PENGARUH IMPLEMENTASI TEACHING FACTORY TERHADAP KESIAPAN KERJA SISWA BUSANA SMK NEGERI 2 BUKITTINGGI
Abstract
This study aims to analyze the effect of Teaching Factory implementation on the work readiness of Fashion Design students at SMK Negeri 2 Bukittinggi, as viewed from technical sewing skills, self-confidence, work discipline, and overall work readiness. This study employed a quantitative approach using an ex post facto method and a correlational design. The research subjects were Grade X and XI Fashion Design students who had participated in Teaching Factory activities. The research population consisted of 133 students, and all members of the population were selected as the sample using the total sampling technique. During data collection, 129 students completed the research questionnaire, while four other students were unable to participate because they were ill. Based on an initial data examination using a boxplot, data from four respondents were identified as outliers and excluded from the analysis, resulting in 125 respondents being analyzed. Data were collected using a Likert-scale questionnaire that had been tested for validity and reliability. Data analysis was conducted using simple linear regression after the assumptions of residual normality and linearity were met. The results showed that Teaching Factory implementation had no significant effect on technical sewing skills, with a significance value of 0.061 and a contribution of 2.8%. Furthermore, Teaching Factory implementation had a positive and significant effect on self-confidence, with a significance value of 0.000 and a contribution of 13.2%. In terms of work discipline, Teaching Factory implementation also showed a positive and significant effect, with a significance value of 0.012 and a contribution of 5.0%. Overall, Teaching Factory implementation had a positive and significant effect on students’ work readiness, with a significance value of 0.001 and a contribution of 9.3%. Based on these results, the greatest contribution of Teaching Factory implementation was found in the aspects of self-confidence and work discipline compared with technical sewing skills
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Teaching Factory terhadap kesiapan kerja siswa Tata Busana SMK Negeri 2 Bukittinggi yang dilihat dari keterampilan teknis menjahit, kepercayaan diri, disiplin kerja, dan kesiapan kerja secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode ex post facto dan desain korelasional. Subjek penelitian adalah siswa kelas X dan XI Tata Busana yang telah mengikuti kegiatan Teaching Factory. Populasi penelitian berjumlah 133 siswa dan seluruh anggota populasi ditetapkan sebagai sampel menggunakan teknik total sampling. Pada saat pengumpulan data, sebanyak 129 siswa mengisi kuesioner penelitian, sedangkan empat siswa lainnya tidak dapat mengikuti pengisian karena sedang sakit. Berdasarkan pemeriksaan awal data menggunakan boxplot, data dari empat responden teridentifikasi sebagai outlier dan dikeluarkan dari proses analisis, sehingga jumlah data yang dianalisis menjadi 125 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear sederhana setelah asumsi normalitas residual dan linearitas terpenuhi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Teaching Factory tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan teknis menjahit, dengan nilai signifikansi 0,061 dan kontribusi sebesar 2,8%. Selanjutnya, implementasi Teaching Factory berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri, dengan nilai signifikansi 0,000 dan kontribusi sebesar 13,2%. Pada aspek disiplin kerja, implementasi Teaching Factory juga menunjukkan pengaruh positif dan signifikan, dengan nilai signifikansi 0,012 dan kontribusi sebesar 5,0%. Secara keseluruhan, implementasi Teaching Factory berpengaruh positif dan signifikan terhadap kesiapan kerja siswa, dengan nilai signifikansi 0,001 dan kontribusi sebesar 9,3%. Berdasarkan hasil tersebut, kontribusi terbesar implementasi Teaching Factory terdapat pada aspek kepercayaan diri dan disiplin kerja dibandingkan keterampilan teknis menjahit.
Keywords
References
Ali, M., Jinan, M., & Setiyarini, T. (2023). Implementasi pembelajaran kreatif-produktif KH. Ahmad Dahlan melalui Teaching Factory untuk meningkatkan kesiapan kerja di SMK Muhammadiyah 1 Sukoharjo. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(10), 7754–7758. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i10.2779
Annisah, J., Nelmira, W., Puspaneli, & Hadiastuti. (2026). Pengembangan e-jobsheet berbasis FlipHTML5 pada materi pembuatan kantong vest untuk siswa Tata Busana. EduTech: Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 819–830. https://doi.org/10.17509/e.v25i2.99886
Ernawati, E. (2021). Implementation of the learning process: Efforts to improve the quality of vocational education graduates. Jurnal Pendidikan Vokasi, 11(3), 243–253. https://doi.org/10.21831/jpv.v11i3.44049
Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 26 (Edisi ke-10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hadiastuti, H., Ernawati, E., & Suci, P. H. (2024). Analysis of student learning outcomes through the task learning approach toward cash pattern construction course. Jurnal Pendidikan Teknologi Kejuruan, 7(1), 1–10. https://doi.org/10.24036/jptk.v7i1.30223
Hikmawati, F. (2020). Metodologi penelitian (Cet. ke-4). PT RajaGrafindo Persada.
Huda, R. N., & Ernawati, E. (2024). Hubungan motivasi belajar dengan keterampilan siswa Tata Busana dalam pembuatan pola dasar wanita di SMK N 3 Kota Solok. PESONA: Jurnal Pendidikan Tata Busana, 4(2), 179–188. https://doi.org/10.24114/pesona.v4i2.66392
Johanson, G. A., & Brooks, G. P. (2010). Initial scale development: Sample size for pilot studies. Educational and Psychological Measurement, 70(3), 394–400.
Laras, N., Novrita, S. Z., Ernawati, E., & Adriani, A. (2025). Pengembangan media video menjahit kemeja pria pada mata pelajaran Desain dan Produksi Busana kelas XI di SMK Negeri 3 Pekanbaru. EduTech: Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(3), 2012–2022. https://doi.org/10.17509/e.v24i3.91427
Meilina, E., Puspaneli, P., Novrita, S. Z., & Mahniza, M. (2025). Penggunaan video tutorial penyelesaian garis leher: Pengaruhnya terhadap hasil belajar dasar-dasar busana siswa SMK. Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran, 5(3), 1038–1053. https://doi.org/10.51574/jrip.v5i3.3864
Moore, C. G., Carter, R. E., Nietert, P. J., & Stewart, P. W. (2011). Recommendations for planning pilot studies in clinical and translational research. Clinical and Translational Science, 4(5), 332–337. https://doi.org/10.1111/j.1752-8062.2011.00347.x
Nuryakin, B., Maspiyah, & Suhartini, R. (2025). Pengaruh pelaksanaan Teaching Factory terhadap motivasi kerja dan kesiapan kerja peserta didik Tata Kecantikan Kulit dan Rambut di SMK. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 8(2), 1938–1946. https://doi.org/10.54371/jiip.v8i2.6882
Nuraini, F., & Ernawati, E. (2019). Disiplin belajar pada pembelajaran mata kuliah praktik Program Studi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Jurusan IKK FPP UNP. Gorga: Jurnal Seni Rupa, 8(1), 55–60. https://doi.org/10.24114/gr.v8i1.12785
Oktaviani, G., & Novrita, S. Z. (2025). Persepsi guru dan siswa terhadap penerapan sistem blok dalam pembelajaran Teaching Factory di SMK Negeri 3 Payakumbuh. EduTech: Jurnal Teknologi Pendidikan, 24(1), 373–384. https://doi.org/10.17509/e.v24i1.80494
Prianto, A., Winardi, & Qomariyah, U. N. (2021). The effect of the implementation of Teaching Factory and its learning involvement toward work readiness of vocational school graduates. International Journal of Instruction, 14(1), 283–302. https://doi.org/10.29333/iji.2021.14117a
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Sari, A. K., Giatman, M., & Ernawati, E. (2022). Manajemen pembelajaran Teaching Factory dalam meningkatkan kompetensi keahlian siswa jurusan Tata Kecantikan di sekolah menengah kejuruan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 7(2), 148–155. https://doi.org/10.29210/30031696000
Sari, Y. N., & Novrita, S. Z. (2024). Pengaruh pembelajaran Teaching Factory (TEFA) berbasis unit produksi terhadap kesiapan berwirausaha siswa Tata Busana di SMKN 1 Ampek Angkek. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(4), 2751–2759. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i4.2767
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Van Teijlingen, E. R., & Hundley, V. (2001). The importance of pilot studies. Social Research Update, 35, 1–4. https://sru.soc.surrey.ac.uk/SRU35.html
Yulanda, M., & Puspaneli. (2026). Pengaruh pembelajaran kewirausahaan terhadap minat berwirausaha siswa Tata Busana SMKN 2 Bukittinggi. EduTech: Jurnal Teknologi Pendidikan, 25(2), 1472–1483. https://doi.org/10.17509/e.v25i2.102772
Yunita, D., & Ernawati, E. (2023). Pengembangan bahan ajar e-modul pembuatan jas mata kuliah tailoring. Jurnal Pendidikan, Busana, Seni, dan Teknologi, 5(1), 281–288.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i3.104274
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















