TEACHER LEADERSHIP STRATEGIES BASED ON A CHRISTIAN EDUCATION PERSPECTIVE IN CHARACTER FORMATION OF STUDENTS AT XYZ ELEMENTARY SCHOOL SURABAYA

Novianti Yanti Lapik, Dylmoon Hidayat

Abstract


Character formation constitutes a fundamental effort in cultivating a civilized generation. Despite continuous endeavors within educational settings, students frequently exhibit character-related problems such as bullying, delinquent behavior, diminished respect and empathy toward teachers and parents, and issues of discipline and responsibility. In contrast, XYZ Elementary School in Surabaya has not encountered such challenges. Its students consistently demonstrate character traits that align with expected standards, reflecting the school’s commitment to instilling values and producing graduates of strong moral integrity and clarity of life purpose. This study aimed to examine teacher leadership strategies, from the perspective of Christian education, in shaping student character at XYZ Elementary School Surabaya. The research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through interviews, observations, and document analysis. The data analysis process involved data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that teacher leadership strategies grounded in Christian educational principles encompass teachers’ understanding of students, intercessory prayer, role modeling, collaboration among teachers, partnerships with parents, and the implementation of six distinctive learning processes promoted by XYZ Elementary School Surabaya. These findings underscore the effectiveness of teacher leadership rooted in Christian education for character development, offering a potential model for other educational institutions seeking to strengthen student character formation.

 

Pembentukan karakter merupakan upaya penting dalam membentuk generasi yang beradab. Meskipun upaya pendidikan terus dilakukan, berbagai permasalahan karakter masih banyak ditemui pada peserta didik, termasuk bullying, kenakalan remaja, rendahnya rasa hormat dan empati terhadap figur otoritas, serta persoalan kedisiplinan dan tanggung jawab. Menariknya, permasalahan tersebut tidak ditemukan di SD XYZ Surabaya, di mana siswa menunjukkan karakter sesuai dengan harapan sekolah. Hal ini mencerminkan komitmen sekolah dalam menanamkan tujuan dan nilai-nilai guna menghasilkan lulusan yang berkarakter kuat dan memiliki arah hidup yang jelas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi kepemimpinan guru dalam perspektif pendidikan Kristen untuk membentuk karakter siswa di SD XYZ Surabaya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan guru berbasis pendidikan Kristen meliputi pemahaman mendalam guru terhadap siswa, doa syafaat bagi siswa, keteladanan, kolaborasi antarguru, kerja sama dengan orang tua, serta penerapan enam proses pembelajaran khas yang dipromosikan oleh SD XYZ Surabaya. Temuan ini menegaskan efektivitas kepemimpinan guru yang berlandaskan pendidikan Kristen dalam membentuk karakter siswa. Model yang diterapkan di SD XYZ Surabaya memberikan wawasan berharga sekaligus potensi untuk diadaptasi pada konteks pendidikan yang lebih luas dalam rangka memperkuat pendidikan karakter.


Keywords


teacher leadership; Christian education; character education; student character; spiritual formation

Full Text:

PDF

References


Adrin Kembuan, L., & Stevanus, A. (2022). Karakter: Identitas pelajar Kristen. Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen, 1(1), 10–18.

Aspers, P., & Corte, U. (2019). What is qualitative in qualitative research. Springer Link, 42(1), 39–160.

Astuti, M., Herlina, H., Ibrahim, I., Prasila, H., Sintia, D., & Wulandari, T. (2023). Pentingnya pendidikan karakter dalam dunia pendidikan. Jurnal Insan Pendidikan dan Sosial Humaniora, 1(1), 141–151. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v1i1.541

Cabote, C., Salamonson, Y., Ramjan, L., Maneze, D., Trajkovski, S., & Montayre, J. (2024). The synergy of critical realism and case study: A novel approach in nursing research. SAGE Open Nursing, 9, 1–9. https://doi.org/10.1177/23779608221148768

Character.org. (2016). 11 principles framework for schools: A guide to cultivating a character-inspired culture. https://www.ethicsed.org/uploads/8/9/6/8/89681855/eleven_principles_july_2016.pdf

CNN Indonesia. (2024, November). Koma 6 hari diduga dibully kakak kelas, bocah 3 SD Subang meninggal. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20241126101923-12-1170670/koma-6-hari-diduga-dibully-kakak-kelas-bocah-3-sd-di-subang-meninggal

Debora, K., & Han, C. (2020). Pentingnya peranan guru Kristen dalam membentuk karakter siswa dalam pendidikan Kristen: Sebuah kajian etika Kristen. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 2(1), 1–14.

Heriyanto. (2018). Metodologi penelitian kualitatif untuk ilmu-ilmu sosial dan humaniora. Deepublish.

Klann, G. (2007). Building character: Strengthening the heart of good leadership. John Wiley & Sons, Inc.

Lantu, D., Pesiwarissa, E., & Rumahorbo, A. (2007). Servant leadership. Gradien Books.

Lestari, I., & Handayani, N. (2023). Pentingnya pendidikan karakter pada anak sekolah khususnya SMA/SMK di zaman serba digital. Jurnal Guru Pencerah Semesta, 1(2), 101–109. https://doi.org/10.56983/gps.v1i2.606

Lumban Gaol, N. T., & Nababan, A. (2019). Kepemimpinan guru pendidikan agama Kristen. Jurnal Manajemen Pendidikan Kristen, 6(1), 89–96.

Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia. (2016). Pengantar interaksi belajar mengajar yang efektif. Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia & Yayasan Mendidik Bagi Negeri.

Pelangi Kristus. (2025, January 29). Pelangi Kristus. https://pelangikristus.or.id

Peraturan.bpk.go.id. (2017). Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2017 tentang penguatan pendidikan karakter. https://peraturan.bpk.go.id/Details/73167/perpres-no-87-tahun-2017

Prasanti, D., & Fitriani, D. R. (2018). Pembentukan karakter anak usia dini: Keluarga, sekolah, dan komunitas? Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 2(1), 13–19. https://obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/140

Retnaningtyas, W., & Zulkarnaen. (2023). Strategi guru dalam pembentukan karakter sosial anak usia dini di lingkungan sekolah. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 374–383.

Tim Pusat Penilaian Pendidikan. (2019). Model penilaian karakter. Pusat Penilaian Pendidikan.

Widianing, O. J. (2018). Pendidikan Kristen di sekolah: Sebuah tugas ilahi dalam memuridkan jiwa. Jurnal Teologi Berita Hidup, 1(1), 78–89.

Yukl, G. (2013). Leadership in organizations. Pearson Education Limited.

Yumarni, V. (2022). Pengaruh gadget terhadap anak usia dini. Jurnal Literasiologi, 8(2), 107–119.

Zaky, R., & Setiawan, H. R. (2023). Strategi guru pendidikan agama Islam dalam menanamkan karakter kepemimpinan. Fitrah: Journal of Islamic Education, 4(2), 232–244. http://jurnal.staisumatera-medan.ac.id/fitrah




DOI: https://doi.org/10.17509/e.v24i3.88975

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2025 EDUTECH

Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.
Copyright © 2018 Edutech