PENGEMBANGAN E-MODUL METROLOGI DASAR BERBASIS DEEP LEARNING UNTUK MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN: STUDI VALIDITAS DAN KEPRAKTISAN

Nopriyanti Nopriyanti, Mochamad Amri Santosa, Elfahmi Dwi Kurniawan

Abstract


This study aimed to develop a Deep Learning-based Basic Metrology e-module for students of the Mechanical Engineering Education Study Program and to evaluate its validity and practicality. The study employed a Research and Development (R&D) approach using the ADDIE model, which consists of the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. Product validation was conducted by one subject-matter expert and one media expert, while the practicality test involved three students in an individual trial and ten students in a small-group trial. Data were collected using validation and student response questionnaires and analyzed descriptively using quantitative methods. The results showed that the e-module achieved an average score of 4.63 (88.24%) from the subject-matter expert and 4.70 (94.29%) from the media expert, both categorized as highly valid. The practicality test yielded a score of 93.33%, indicating that the e-module was highly practical, easy to use, engaging, and effective in supporting independent learning. Therefore, the Deep Learning-based Basic Metrology e-module is considered valid and practical, making it suitable as a learning resource to support the teaching and learning process in the Mechanical Engineering Education Study Program.

 

Penelitian ini bertujuan mengembangkan e-modul Metrologi Dasar berbasis Deep Learning bagi mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Mesin serta menguji tingkat validitas dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Validasi produk dilakukan oleh satu ahli materi dan satu ahli media, sedangkan uji kepraktisan melibatkan tiga mahasiswa pada uji coba individu dan sepuluh mahasiswa pada uji coba kelompok kecil. Data dikumpulkan menggunakan angket validasi dan angket respons mahasiswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa e-modul memperoleh skor rata-rata validasi ahli materi sebesar 4,63 (88,24%) dan ahli media sebesar 4,70 (94,29%), yang keduanya termasuk kategori sangat valid. Uji kepraktisan memperoleh persentase sebesar 93,33% dengan kategori sangat praktis, menunjukkan bahwa e-modul mudah digunakan, menarik, dan mendukung pembelajaran mandiri. Dengan demikian, e-modul Metrologi Dasar berbasis Deep Learning dinyatakan valid dan praktis sehingga layak digunakan sebagai bahan ajar untuk mendukung pembelajaran pada Program Studi Pendidikan Teknik Mesin.


Keywords


Basic Metrology; Deep Learning; e-module; validity; practicality

Full Text:

PDF

References


Akmal, A., et al. (2025). Deep learning dalam pendidikan Indonesia. Jurnal Pendidikan Nasional.

Aliyah, R., et al. (2025). Deep learning dalam pembelajaran abad 21. Jurnal Ilmu Pendidikan.

Antari, A., et al. (2023). Pengaruh e-modul interaktif dalam pembelajaran. Jurnal Pendidikan Sains.

Aulia, A., Iskandar, S., Amalia, N., & Naziha, S. (2025). Pembelajaran bermakna melalui model deep learning. Jurnal Pendidikan Modern.

Badan Standardisasi Nasional. (2024). Laporan kinerja Direktorat Standar Nasional Satuan Ukuran Tahun 2024. Badan Standardisasi Nasional.

Branch, R. M. (2020). Instructional design: The ADDIE approach (2nd ed.). Springer.

Daryanto. (2013). Pengembangan perangkat pembelajaran. Gava Media.

Diputera, et al. (2024). Joyful learning sebagai pendukung deep learning. Jurnal Psikologi Pendidikan.

Eureka. (2024). Konsep dan penerapan metrologi dasar. Eureka Science Education.

Fujiarti, et al. (2024). Efektivitas penggunaan e-modul terhadap hasil belajar siswa SD. Jurnal Pendidikan Dasar.

Fullan, M., & Langworthy, M. (2019). The new pedagogy for deep learning: A global report. Ontario Institute for Education.

Ghozali, I., & Latan, H. (2021). Partial least squares: Konsep, penggunaan, dan prospek aplikasinya di bidang manajemen dan bisnis. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Hair, J. F., Hult, G. T. M., Ringle, C. M., & Sarstedt, M. (2022). A primer on partial least squares structural equation modeling (PLS-SEM) (4th ed.). Sage Publications.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. (2024). Naskah akademik RUU perubahan Undang-Undang Metrologi Legal. Kementerian Perdagangan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2021). Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila. https://kemdikbud.go.id

Khotimah, & Abdan. (2025). Penguatan motivasi belajar melalui joyful learning. Jurnal Pendidikan.

Kurniawan, D., & Widiyatmoko, A. (2022). Penerapan model pengembangan ADDIE dalam pengembangan media pembelajaran matematika berbasis game edukasi. Jurnal Inovasi Teknologi Pendidikan, 9(1).

Maharani, Riyadi, & Maulida. (2025). Implementasi deep learning pada pembelajaran kontekstual. Jurnal Pembelajaran Inovatif.

Miftakhurrohmah, & Rahmiati, W. (2024). Pengembangan e-modul sebagai media pembelajaran. Jurnal Teknologi Pendidikan.

Minges, J., & Wang, W. (2021). Digital learning in higher education: A review of the literature. Journal of Educational Technology Research, 69(3), 451–478.

Mulyadi, S., Prasetyo, Z. K., & Susilo, H. (2020). Pengembangan e-modul berbasis STEM pada mata kuliah Gambar Teknik. Jurnal Inovasi Pendidikan Teknik Mesin, 9(2), 121–130.

Nengsih. (2023). Karakteristik modul ajar pada Kurikulum Merdeka. Jurnal Pendidikan Dasar.

Prasetyo, Z. K., & Susilo, H. (2022). Pengaruh e-learning terhadap pengembangan soft skills mahasiswa teknik. Jurnal Inovasi Pendidikan Teknik Mesin, 11(3), 201–210.

Prasetyo, Z. K., Susilo, H., & Widodo, S. (2022). Pengembangan e-modul interaktif berbasis LMS pada mata kuliah Gambar Teknik. Jurnal Teknologi Pembelajaran, 10(1).

Pratama. (2024). Penerapan metrologi dasar dalam pendidikan vokasi. Jurnal Teknik Mesin.

Putra. (2024). Ketidakpastian pengukuran dalam metrologi. Jurnal Sains Terapan.

Putri. (2024). Pengembangan modul ajar berbasis Profil Pelajar Pancasila. Jurnal Inovasi Pendidikan.

Salsabilla, S. (2023). Kriteria pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka. Jurnal Kurikulum Indonesia.

Setiawan, M. I., & Prayitno, S. U. (2022). Analisis kebutuhan dalam model pengembangan ADDIE: Studi kasus pada pengembangan modul digital. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pendidikan, 6(1).

Sugiyono. (2021). Metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Alfabeta.

Susan, R., Andira, & Lestari. (2025). E-modul berbasis Android untuk pembelajaran mandiri. Jurnal Inovasi Teknologi.

Putri, T. N., et al. (2024). Analisis kualitas modul ajar. Jurnal Pendidikan.

Trilling, B., & Fadel, C. (2018). 21st century skills: Learning for life in our times. Jossey-Bass.

Untari, & Khoirunnisa. (2025). Interaktivitas e-modul terhadap kemandirian belajar siswa. Jurnal Media Pembelajaran.

Wibawa, A. P., Putra, N. M. D., & Suyasa, I. W. (2021). Pengembangan modul digital interaktif berbasis Android pada mata kuliah Metrologi Dasar. Jurnal Pendidikan Teknik Mesin, 10(1).

Wibowo, A., & Suryadi, H. (2021). Analisis kebutuhan pengembangan e-modul Metrologi Dasar di Program Studi Teknik Mesin. Jurnal Teknik Mesin dan Teknologi Informasi, 12(2).

Widyastuti, R., & Prasetyo, Z. K. (2022). Penggunaan SmartPLS dalam analisis data kuantitatif pada penelitian pendidikan teknik. Jurnal Inovasi Pendidikan Teknik Mesin.

Zhang, Y., Wang, L., & Li, X. (2023). Deep learning applications in engineering education: A systematic review. Journal of Educational Technology & Society, 26(1), 123–138.

Zulkarnen. (2019). Pengembangan modul pembelajaran. Jurnal Pendidikan.




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i2.103095

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2026 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech