jenis Pengumpulan Data Dalamm PPenelitian Kualitatif. Jurnal QOSIM Jurnal Pendidikan Sosial & Humaniora, 1(1), 13–23.

Subargah, D. H., Renada, K. Q., Kurniawan, N. N., & Peristiwati. (2025). Perbedaan Konsentrasi

Ragi terhadap Kualitas Donat Mochi. BIOFOODTECH : Journal of Bioenergy and Food Technology, 4(1), 64–70. https://doi.org/10.55180/biofoodtech.v4i1.1912

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Bisnis (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, Kombinasi dan R&D) (ke-3). Alfabeta, CV.

Ulfah Syarifah, Nur Wulandari, & Rosita Hardwianti Imam. (2016). Pengaruh Substitusi Pati Jagung, Pati Kentang, dan Tapioka terhadap Kekerasan dan Sifat Berminyak Pilus. Jurnal Mutu Pangan, 3(2), 87–94.

Yunindya, R. P., & Murtini, S. (2020). PENGARUH SUHU AIR YANG DITAMBAHKAN TERHADAP KUALITAS DONAT KENTANG The Effect of Added Water Temperatures to The Quality of Potato Donuts. Jurnal Teknologi Pertanian, 21(2), 94–105.




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.102622

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech