PENGEMBANGAN E-MODUL MENDESAIN MOTIF SULAMAN MATA PELAJARAN PEMBUATAN HIASAN BUSANA UNTUK SISWA TATA BUSANA KELAS XI SMK NEGERI 3 SUNGAI PENUH
Abstract
This research aims to describe the development of an e-module, the validity of the e-module, and the practicality of the e-module for designing embroidery patterns in the subject of creating attractive clothing decorations suitable for Year 11 students at SMK N 3 Sungai Penuh. This study employs a research and development method with stages including the Define Phase, Design Phase, Development Phase, and Disseminate Phase. Data were collected through observation, interviews, and questionnaires. The research instruments included expert validation sheets, media validation questionnaires, material validation questionnaires, and practicality testing sheets. The data were analysed using the validity of the learning e-module and practicality analysis. The research results indicate that the development of an e-module for designing embroidery patterns through the 4-D model approach (Define, Design, Develop, Disseminate) can address the learning issues at SMK Negeri 3 Sungai Penuh. From the validity aspect, this e-module has met the feasibility criteria as a learning medium. The validation results show a content validity level of 83.33% (valid category) with strengths in accurate and up-to-date material (90%), although adjustments are still needed with the lesson plan (70%). In terms of construct validity, this e-module is consistent with digital learning theory and meets vocational competency needs. The validity of the language reached 83.33% (very valid category) with communicative language, although some technical terms still need to be simplified to facilitate students' understanding. The practicality test yielded encouraging findings. Teachers provided a practicality assessment of 78%, appreciating the completeness of the material (100%) and the relevance of the exercises (100%), although noting weaknesses in the clarity of usage instructions (40%). Meanwhile, students responded more positively with a score of 83.2% (very practical category), highlighting ease of use (88%) and its benefits in understanding the material (90%), while identifying technical constraints such as somewhat slow loading and difficulties in understanding some technical terms.
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pengembangan e-modul, validitas e-modul dan praktikalitas e-modul mendesain motif sulaman pada mata pembelajaran pembuatan hiasan busana yang menarik dan layak digunakan untuk Siswa Kelas XI SMK N 3 Sungai Penuh. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahap Fase Define (Pendefinisian), Fase Design (Perancangan), Fase Development (Pengembangan) dan Fase Disseminate (Penyebaran). Data dikumpulkan melalui observasi, Wawancara dan Kuesioner (Angket). Instrumen penelitian menggunakan lembar uji validasi ahli, angket validasi media, angket validasi materi dan lembar uji praktikalitas. Data dianalisis dengan menggunakan validitas e-modul pembelajaran dan analisis praktikalitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan e-modul mendesain motif sulaman melalui pendekatan model 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) dapat mengatasi masalah pembelajaran di SMK Negeri 3 Sungai Penuh. Dari aspek validitas, e-modul ini telah memenuhi kriteria kelayakan sebagai media pembelajaran. Hasil validasi menunjukkan tingkat validitas isi sebesar 83,33% (kategori valid) dengan keunggulan pada materi yang akurat dan mutakhir (90%), meskipun masih perlu penyesuaian dengan RPP (70%). Dari segi validitas konstruk, e-modul ini konsisten dengan teori pembelajaran digital dan sesuai dengan kebutuhan kompetensi vokasional. Validitas bahasa mencapai 83,33% (kategori sangat valid) dengan bahasa yang komunikatif, walaupun beberapa istilah teknis masih perlu disederhanakan untuk memudahkan pemahaman siswa. Uji praktikalitas menghasilkan temuan yang menggembirakan. Guru memberikan penilaian praktikalitas sebesar 78% dengan mengapresiasi kelengkapan materi (100%) dan relevansi latihan soal (100%), meskipun mencatat kelemahan dalam kejelasan petunjuk penggunaan (40%). Sementara itu, siswa memberikan respon lebih positif dengan skor 83,2% (kategori sangat praktis), menyoroti kemudahan penggunaan (88%) dan manfaatnya dalam pemahaman materi (90%), meskipun mengidentifikasi kendala teknis seperti loading yang agak lambat dan kesulitan memahami beberapa istilah teknis.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Asyhar, R. (2012). Media pembelajaran sekolah dasar. Jakarta : FKIP Universitas Jambi.
Budyastuti, Y., & Fauziati, E. (2021). Penerapan Teori Konstruktivisme pada Pembelajaran Daring Interaktif. Jurnal Papeda: Jurnal Publikasi Pendidikan Dasar, 3(2), 112–119. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v3i2.1126
Hamid, M. A., Ramadhani, R., Juliana, M., Safitri, M., Jamaludin, M. M., & Simarmata, J. (2020). Media Pembelajaran. Yayasan Kita Menulis.
Kuswandi, D., & Kurniawan, C. (2021). Pengembangan E-Modul Sebagai Media Literasi Digital Pada Pembelajaran Abad 21. Lamongan: Academia Publication, 2021. https://books.google.co.id/books?id=RfgvEAAAQBAJ
Maskar, S., & Dewi, P. S. (2020). Praktikalitas dan efektifitas bahan ajar kalkulus berbasis daring berbantuan geogebra. Jurnal Cendekia, 4(2), 888-899.
Mesra, R. (2023). Research & Development dalam Pendidikan. PT. Mifandi Mandiri Digital
Nasrah, S., Maulida, M. H., Siraj, & Taufiq. (2022). Efektivitas Manajemen Pembelajaran Melalui Perancangan E-Modul pada Sekolah Menegah Kejuruan. Journal of Social Interactions and Humanities, 1(1), 1–14. https://doi.org/10.55927/jsih.v1i1.438
Nelmira, W., Ernawati, E., & Adriani, A. (2012). Pengembangan CD Interaktif Berbasis Tutorial untuk Media Pembelajaran Grading Mahasiswa Jurusan KK FT UNP.
Nindiasari, H., Fatah, A., Sukirwan, & Madadina. (2022). E-Module Interactive of Minimum Competency Assessment: Development and Understanding for Mathematics Teachers. Kreano: Jurnal Matematika Kreatif-Inovatif, 13(2), 329–353. http://journal.unnes.ac.id/nju/index.php/kreano
Nizary, M. A., & Kholik, A. N. (2021). Validitas instrumen assesmen (Analisis validitas isi dan konstruk instrumen asesmen buku pelajaran Al Quran hadis kelas 6 madrasah ibtidaiyah materi surat Ad Dhuha Bab Vi). CONTEMPLATE: Jurnal Ilmiah Studi Keislaman, 2(01), 21-42.
Rivai, A., & Sudjana, N. (2016). Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algesindo.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabet
Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: PT Alfabet
Sugiyono. (2020). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung : Alfabeta
Zamhari, A., & Chairunisa, E. D. (2022). Development E-modul of History Learning Strategy to Improve Student Digital Literacy. Jurnal Pendidikan Sejarah Criksetra, 11(1), 84–96.
DOI: https://doi.org/10.17509/e.v24i3.88873
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2025 EDUTECH

Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.


















