PENGARUH KEAKTIFAN BELAJAR DI TEACHING FACTORY TERHADAP KESIAPAN PRAKTIK KERJA LAPANGAN SISWA KELAS XI KULINER SMK NEGERI 6 PADANG
Abstract
This study aimed to analyze the effect of learning activity in the Teaching Factory (TEFA) program on the readiness for Field Work Practice (PKL) among eleventh-grade Culinary students at SMK Negeri 6 Padang. The study employed a quantitative approach using a correlational research design. The population consisted of 107 students, and a total sampling technique was applied, resulting in all students being included as research participants. Data were collected through closed-ended Likert-scale questionnaires consisting of 22 items measuring learning activity and 22 items measuring PKL readiness. Data were analyzed using descriptive statistics, prerequisite tests, simple linear regression, and hypothesis testing with SPSS version 25 at a 5% significance level. The findings revealed that students' learning activity in the Teaching Factory was categorized as high (49%), while PKL readiness was also categorized as high (51%). The regression equation obtained was Y = 73.574 + 0.067X. However, the hypothesis test produced a significance value of 0.434 (> 0.05), indicating that learning activity in the Teaching Factory did not have a statistically significant effect on students' readiness for Field Work Practice. These findings suggest that PKL readiness is influenced not only by students' learning activity during Teaching Factory implementation but also by other factors such as technical competence, practical experience, learning motivation, and adaptability to the industrial work environment.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keaktifan belajar di Teaching Factory (TEFA) terhadap kesiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL) siswa kelas XI Program Keahlian Kuliner SMK Negeri 6 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 107 siswa, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket tertutup skala Likert yang terdiri atas 22 butir pernyataan untuk variabel keaktifan belajar dan 22 butir pernyataan untuk variabel kesiapan PKL. Analisis data meliputi analisis deskriptif, uji prasyarat analisis, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis menggunakan SPSS versi 25 pada taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keaktifan belajar di Teaching Factory berada pada kategori tinggi sebesar 49%, sedangkan kesiapan PKL siswa berada pada kategori tinggi sebesar 51%. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 73,574 + 0,067X. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,434 (> 0,05), sehingga keaktifan belajar di Teaching Factory tidak berpengaruh secara signifikan terhadap kesiapan PKL siswa kelas XI Kuliner SMK Negeri 6 Padang. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesiapan PKL tidak hanya dipengaruhi oleh keaktifan belajar selama pembelajaran Teaching Factory, tetapi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti kompetensi teknis, pengalaman praktik, motivasi belajar, dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan industri.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, F. (2021). Meningkatkan kompetensi peserta didik melalui model pembelajaran Teaching Factory dalam mata pelajaran produktif SMK di Aceh Timur. Journal of Education Science, 6(2), 157-164.
Arina, T., Anggraini, E., Yulastri, A., & Andriani, C. (2026). Field Work Practice Of Culinary Student Through Teaching Factory At SMK Negeri 1 Lubuk Sikaping. Jurnal Pendidikan Tata Boga dan Teknologi, 7(1), 1-10.
A. Nasrum, (2018) Uji Normalitas Data untuk Penelitian. Badung: Jayapangus Press.
Efendi, A. R. (2025). Efektivitas program Praktik Kerja Lapangan dalam meningkatkan kesiapan kerja siswa SMK. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan, 5(6), 1.
Hidayat, N. (2021).Pengaruh Teaching Factory terhadap Kesiapan Kerja Siswa SMK. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 100-110.
Ignatius, I., dkk. (2024). Praktik Kerja Lapangan sebagai Metode Pembelajaran di SMK. Jakarta: Penerbit Pendidikan Vokasi.
Liyasari, N., & Suryani, N. (2022). Pengaruh praktik kerja lapangan, motivasi memasuki dunia kerja, dan keaktifan berorganisasi terhadap kesiapan kerja.
Liu, J., Tahri, D., & Qiang, F. (2024). How does active learning pedagogy shape learner curiosity? A multi-site mediator study of learner engagement among 45,972 children. Journal of Intelligence, 12(6), 59.
Munte, R. S., Risnita, J. M. S. J., & Siregar, I. (2024). Analisis dokumenter praktisi pendidikan Islam: Pendekatan eksperimen dan noneksperimen (design kausal komparatif dan design korelasional). Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(1), 4370–4375.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v25i3.104535
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















